Antiseptik-Desinfektan dari Ekstrak Bidara dan Sereh Wangi
Tanggal Posting : Selasa, 12 Januari 2021 | 07:04
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 128 Kali
Antiseptik-Desinfektan dari Ekstrak Bidara dan Sereh Wangi
Pendampingan UKM oleh Fakultas Farmasi Universitas Pancasila untuk Produk New Normal Starter Kit Mengandung Esktrak Daun Bidara dan Sereh Wangi.

JamuDigital.Com- MEDIA JAMU, NOMOR SATU. Fakultas Farmasi, Universitas Pancasila-Jakarta melakukan pendampingan UMKM untuk produk new normal starter kit yang mengandung esktrak Daun Bidara dan Sereh Wangi- yang merupakan program kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM).

Demikian dijelaskan oleh Diah Kartika, Dosen Fakultas Farmasi Universitas Pancasila kepada Redaksi JamuDigital.Com melalui siaran pers pada 11 Januari 2021.

Hasil penelusuran literatur dengan aplikasi Google Scholar dan melalukan analisis literatur beradasarkan kriteria inklusi, ditemukan 22 artikel, dan disimpulkan maanfaat daun bidara adalah sebagai antimikroba, analgetik antipiretik dan antiinflamasi, antikanker.

Penelitian oleh Zhuang W, et al 2020 menyebutkan ramuan tradisional China yang mengandung daun bidara telah diuji klinis pada pasien COVID-19, menunjukkan peningkatan imunitas melawan virus.

Bidara adalah pohon kecil yang banyak tumbuh di wilayah kering. Tanaman ini memiliki daun berbentuk bulat panjang. Meski belum terlalu populer, banyak orang menggunakan daun dari pohon bernama Latin Ziziphus mauritiana untuk alasan kesehatan. Bahkan, beberapa manfaat daun bidara sudah diuji dan dibuktikan oleh beberapa penelitian.

Berita Terkait: OMAI Mengangkat Kearifan Lokal 

Berita Terkait: Media Jamu Nomor Satu, Mendunikan Jamu

Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga
Seorang ibu rumah tangga pebisnis di Depok, Nuraini, memiliki ide memproduksi antiseptik dan desinfektan berbahan aktif daun bidara. Produk ini, diyakini akan menjadi solusi sebagai starter kit pada saat menjalani pandemi seperti ini.

Produk tersebut meliputi hand sanitizer, sabun cuci tangan, dan desinfektan yang mengandung ektrak daun bidara dan ditambahkan essential oil sereh wangi yang memiliki aroma khas kearifan lokal Bangsa Indonesia.
Nuraini, dalam diskusi di Depok, pada 11 Januari 2020 dengan Dosen dan mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Pancasila (FFUP) tersebut disampaikan bahwa saat ini banyak handwash, hand sanitizer, dan desinfektan yang dijual secara online.

Namun, tidak ada keterangan izin dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) karena diproduksi secara industri rumah tangga. Diah Kartika, Dosen Fakultas Farmasi Universitas Pancasila menerangkan sabun cuci tangan, hand sanitizer dan desinfektan merupakan produk kelompok perbekalan kesehatan rumah tangga (PKRT).

Izinnya berpedoman kepada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 1190/Menkes/Per/VIII/2010 tentang izin Edar Alat Kesehatan dan PKRT. Untuk itu dilakukan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) sehingga suatu UMKM pelaku bisnis yang membuat produk hand wash, hand sanitizer, dan desinfektan secara industri rumahan dibantu pendampingannya agar terhindar dari menjual produk sesuai standard mutu dan keamanan. Produk yang ingin dijual perlu mendapatkan legalitas produk sesuai regulasi yang berlaku di Indonesia.

Oleh karena itu, didukung dari Fakultas Farmasi Universitas Pancasila dilakukan Pendampingan UMKM Produk New Normal Starter Kit Mengandung Esktrak Daun Bidara dan Sereh, sebagai salah satu bentuk program kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bekerja sama dengan mitra Nuraini. Redaksi JamuDigital.Com


Kolom Komentar
Berita Terkait

JAMU DIGITAL, MEDIA JAMU NOMOR SATU

Tentang Kami

@ Copyright 2021. All Right Reserved.  www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: