Ramuan Jamu Saintifik Tekanan Darah Tinggi
Tanggal Posting : Minggu, 4 November 2018 | 05:57
Liputan : Redaksi - Dibaca : 2974 Kali
Ramuan Jamu Saintifik Tekanan Darah Tinggi
Ramuan jamu saintifik tekanan darah tinggi hasil riset Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional (B2P2TOOT).

JamuDigital.Com. Tekanan darah tinggi adalah keadaan dimana tekanan darah diatas normal (sistolik lebih tinggi dari 140 mmHg atau tekanan darah diastolik yang lebih tinggi dari 90mmHg ataupun keduanya). Sebagian besar tekanan darah tinggi terjadi tanpa disertai tanda dan gejala yang pasti.

Gejala tidak spesifik tekanan darah tinggi adalah: sakit kepala/rasa berat ditengkuk, pusing, jantung berdebar-debar, mudah lelah, penglihatan kabur, telinga berdengung dan mimisan.

Faktor penyebab tekanan darah tinggi antara lain:

  • Pola makan tidak sehat
  • Kebiasaan merokok
  • Kebiasaan mengkonsumsi kopi
  • Kebiasaan mengkonsumsi alkohol
  • Kurang aktifitas fisik

Ramuan Jamu Saintifik Tekanan Darah Tinggi

Ramuan Jamu Saintifik untuk Tekanan Darah Tinggi:

Komposisi ramuan jamu tekanan darah tinggi untuk penggunaan satu hari, terdiri dari bahan kering:

  • Herba Seledri 15 gram
  • Herba Pegagan 9 gram
  • Daun Kumis Kucing 9 gram
  • Rimpang Temulawak 9 gram
  • Rimpang Kunyit 9 gram
  • Herba Meniran 9 gram

Cara Penyiapan

  • Untuk memudahkan dalam penyiapan, ramuan dapat dikemas dalam kantung plastik setiap satu hari pemakaian.
  • Rebus 1 liter (5 gelas belimbing) air dalam panci stainless/kendil bertutup, hingga mendidih
  • Setelah mendidih, satu kemasan ramuan Jamu dimasukan ke dalam panci/kendil, kemudian perebusan dilanjutkan selama 15 menit menggunakan api kecil.
  • Panci/kendil diangkat dan didiamkan hingga dingin (suhu ruang) dilanjutkan dengan penyaringan mengunakan saringan teh.

Aturan Minum
Air rebusan diperoleh dibagi menjadi 3 bagian, untuk diminum 3 kali pada hari yang sama yaitu pagi, siang dan malam.

Peringatan Penggunaan:

  • Ramuan Jamu tekanan darah tinggi bisa menyebabkan sering buang air kecil.
  • Hati-hati jika mengkonsumsi Jamu bersamaan dengan obat yang bersifat diuretik (memperbanyak buang air kecil).
  • Penggunaan pada ibu hamil dan menyusui tidak dianjurkan. Hati-hati mengkonsumsi Jamu bila memiliki gangguan fungsi ginjal yang berat. (Sumber: Buku "Tujuh Ramuan Jamu Saintifik, Pemanfaatan Mandiri Oleh Masyarakat", Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Jakarta, 2016, Hal. 4-6). Redaksi JamuDigital.Com.


Kolom Komentar
Berita Terkait

JAMU DIGITAL, MEDIA JAMU NOMOR SATU

Tentang Kami

@ Copyright 2021. All Right Reserved.  www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: