Ramuan Jamu Saintifik Untuk Penyakit Dispepsia (Maag)
Tanggal Posting : Rabu, 5 Desember 2018 | 06:30
Liputan : Redaksi - Dibaca : 2686 Kali
Ramuan Jamu Saintifik Untuk Penyakit Dispepsia (Maag)
Ramuan jamu saintifik penyakit dispesia (Maag) hasil riset Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional (B2P2TOOT).

JamuDigital.Com. Maag atau dispepsia berasal dari bahasa Yunani, yaitu dys (buruk) dan peptein (pencernaan). Maag didefinisikan sebagai sindrom yang mencakup satu atau lebih dari gejala-gejala berikut:

  • Rasa penuh setelah makan
  • Perasaan cepat kenyang
  • Nyeri ulu hati
  • Rasa panas atau terbakar di daerah ulu hati

Penyebabnya bisa karena makan secara tidak teratur, terdapat mikroorganisme yang merugikan, mengkonsumsi obat-obatan pereda nyeri, mengkonsumsi alkohol, pola tidur yang tidak teratur dan strees.

Maag juga bisa terjadi apabila sipenderita telat makan, kemudian sewaktu makan dengan porsi terlalu banyak.

Penggelolaan maag dengan ramuan ini pada umumnya membutuhkan waktu setidaknya 7 hari untuk mendapatkan efek penyembuhan. Penyiapan ramuan sebaiknya dilakukan untuk 7 hari.

Untuk memudahkan dalam penyiapan, ramuan dapat dikemas dalam kantung plastik setiap satu hari pemakaian. Komposisi ramuan maag untuk penggunaan 1 hari, terdiri dari bahan kering:

  • Rimpang Jahe 15 gram
  • Herba Sembung 15 gram
  • Jinten Hitam 2 gram
  • Rimpang Kunyit 15 gram

Ramuan Jamu Saintifik Maag

Cara Penyiapan:

  • Untuk memudahkan dalam penyiapan, ramuan dapat dikemas dalam kantung plastik setiap satu hari pemakaian
  • Rebus 1 liter (5 gelas belimbing) air dalam panci stainless/kendil bertutup, hingga mendidih
  • Setelah mendidih, satu kemasan ramuan Jamu dimasukan ke dalam panci/kendil, kemudian perebusan dilanjutkan selama 15 menit menggunakan api kecil.
  • Panci/kendil diangkat dan didiamkan hingga dingin (suhu ruang) dilanjutkan dengan penyaringan mengunakan saringan teh.

Aturan Minum:
Air rebusan diperoleh dibagi menjadi 3 bagian, untuk diminum 3 kali pada hari yang sama yaitu pagi, siang dan malam.

Peringatan penggunaan:
Bila setelah satu minggu pemakaian tidak ada perubahan atau semakin parah, dapat konsultasi ke dokter.

(Sumber: Buku "Tujuh Ramuan Jamu Saintifik Pemanfaatan Mandiri Oleh Masyarakat", Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Jakarta: 2016, hal. 20). Redaksi JamuDigital.Com


Kolom Komentar
Berita Terkait

JAMU DIGITAL, MEDIA JAMU NOMOR SATU

Tentang Kami

@ Copyright 2021. All Right Reserved.  www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: