![]() |
| dr. Suyanto Cipto Atmojo membuat program WETON (Wisata Edukasi Tanaman Obat Negeri) di Puskesmas Kertosono, Jawa Timur. |
JamuDigital.Com- MEDIA JAMU, NOMOR SATU. Program di Pelayanan Kesehatan yang membudayakan minum Jamu, perlu terus didorong agar masyarakat semakin meningkat imunitasnya, terlebih pada saat pandemi COVID-19.
Imunitas merupakan salah satu kata yang sering didengar oleh masyarakat-saat COVID-19 ini. Imunitas itu bahasa sederhananya adalah ’Tentara’ yang ada di dalam tubuh.
Jika ’Tentara’ Ada spesifikasi latihan dan tugas, demikian juga dengan Imunitas. Ada imunitas humoral dan selular dengan komponen keahlian masing masing, salah satu contohnya yaitu: Sel T (Sel Limfosit).
Untuk menjadi ’Tentara’ yang kuat dan tangguh perlu latihan keras dan disiplin yang kuat. Begitu juga dengan Imunitas. Imunitas tidak serta merta kuat tanpa di bentuk dalam waktu yang lama. Vaksin adalah modulasi imunitas buatan, nutrisi yang baik sebagai penunjangnya.
Demikian dr. Suyanto Cipto Atmojo, Kepala Puskesmas Kertosono, Jawa Timur menggambarkan tentang sistem imun tubuh.
Salah satu giat Puskesmas Kertosono, dalam menindak-lanjuti Surat Edaran Kemenkes No. HK 02.02/IV/2243/2020 Tentang Pemanfatan Obat Tradisional untuk Pemeliharaan Kesehatan Pencegahan Penyakit dan Perawatan Kesehatan, direalisasikan oleh tim Yankestrad Puskesmas Kertosono dimotori oleh Riche Susanti, SST dan Gesti, AMD- nakestrad sejak bulan Mei 2021 hingga sekarang dengan menjadikan Jamu sebagai budaya meningkatkan imunitas.
- Berita Terkait: Progam WETON, Edukasi Manfaat Jamu
- Berita Terkait: Digitalisasi Jamu
- Berita Terkait: Potensi Jamu Mendunia
Pada saat Hari Jamu Nasional 2021-dengan tema: "Memanfaatkan Peran Jamu untuk Memelihara Kesehatan Masyarakat", Puskesmas Kertosono, melakukan kegiatan edukasi manfaat minum Jamu melalui program WETON.
dr. Suyanto Cipto Atmojo membuat program WETON (Wisata Edukasi Tanaman Obat Negeri) di Puskesmas Kertosono, Jawa Timur.
Konsep Weton, yang dicetuskan pria kelahiran Lamongan, Jawa Timur tahun 1972 ini, berdasarkan analisa bahwa Puskesmas menjalankan tugas fungsi sesuai amanah Permenkes 43/2019 mengampu program pengembangan Penyehat Tradisional dengan indikator penyehat tradisional dilakukan pembinaan ASMAN dan berizin. Redaksi JamuDigital.Com








