Perokok Rentan Terjangkit COVID-19
Tanggal Posting : Senin, 1 Juni 2020 | 04:52
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 185 Kali
Perokok Rentan Terjangkit COVID-19
Infografis Bahaya tentang Merokok dalam rangka Hari Tanpa Tembakau Se-Dunia 2020 (Kemenkes dan Badan POM).

JamuDigital.Com- PIONER MEDIA ONLINE & MARKETPLACE JAMU INDONESIA. Pada saat pandemi COVID-19, kebiasaan merokok meningkatkan risiko dan kerentanan terjangkit COVID-19. Merokok adalah faktor risiko penyakit tidak menular (diabetes, hipertensi, penyakit jantung, kanker) yang merupakan Komorbid Covid-19.

Masyarakat rentan terjangkit COVID-19 yang parah, jika memiliki penyakit-penyakit tersebut. Oleh karena itu, melalui momentum Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) tahun 2020, mari kita bersama-sama meningkatkan kesadaran masyarakat terutama generasi muda untuk tau, mau dan mampu tolak bujukan rokok.

Data dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) menyatakan bahwa terdapat peningkatan prevalensi merokok penduduk umur 10 Tahun dari 28,8% pada tahun 2013 menjadi 29,3% pada tahun 2018. Pada saat sekarang ini, kebiasaan merokok tidak hanya menjadi masalah pada orang dewasa, namun juga semakin marak pada kalangan anak dan remaja.

Berita Terkait: 4 Sehat 5 Sempurna Hadapi COVID-19

Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya prevalensi merokok pada populasi usia 10 18 Tahun yakni sebesar 1,9% dari tahun 2013 (7,2%) ke tahun 2018 (9,1%) berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas). Tentu angka kenaikan ini tidak kecil karena terkait dengan masalah kesehatan yang harus dialami oleh anak remaja tersebut ke depannya. Anak-anak dan remaja di Indonesia perlu terus ditingkatkan kesadarannya tentang dampak bahaya dari penggunaan rokok dan ’’Bujukan’’ rokok.

’’Bujukan’’ rokok menggunakan berbagai cara dan strategi demi menarik minat kaum muda yaitu anak-anak dan remaja terhadap produk rokok dan nikotin, mulai dari strategi pemasaran dan promosi, inovasi produk dan penggunaan cita rasa, serta rokok ketengan. Bujukan rokok juga mempromosikan dan memasarkan produknya dengan beriklan di televisi dan internet, mensponsori acara musik dan olahraga, memberikan beasiswa kepada siswa, dan menggunakan influencer media sosial. (Sumber berita: https://www.kemkes.go.id/article/view/20053100002/peringatan-htts-2020-cegah-anak-dan-remaja-indonesia-dari-bujukan-rokok-dan-penularan-covid-19.html). Redaksi JamuDigital.Com.


Kolom Komentar
Berita Terkait

Copyright 2020. All Right Reserved. @ www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: