Pemerintah Dorong Percepatan Izin Edar Farmalkes
Tanggal Posting : Selasa, 26 November 2019 | 06:13
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 213 Kali
Pemerintah Dorong Percepatan Izin Edar Farmalkes
Menkes RI., Terawan Agus Putranto mengadakan pertemuan dengan Industri Farmalkes di Kemenkes, Jakarta pada Senin, 25 November 2019. Foto: Dok.Kemenkes.

JamuDigital.Com- PIONER MEDIA ONLINE & MAKETPLACE JAMU INDONESIA. Menteri Kesehatan RI., Terawan Agus Putranto mengadakan pertemuan dengan pelaku industri Farmalkes di Auditorium Siwabessy, Kemenkes RI., Jakarta pada Senin, 25 November 2019. Pertemuan tersebut membahas upaya iklim kemudahan berusaha untuk meningkatkan investasi obat & alat kesehatan menuju kemandirian bangsa.

Turut hadir dalam pertemuan Sekjen Kemenkes, Oscar Primadi, Dirjen Farmalkes, Engko Sosialine Magdalene, Kepala Badan Litbangkes, Siswanto dan 300 peserta yang terdiri dari industri obat, industri alat kesehatan, industri obat tradisional, industri ekstrak bahan baku alam, dan asosiasi.

Dirjen Farmalkes Engko Sosialine Magdalene dalam laporannya berharapkan agar ada sinergi antara pemerintah dalam hal ini Kemenkes RI. dengan para pelaku industri farmasi dan alat kesehatan.

Menteri Kesehatan RI., Terawan Agus Putranto dalam sambutannya mengungkapkan bahwa pemerintah telah mengidentifikasi langkah-langkah percepatan yang dilakukan untuk mengendalikan harga obat dan alat kesehatan, salah satunya mendorong investasi serta meningkatkan pemanfaatan Alkes sebesar 30% pada fasilitas pemerintah.

"Kemenkes mendorong investasi industri farmasi melalui upaya-upaya deregulasi peraturan yang menghambat dan usulan insentif perpajakan serta percepatan izin edar farmalkes tanpa mengesampingkan mutu keamanan dan manfaat," Terawan menegaskan.

Melalui deregulasi, Menkes berupaya memangkas proses perizinan sehingga proses perizinan industri farmasi dan alat kesehatan dapat dipercepat, tidak berlarut-larut, bahkan kalau dapat dalam waktu sehari sehingga proses investasi bisa lebih ditingkatkan.

"Saya ingin iklim investasi lebih simpel, biar bisa bersaing di pasar. Dengan bersaing di pasar maka pasarlah yang menentukan harga, tidak boleh ada monopoli, dengan adanya persaingan yang sehat saya yakin harga-harganya turun," kata Menkes, Terawan sebagaimana dipublikasikan di Medsos Kemenkes. Redaksi JamuDigital.Com.


Kolom Komentar
Berita Terkait

Copyright 2020. All Right Reserved. @ www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: