![]() |
| Ilustrasi wisata kesehatan. |
JamuDigital.Com- MEDIA JAMU, NOMOR SATU. Travel is the best medicine". Inilah pepatah lama yang paling pas menggambarkan wisata medis menjadi bisnis yang semakin gurih. Terlebih lagi, bepergian ke berbagai negara untuk mendapatkan perawatan medis semakin menjadi gaya hidup.
Saking gurihnya, wisata medis seperti tak terganggu pandemi. Bahkan diproyeksikan terus melaju selama periode 2021-2026. Berikut ringkasan hasil proyeksi ResearchAndMarkets.com terhadap Pasar Wisata Medis 2021-2026.
1. Meningkat 29,29 persen selama periode 2021-2026
Pangsa pasar wisata medis diproyeksikan naik 29,29 persen selama periode 2021-2026. ResearchAndMarkets.com dalam kajian dan analisanya mengungkapkan bahwa proyeksi tersebut berdasarkan beberapa faktor pendukung pertumbuhan pasar, tantangan dan hambatan serta tren. Selain itu juga berdasarkan aspek permintaan dan penawaran yang terjadi.
Sementara itu Data Bridge Market Research 2020 menyebutkan pangsa pasar wisata medis akan mencapai USD 269 miliar pada 2027.
2. Bedah Kosmetik dan Operasi Kardiovaskular paling diminati
Bedah kosmetik dan operasi kardiovaskular paling diminati dalam wisata kesehatan. Bedah kosmetik menyumbang 18,15 persen dari pangsa pasar pariwisata medis global pada tahun 2020. Sedang operasi kardiovaskular diproyeksikan tumbuh 29,40 persen 2021-2026. Selanjutnya ortopedi, perawatan kesuburan dan transplantasi organ tubuh menududuki urutan berikutnya.
3. Kawasan Asia Pasifik raup omset terbesar
Wilayah Asia Pasifik mendominasi pasar pariwisata kesehatan global, dengan pangsa pendapatan sebesar 46,00% pada tahun 2020. Kalangan investor dan jaringan rumah sakit memilih Asia Pasifik sebagai peluang bisnis yang menarik untuk berinvestasi dalam infrastruktur, peralatan, SDM dan layanan kesehatan. Wilayah ini juga memiliki banyak fasilitas kesehatan yang menawarkan layanan wisata medis.
- Berita Terkait: Kabar dari Jepang: Kandidat Doktor Riset Potensi Jamu
- Berita Terkait: Nyeri DOMS Setelah Olaharaga, Tidak Perlu Khawatir. OMAI HerbaPAIN, Solusi Tepat Atasi Nyeri
- Berita Terkait: Kisah NOSTEO dan NOKILIR Diperkenalkan Kepada Pendekar SH Terate Jawa Tengah
Sebagai gambaran, pasar wisata medis India bernilai USD 2,89 miliar pada 2020 dan diperkirakan akan mencapai USD 13,42 miliar pada 2026.
4. Diwarnai merger dan persaingan iklan
Iklan memainkan peran utama dalam menarik pelanggan. Industri pariwisata medis juga membutuhkan eksposur dalam iklan. Iklan situs web sekarang menjadi sumber informasi paling umum bagi turis wisata kesehatan.
Sebagain ikutan, branding dan pengakuan perusahaan pariwisata medis akan menjadi penting untuk sukses merebut pelanggan. Sehingga sebagian besar jaringan besar rumah sakit dan fasilitas kesehatan besar terlibat dalam merger dan akuisisi untuk memperkuat posisi pasar mereka.
5. Memunculkan agen perjalanan wisata medis
Diproyeksikan lebih dari empat puluh negara di Asia, Amerika, Afrika, dan Eropa Timur melayani jutaan wisatawan kesehatan setiap tahun untuk bedah kosmetik, bedah jantung, kedokteran gigi, bedah ortopedi, dll. Keadaan ini menjadi lahan subur munculnya jasa agen perjalanan wisata kesehatan. Sebut saja Plant Hospital, Global Choice HealthCare, Med Journeys, dan MedRetreat. (Sumber Berita: https://www.obatnews.com/healthy-tourism/pr-4463355814/bedah-kosmetik-dan-operasi-kardiovaskular-paling-diminati-pasar-wisata-medis-tumbuh-29-persen?page=2 ).








