Obat Batuk OMAI HerbaKOF Masuk Pasar Amerika
Tanggal Posting : Senin, 13 Juni 2022 | 15:30
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 2138 Kali
Obat Batuk OMAI HerbaKOF Masuk Pasar Amerika
Selain Amerika Serikat, produk obat dari bahan alam Dexa Group telah merambah pasar mancanegara lainnya.

JamuDigital.Com- MEDIA JAMU, NOMOR SATU. Obat batuk Obat Modern Asli Indonesia (OMAI) HerbaKOF masuk pasar Amerika, sebagaimana tangkapan layar situs e-commerce Amerika Serikat, Klik Link: amazon.

Produk tersebut disebut sangat efektif oleh 76% penggunanya. HerbaKOF sangat efektif dibandingkan obat batuk yang biasa mereka gunakan menurut 76% responden.

Melalui advanced engineering, HerbaKOF produksi PT. Dexa Medica ini mengandung RECONYL- formula yang dikembangkan secara ilmiah oleh Dexa Medica menggunakan bahan-bahan alami (Advance Fractionation Technology).

Obat batuk tersebut dibuat dari bahan alam yakni daun Legundi, Mahkota Dewa, Daun Saga, dan Jahe. Di Indonesia, HerbaKOF telah teruji pra-klinis sehingga masuk dalam Obat Herbal Terstandar (OHT) dan masuk dalam Buku Informatorium Obat Modern Asli Indonesia (OMAI). Berdasarkan catatan Badan POM RI, saat ini terdapat 86 produk OHT di Indonesia.

"Para saintis kami telah melakukan berbagai macam yang disebut sebagai portofolio program yang akan diluncurkan di kemudian hari. Mulai dari OHT-Obat Herbal Terstandar- hingga ke Fitofarmaka.

Untuk itu kami menggunakan bahan alam hanya Indonesia, jadi kami telusuri untuk mendapatkan bahan alam dari berbagai kepulauan di Indonesia," jelas Director of Research & Business Development Dexa Group, Dr. Raymond Tjandrawinata belum lama ini.

Selain Amerika Serikat, produk obat dari bahan alam Dexa Group rupanya juga telah merambah pasar mancanegara lainnya. Menurut Raymond, obat herbal Indonesia sangat diminati oleh pasien di berbagai negara. 

"Produk Indonesia sangat disukai. Salah satunya produk bioactive fraction dari Jahe, digunakan para dokter di Kanada dan Amerika, kemudian Phaleria Macrocarpa atau Mahkota Dewa juga banyak digunakan," ungkap Raymond lebih lanjut. Redaksi JamuDigital.Com


Kolom Komentar
Berita Terkait

JAMU DIGITAL: MEDIA JAMU, NOMOR SATU

Tentang Kami

@ Copyright 2024. All Right Reserved.  www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: