Mahasiswa UGM Menemukan Formula Obat Ginjal Kronis dari Jahe Merah
Tanggal Posting : Selasa, 16 Juli 2019 | 06:17
Liputan : Redaksi - Dibaca : 444 Kali
Mahasiswa UGM Menemukan Formula Obat Ginjal Kronis dari Jahe Merah
Tiga Mahasiswa UGM menemukan formula Obat Ginjal Kronis dari bahan Jahe Merah. Foto: Humas UGM.

JamuDigital.Com. Tiga mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogjakarta berhasil menemukan formula untuk pengobatan penyakit ginjal kronis dari bahan Jahe Merah.

"Jahe merah mengandung sejumlah senyawa, seperti gingerol, shogaol, flavonoid serta aktivitas antioksidan yang tinggi dapat menghambat enzim penyebab vasokonstriksi dan menurunkan tekanan darah," ujar Nada Hanifah, salah satu mahasiswa peneliti formula, kepada pers di Kampus UGM, Selasa, 9 Juli 2019.

Selain itu, Nada mengatakan kandungan antioksidan yang ada pada jahe merah mampu menurunkan stres oksidatif yang menghambat kerusakan ginjal. Ekstrak jahe merah diformulasikan dengan teknologi nanoemulsi untuk meningkatkan solubilitas, stabilitas, serta efektivitas dari ekstrak jahe merah.

Pengembangan formula yang diberi nama ZAHA tersebut dilakukan Nada, mahasiswa FKH UGM ini bersama dua rekannya, Yusuf Farid Achmad (FKH UGM) dan Aida Humaira (Fakultas Farmasi UGM) di bawah bimbingan Prof. Dr. drh. Siti Isrina Oktavia Salasia, melalui Program Kreativitas Mahasiswa bidang Penelitian Eksakta 2019. Penelitian yang dilakukan mereka pun berhasil mendapatkan dana hibah pengembangan dari Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Kemenristekdikti.

Nada mengungkapkan pengembangan ZAHA dilatarbelakangi dari keprihatinan mereka terhadap penderita penyakit ginjal kronis.

"Penyakit ini merupakan penyakit yang timbul secara perlahan dan bersifat menahun. Penyebab terbanyak kedua adalah hipertensi (25 persen). Sementara peningkatan tekanan darah dalam jangka waktu yang lama dapat menimbulkan kerusakan pada ginjal bila tidak dideteksi secara dini dan mendapat pengobatan memadai," katanya.

Oleh sebab itu, ketiganya berupaya membuat sebuah formula dari bahan alam yakni jahe merah sebagai bahan untuk pengobatan penyakit tersebut.

Jahe merah dipilih mengingat tanaman ini merupakan tanaman herbal yang telah dikenal dan dikonsumsi secara turun temurun oleh masyarakat dan memiliki khasiat bagi kesehatan.

"Hasil penelitian menunjukkan tingkat kerusakan ginjal yang terjadi pada model hewan tikus dapat dihambat serta penurunan tekanan darah yang signifikan dibandingkan kelompok perlakuan tanpa ZAHA," ungkapnya.

Dia berharap hasil penelitian yang mereka lakukan dapat dikembangkan lebih lanjut. Dengan begitu, dapat digunakan sebagai alternatif pengobatan penyakit ginjal kronis dengan faktor hipertensi. (Sumber Berita: https://jogjainside.com/mahasiswa-ugm-ciptakan-obat-ginjal-kronis-berbahan-jahe-merah/). Redaksi JamuDigital.Com


Kolom Komentar
Berita Terkait

Copyright 2019. All Right Reserved. @ www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: