Literasi Jamu Menghadapi COVID-19
Tanggal Posting : Senin, 17 Agustus 2020 | 07:29
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 262 Kali
Literasi Jamu Menghadapi COVID-19
Webinar yang diadakan oleh STAB Nalanda tentang Jamu, pada 15 Agustus 2020- diapresiasi oleh Jaya Suprana.

JamuDigital.Com-PIONER MEDIA ONLINE & MARKETPLACE JAMU INDONESIA. Pagebluk Virus Corona sangat dahsyat, sehingga  diperlukan politik kesehatan yang mempersatukan dan mendayagunakan semua unsur yang ada di planet dunia ini.

"Tidak bisa sendiri-sediri, tetapi melalui persatuan," tegas Jaya Suprana- Pembelajar Geokultural Peradaban Kesehatan saat menyampaikan keynote speech pada Webinar yang diadakan oleh STAB Nalanda pada 15 Agustus 2020

Jaya Suprana memberikan apresiasi kepada STAB Nalanda yang mengadakan webinar yang mengangkat tema peran Jamu dalam menghadapi pageblug Corona ini. Dan juga diajarkannya Jamu sebagai maha karya kebudayaan Indonesia.

Peran Jamu di masa pagebluk Corona, lanjut Jaya Suprana, bermanfaat untuk mendayagunakan Jamu sebagai unsur kesehatan yang mengutamakan preventif dan promotif untuk mendampingi obat farmasi barat atau obat tradisional China dan India, dan obat tradisional manapun yang ada di planet bumi ini, bergabung untuk mendukung perjuangan umat manusia untuk melawan virus Corona.

Sebagai pembicara webinar ini adalah:  Dr. Inggrid Tania, M.Si. (Kandidat Doktor Filsafat Jamu) yang menyampaikan makalah berjudul "Literasi Jamu Masyarakat Indonesia Dalam Menghadapi Pandemi".

Menurut dia, literasi dan kecerdasan literasi itu sangat penting, terlebih di era post-truth di mana fakta-fakta obyektif kurang berpengaruh dalam pembentukan opini publik dibandingkan emosi dan keyakinan pribadi, sehingga hoax/info menyesatkan atau fake news tumbuh subur.

Gerakan Literasi Nasional (GLN) dicanangkan oleh Kemendikbud sejak tahun 2016 untuk membangun budaya literasi pada seluruh ranah Pendidikan (keluarga, sekolah, dan masyarakat) sebagai upaya meningkatkan daya saing bangsa melalui penguatan ekosistem pendidikan.

Tujuan GLN adalah untuk menumbuh-kembangkan budaya literasi pada ekosistem pendidikan mulai dari keluarga (GLK), sekolah (GLS), dan masyarakat (GLM) dalam rangka pembelajaran sepanjang hayat sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas hidup.

Berita Terkait: Masyarakat agar Tidak Tertipu Klaim Bombastis Obat Herbal 

"Tingkatkan literasi jamu untuk menumbuhkan nasionalisme, Jamu sebagai identitas bangsa dan budaya minum Jamu sebagai gaya hidup sehat. Pengembangan Jamu semakin maju dan berjaya di tanah air dan dunia," ungkap Inggrid Tania.

Pentingnya literasi, Inggrid Tania menambahkan, hal ini terkait dengan fenomena yang terjadi akhir-akhir ini, semakin meneguhkan pentingnya penguatan literasi dasar, kompetensi, dan karakter bangsa Indonesia.

Merebaknya berita bohong di media sosial dan rentannya ikatan kebinekaan ditengarai sebagai akibat kurangnya pemahaman literasi, (khususnya literasi informasi dan literasi kewargaan), rendahnya kompetensi, dan rapuhnya karakter masyarakat. Mudahnya masyarakat memberi dan/atau menerima berita bohong berpotensi merusak sendi-sendi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Redaksi JamuDigital.Com


Kolom Komentar
Berita Terkait

Copyright 2020. All Right Reserved. @ www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: