Khasiat Daun Senna Obati Sembelit
Tanggal Posting : Sabtu, 12 Juni 2021 | 08:24
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 365 Kali
Khasiat Daun Senna Obati Sembelit
Daun Senna merupakan tumbuhan yang hidup didaerah tropis dan subtropis yang memiliki khasiat mengobati sembelit.

JamuDigital.Com- MEDIA JAMU, NOMOR SATU. Daun Senna, atau yang dalam bahasa Latin dikenal dengan nama Sennae Folium, sudah sejak lama dimanfaatkan untuk mengobati sembelit. Sennae Folium merupakan daun dari tanaman Cassia senna L. Famili Caesalpiniaceae. 

Tanaman Senna merupakan semak rendah dengan tinggi 1,5 m. Daun majemuk menyirip genap (tanpa anak daun ujung), mempunyai 3-7 helai, menyempit atau membulat, warna hijau terang sampai hijau kekuningan.

Tanaman Senna tumbuh di daerah tropis dan subtropis di seluruh benua kecuali benua Eropa. Sebagian besar varietas berasal dari Amerika Utara, Tengah dan Selatan. Tanaman Senna memiliki nama asing diantaranya: Alexandrian senna, indian senna, khartoum senna, tinnevelly senna.

Kandungan kimia dari daun dan biji tanaman Senna: glikosida antrasena (2,5 - 3,5%) yaitu sennosida A, Al, B (sebagai komponen utama) dan sennosida C dan D; glikosida naftelan yaitu 6-hidroksimusizin glukosida dan tinnevellin-6-glukosida, isoramnetin glikosida rhein, sejumlah kecil aloe-emodin, musilago (10%), flavonoid (turunan kaemferol), asam krisofanat, senakrol, senapikrin, katartomanit, B-sitosterol.

Secara uji iflinik pada 523 pasien, menunjukan bahwa ekstrak Senna lebih baik dalam membersihkan kolon dan mengurangi masalah pada lumen kolon jika dibandingkan dengan PEG (Polyethylene Glycol). Sedangkan uji klinik pada 121 pasien untuk membandingkan antara penggunaan ekstrak Senna dan Polyethylene Glycol Electrolyte Lavage Solution (PEG-ELS). 

Dibandingkan dengan penggunaan PEG-ELS saja pada terapi colonoscopy. Hasilnya menunjukan bahwa ekstrak Senna-PEG-ELS lebih baik dalam membersihkan kotoran pada kolon dibandingkan dengan penggunaan PEG-ELS saja.

Penyiapan dan Dosis: Tuangkan air panas (jangan air mendidih) pada 0,5 -2 gram ekstrak, diamkan 10 menit, kemudian saring. Dosis harian: Dosis normal adalah 20-40 mg. (Sumber: Buku “Acuan Sediaan Herbal Volume Ketiga Edisi Pertama”, Badan Pengawas Obat dan Makanan RI., Tahun 2007, Halaman: 22-23). Redaksi JamuDigital.Com


Kolom Komentar
Berita Terkait

JAMU DIGITAL: MEDIA JAMU NOMOR SATU

Tentang Kami

@ Copyright 2021. All Right Reserved.  www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: