Jinten Hitam Biji Ajaib Pendongkrak Imunitas
Tanggal Posting : Rabu, 29 Juni 2022 | 10:24
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 72 Kali
Jinten Hitam Biji Ajaib Pendongkrak Imunitas
Jintan hitam atau Nigella sativa Linn ini memiliki beberapa sebutan lain, yaitu habatussauda.

JamuDigital.Com- MEDIA JAMU, NOMOR SATU. Siapa yang tidak mengenal si hitam kecil yang satu ini? Ya, namanya sudah tidak asing lagi di dunia pengobatan herba. Jintan hitam atau Nigella sativa Linn.

ini memiliki beberapa sebutan lain, yaitu habatussauda (Arab); habbatul barakah (Mesir); jintan hitam (Indonesia dan Malaysia); black seed, black caraway, love-in-themist, natura seed, black cumin, nutmeg flower (Inggris); schwarzcummel (Jerman); kalonji (India); Kezah (Hebrew); Charnushka (Rusia); dan corek out (Turki).

Jintan hitam merupakan tanaman herba tegak dengan tinggi mencapai 70 cm. Batang tanaman memiliki banyak percabangan. Daun berseling, mempunyai tangkai daun yang kuat, dan berbulu halus. Umumnya, tanaman jintan hitam berdaun hijau, tetapi kadang-kadang berubah menjadi cokelat kemerahan.

Perbungaan di ujung batang atau cabang, tangkai bunga panjang dan berbulu halus, serta berwarna putih kekuningan. Buah berbentuk bulat telur hampir mirip seperti kapsul, berwarna hijau keabuan sampai cokelat, berisi 3-4 biji berwarna hitam. Bijinya berbentuk segitiga, berwarna hitam, berbau khas yang kuat, dan memiliki kandungan minyak yang tinggi.

Jintan hitam telah digunakan dalam pengobatan sejak 2000 hingga 3000 SM. Hebatnya lagi, tanaman herba ini suda herba ini sudah digunakan sejak zaman nejayaan Islam.

Hingga saat ini, jintan hitam telah menyebar ke seluruh dunia dan digunakan sebagai bahan pengobatan.

Kandungan Senyawa Aktif dalam Jintan Hitam

Biji jintan hitam mengandung lebih dari 100 nutrisi berharga. Beberapa kandungan senyawa aktif utama dari jintan hitam yang digunakan pada terapi pengobatan adalah minyak asiri, minyak lemak, saponin, dan alkaloid.

Menurut Al Jassir MS (peneliti di Saudi Arabia) dan Basir FA (peneliti di Amerika Serikat), senyawa aktif lain yang terkandung dalam jintan hitam antara lain thymoquinone, nigellone, dan minyak padat.

Khasiat dan Manfaat Jintan Hitam

Si hitam kecil penuh khasiat ini dipercaya dapat menghangatkan badan, bersifat karminatif (peluruh kentut), obat sakit perut, radang selaput lendir, dan keracunan. Bahkan, beberapa literatur menyebutkan peranan jintan hitam dalam mencegah dan menangani penyakit kanker, diabetes, dan antimikroba.

Thymoquinone dan Thymohydroquinone, Senyawa Antikanker

Ada pun kandungan minyak esensial dari jintan hitam yang berperan sebagai penangkal radikal bebas hingga antitumor adalah carvacrol, t-anethole, 4-terpineol, dan thymoquinone. Sementara itu, dalam studi vang dilakukan oleh Ivankovic dan diterbitkan pada Exp Oncol tahun 2006 menyatakan efek kemoterapi dan kemoprotektif dari jintan hitam dimungkinkan berasal dari kandungan quinone dalam jintan hitam, meliputi thymoquinone (TQ), dithymoquinone (DIM), dan thymohydroquinone THO) yang berasal dari kandungan minyak pada jintan hitam.

Ivankovic menemukan bahwa thymoquinone (TQ) dan thymony (THQ) secara nyata dapat menghambat pertumbuhan kanker sel squamosa (SCC VII) dan fibrosarcoma (Esab Hal ini dil brosarcoma (FsaR).

Hal ini dikarenakan thymoquinone (TQ) dan thymohydroquinone (THQ) berperan dalam kejadian apoptosis atau kematian pada sel kanker. Selain itu, thymoquinone (TQ) diketahui dapat meningkatkan efektivitas pend katkan efektivitas penggunaan obat kanker, seperti cisplatin dan ifosfamide.

Studi lain yang dilakukan oleh Daoud Musa dkk dan diterbitkan pada Biologia Bratislava tahun 2004 menyatakan ekstrak Nigella sativa menyebabkan terjadinya penurunan perkembangan sel kanker dan meningkatkan ketahanan hidup hewan coba.

Hebatnya lagi, jintan hitam merupakan tanaman herba yang aman digunakan dalam jangka panjang. Efek racun dari jintan hitam terhadap tubuh dapat diketahui dengan mengukur aktivitas enzim asparat aminotransperase (AST) dan alanin aminotransperase (ALT).

Jika kadar AST dan ALT meningkat, hal ini mengindikasikan jintan hitam tidak aman untuk dikonsumsi. Sebuah studi yang dilakukan Sri Ningsih, seorang peneliti asal Institut Teknologi Bandung (ITB) mengukur aktivitas enzim AST dan ALT pada hewan coba yang diberi ekstrak minyak jintan hitam.

Hasilnya diketahui kadar AST dan ALT tidak berubah, dengan kata lain bahwa jintan hitam aman untuk digunakan.

Pendongkrak Imunitas Tubuh

Peneliti lain, dr. Akrom M.Kes dari Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta mengatakan bahwa ekstrak jintan hitam berkhasiat sebagai imunomodulator alias meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Sebuah studi yang dilakukan oleh Nazrul Islam dan diterbitkan pada Phytotherapy Research tahun 2004 menyatakan hal yang sama bahwa pemberian jintan hitam dapat digunakan untuk meningkatkan imunitas pada penderita demam tifoid.

Penelitian yang dilakukan oleh Tanko dkk dan diterbitkan dalam European al of Scientific Research tahun 2007 pun menunjukkan bahwa ekstral ak biji jintan hitam dapat digunakan sebagai penghilang nyeri dan antiperadangan pada hewan coba.

Penjaga Stabilitas Gula Darah

Seorang peneliti dari Institut Pertanian Bogor, Dr. Sedarnawati Yasni menyatakan jintan hitam mujarab mengatasi diabetes melitus. Hal ini sejalan dengan penelitian Abdullah O. Bamosa, dkk. yang dipublikasikan pada Indian J Physiol Pharmacol tahun 2010 yang melakukan kajian Kontrol glikemik pada pasien dengan diabetes melitus tipe 2 terhadap penggunaan jintan hitam.

Biji jintan hitam ditambahkan dalam terapi pengobatan pasien diabetes melitus tipe 2. Sebanyak 94 pasien penderita diabetes melitus tipe 2 dilibatkan dalam penelitian ini. Pasien dibagi menjadi tiga kelompok perlakuan.

Pasien diberikan terapi kapsul biji jintan hitam dengan dosis 1, 2, dan 3 gram/hari selama tiga bulan. Hasil penelitian menunjukkan pemberian kapsul biji jintan hitam dengan dosis 2 gram/hari secara nyata dapat menurunkan kadar glukosa darah puasa sebanyak 56 mg/dL, menurunkan kadar glukosa darah 2 jam setelah makan, dan menurunkan kadar hemoglobin terglikosilasi sebanyak 1,52%.

Si Kecil Antibakteri

Sebuah studi awal yang dilakukan oleh Krishna, dkk. yang dipublikasikan oleh Phytother Res pada tahun 1999 mengkaji 35 tanaman herba dan mengindikasikan bahwa jintan hitam memiliki kemampuan antimikroba melawan bakteri Bacillus subtilis (ATCC 6633), Escherichia coli (ATCC 10536), dan Saccharomyces cerevisiae (ATCC 9763).

Studi lain yang dilakukan oleh Suresh Kumar, dkk. dan diterbitkan pada British Journal of Pharmacology and Toxicology tahun 2010 menunjukkan adanya efek penghambatan bakteri gram positif (Bacillus cereus F 4810 dan Staphylococcus aureus FRI 722) serta bakteri gram negatif berichia coli MTCC 108 dan Yersinia enterocolitica MTCC 859) oleh ekstrak biji jintan hitam.

Anda Harus Tahu!

Sebuah studi preklinis yang dilakukan oleh Siti Sopia dan Ahmad Zulfa Juniarto dari Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, Semarang menyatakan pemberian minyak Nigella sativa berpengaruh signifikan terhadap peningkatan motilitas spermatozoa pada hewan coba yang menderita hiperlipidemia.

Bagian yang Biasa Digunakan

Pada dasarnya semua bagian tanaman jintan hitam dapat digunakan dalam terapi pengobatan. Namun, bagian yang paling sering digunakan untuk terapi pengobatan adalah bagian bijinya. Bagian bijinya dapat digunakan langsung sebagai bumbu masakan, simplisia, kapsul ekstrak, dan minyak ekstrak.

Ramuan Jintan Hitam

Ramuan Pendongkrak Sistem Imunitas Tubuh

Bahan

- Minyak ekstrak jintan hitam

Cara Membuat

- Minum 1 sdt minyak ekstrak jintan hitam sebelum sarapan, setiap hari. Usahakan mengonsumsi selama 5 hari dalam seminggu.

Ramuan Obat Kanker

Bahan

- 1 kg minyak jintan hitam

- 1 kg madu asli

- 12 gelas jus lemon

Cara Membuat

  • Campurkan minyak jintan hitam dengan madu. Panaskan selama 15 menit
  • Campurkan jus lemon dan biarkan dingin.
  • Ambil 2 sendok teh campuran ini dan minum setiap pagi selama tiga minggu atau lebih.

Ramuan Obat Hipertensi

Bahan

  • 1 sendok teh biji jintan hitam
  • 2 siung bawang putih
  • 200 ml air panas

Cara Membuat

1. Masukkan biji jintan hitam dan bawang putih ke dalam air panas.

2. Minum air ramuan setiap pagi sebelum sarapan. (Sumber: Buku "The Miracle of Herbs", dr. Prapti Utami dan Desty Ervira Puspaningtyas, S.Gz: 2013, hal. 87-92). Redaksi JamuDigital.Com.

 

 


Kolom Komentar
Berita Terkait

JAMU DIGITAL: MEDIA JAMU NOMOR SATU

Tentang Kami

@ Copyright 2022. All Right Reserved.  www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: