Herbal Pengusir Kembung dan Mual
Tanggal Posting : Sabtu, 1 Agustus 2020 | 09:51
Liputan : Kerjasama JamuDigital.Com dan GueSehat.Com - Dibaca : 291 Kali
Herbal Pengusir Kembung dan Mual
Artikel ini merupakan kerjasama JamuDigital.Com dengan GueSehat.Com sebagai upaya memberikan edukasi tentang Patologi-Penyakit dan penggunaan Obat Modern Asli Indonesia.

JamuDigital.Com- PIONER MEDIA ONLINE & MARKETPLACE JAMU INDONESIA. Kembung dan mual menjadi gejala gangguan kesehatan yang menimbulkan efek tidak nyaman. Saking tidak nyamannya, maka perlu menangkal gangguan ini dengan cara yang cepat, aman, dan efektif agar tidak mengganggu aktivitas, terutama aktivitas menyenangkan saat liburan.

Kembung merupakan kondisi ketika perut terasa penuh dan kencang karena banyak terisi gas, sementara tubuh tidak dapat mengeluarkannya karena adanya penurunan gerakan peristaltik saluran cerna.

Gerakan peristaltik sendiri merupakan gerakan yang terjadi pada otot-otot pada saluran pencernaan yang menimbulkan gerakan semacam gelombang sehingga menimbulkan efek menelan. Makanan yang masuk ke dalam saluran pencernaan akan dapat dialirkan sepanjang saluran cerna.

Manfaat Jahe untuk Mengatasi Mual

Berbeda dengan mual atau rasa mau muntah. Mual biasanya dipicu oleh beberapa hal seperti stress, bau, penglihatan yang menjijikan, rasa nyeri, berada dalam kendaraan dengan jalan yang berkelok-kelok atau di kapal dengan kondisi terombang-ambing gelombang laut.

Untuk mengantisipasi gangguan kembung dan mual, peneliti Indonesia menemukan khasiat dari jahe emprit. Menurut dr.Isabella, M.Si (Herb.) dari Perhimpunan Dokter Herbal Medik Indonesia (PDHMI), jahe emprit merupakan tanaman herbal yang memiliki rasa paling pedas dibandingkan jenis jahe lainnya yang telah digunakan sebagai terapi kembung sejak zaman dahulu kala.

Pada zaman dahulu, masyarakat memanfaatkan khasiat jehe dengan merebus atau memarutnya untuk diminum. Saat ini, peneliti dari Dexa Laboratories of Biomolecular Sciences (DLBS) PT Dexa Medica meneliti dan mengembangkan jahe emprit agar dalam dimanfaatkan khasiatnya melalui teknologi tinggi sehingga dihasilkan fraksi yang disebut AvominolTM.

Pembudidayaan jahe yang digunakan untuk produksi AvominolTM harus bebas dari zat kimia atau pestisida. Dalam pembudidayaannya, masa memanen juga tidak bisa sembarangan. Setelah lama ditanam, jahe dipanen dalam kondisi memiliki kandungan tertinggi dari gingerol dan shogaol yang memberikan rasa pedas pada jahe.

Tak hanya itu, guna memastikan kandungan dalam jahe tetap terjaga, jahe dikirimkan ke pusat bahan baku DLBS dalam waktu tidak lebih dari satu minggu. Hal ini bertujuan untuk meminimalisasi penguapan minyak yang terkandung dalam jahe.

Setelah lulus standar bahan baku, tim peneliti DLBS meneliti lebih lanjut menggunakan Advance Fractionation Technology (AFT). Teknologi AFT adalah proses ekstraksi untuk menemukan fraksi spesifik yang memiliki aktivitas biologis untuk mengatasi suatu masalah kesehatan, yang kemudian dihasilkan produk HerbaVOMITZ.

HerbaVOMITZ saat ini tersedia dalam bentuk tablet maupun sirup. HerbaVOMITZ tablet memiliki komposisi yang mengandung Avominol TM fraksi rimpang Zingiber officinale 150 mg pada tiap tabletnya. Mengonsumsinya pun mudah, cukup 1-3 tablet sehari hingga gejala hilang .

Dapatkan HerbaVOMITZ tablet untuk membantu meredakan kembung dan mual di apotik terdekat dari rumah Anda dan juga di toko online https://m.goapotik.com. (Sumber berita: https://www.guesehat.com/tanaman-herbal-pengusir-kembung-dan-mual). Redaksi JamuDigital.Com.

 


Kolom Komentar
Berita Terkait

Copyright 2020. All Right Reserved. @ www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: