Edukasi Teman Diabetes, Kupas Diagnosa dan Pengobatan
Tanggal Posting : Minggu, 6 September 2020 | 06:32
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 193 Kali
Edukasi Teman Diabetes, Kupas Diagnosa dan Pengobatan
Kelas Edukasi Online Teman Diabetes, Kupas Tuntas Diagnosa, Pencegahan, Pengelolaan dan Pengobatannya.

JamuDigital.Com-PIONER MEDIA ONLINE & MAKETPLACE JAMU INDONESIA. Teman Diabetes mengadakan Kelas Edukasi Online menampilkan pembicara dr. Lydia Tan, Sp.PD, FINASIM dengan moderator Fredi Daeli dengan topik "Kenali Diabetes: Diagnosis, Penanganan, Pencegahan, serta Obat dan Suplemennya", pada Sabtu, 5 September 2020.

dr. Lydia Tan, Sp.PD, FINASIM (Spesialis Penyakit Dalam RS. Mitra Keluarga Kali Deres) pada awal presentasinya menjelaskan tentang diabetes, yaitu suatu penyakit yang disebabkan oleh tiga hal yang menjadi masalah utama. Satu, dari segi insulin. Mungkin tidak adanya insulin, atau insulinya kurang dalam tubuh kita, sehingga menyebabkan diabetes.

Atau insulinnya cukup, tetapi gulanya yang harusnya dipakai oleh sel-sel tubuh normal tidak dapat dipakai sebagaimana mestinya, sehingga terjadinya diabetes.

Terjadi gangguan, insulin atau gulanya tidak merespon- yang pada akhirnya menimbulkan masalah.  "Kalau kita lihat data diabetes yang saya ambil dari WHO, kita ini ada di urutan nomor tiga. Yang mana tahun 2030, yaitu 10 tahun lagi akan melonjak mungkin melebihi China," urai dr. Lydia Tan, Sp.PD, FINASIM.

Masalah diabetes lebih banyak terdapat pada kaum wanita, karena usia wanita lebih panjang  dibandingkan dengan pria secara genetika. Karena wanita memiliki kromosom XX dimana salah satu kromosom diteliti memiliki daya regenerasi atau daya perbaikan sel itu sangat-sangat tinggi.

Berita Terkait: Diabetadex, Obat Herbal Teruji Klinis Turunkan Gula Darah 

Kategori diabetes: diabetes tipe 1, diabetes tipe 2, diabetes tipe 3, dan diabetes tipe lain. Tetapi ada beberapa literatur yang mencantumkan bahwa diabetes tipe lain itu- termasuk diabetes sekunder- yang disebabkan oleh obat-obatan (steroid), infeksi, gestasional (diabetes pada ibu hamil).

Untuk diabetes tipe 1 disebabkan insulinnya tidak ada sama sekali. Diabetes tipe 2 disebabkan karena tidak cukup atau tidak efektif kerja insulinnya. Dan diabetes tipe 3 adalah diabetes yang disebabkan oleh faktor-faktor lain.

Gejala diabetes dibagi menjadi dua: gejala utama (gejala klasik) dan gejala tambahan. Gejala utama dibagi: poliuri (sering kencing), polifagi (cepat lapar), polidipsi (sering haus).

Gejala tambahan: berat badan turun, kesemutan, gatal-gatal dikemaluan (untuk wanita), bisul yang hilang timbul, penglihatan kabur, cepat lelah, keputihan (wanita), mudah mengantuk dan impotensi (pria).

Kisaran kadar gula darah normal pada tubuh:

  • Sebelum makan: sekitar 70-130 mg/dL
  • Dua jam setelah makan: kurang dari 140 mg/dL
  • Setelah tidak makan (puasa) selama setidaknya delapan jam: kurang dari 100 mg/dL
  • HBA1C: 6,5 %

Komplikasi penyakit diabetes dapat menimbulkan berbagai penyakit diantaranya: hipertensi, stroke, glukoma, katarak, kebutaan, penyakit mulut, jantung, gagal ginjal. Dan dapat juga terjadi komplikasi akut yang dibagi lagi menjadi dua, yaitu Hipoglikemi dan Hiperglikemi.

Hipoglikemi terjadi ketika gula darah rendah hingga mencapai di bawah 60 mg/dL, sementara Hiperglikemi terjadi ketika gula darah tinggi di atas 300 mg/dL.

Secara umum terapi untuk diabetes terbagi menjadi dua: terapi pencegahan dan terapi penyembuhan. Berikut ini terapi pencegahan: olahraga, makanan berserat, makan banyak gandum, turunkan berat badan, jangan merokok dan minum alkohol. Redaksi JamuDigital.Com.


Kolom Komentar
Berita Terkait

Copyright 2020. All Right Reserved. @ www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: