Gubernur NTB Resmikan UKOT Daun Kelor
Tanggal Posting : Rabu, 13 Januari 2021 | 08:14
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 150 Kali
Gubernur NTB Resmikan UKOT Daun Kelor
Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc. saat meresmikan pabrik obat tradisional (UKOT) minuman serbuk daun kelor yang dikelola oleh CV Tri Utami Jaya pada hari Senin, 11 Januari 2021.

JamuDigital.Com- MEDIA JAMU, NOMOR SATU. Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc. didampingi oleh Kepala BBPOM di Mataram, Drs. Zulkifili, Apt meresmikan pabrik obat tradisional (UKOT) minuman serbuk daun kelor yang dikelola oleh CV Tri Utami Jaya pada hari Senin, 11 Januari 2021 bertempat di Jl. Sakura Raya Blok G No. 10 BTN Sweta Indah, Kota Mataram.

CV Tri Utami Jaya pimpinan Bapak Nasrin H. Muhtar, S.Adm ini merupakan salah satu produsen obat tradisional yang juga dibina oleh BBPOM di Mataram, dimana sejak tahun 2018 fokus pada obat tradisional berbahan baku kelor dan saat ini memiliki 3 (tiga) produk obat tradisional yang telah mendapatkan izin edar POM TR dari Badan POM.  

Dengan diresmikannya pabrik obat tradisional berbahan daun kelor ini merupakan pertanda bahwa industri obat tradisional di NTB sedang mengalami perkembangan yang cukup pesat. Gubernur NTB mengapresiasi usaha CV Tri Utami Jaya, karena hal ini merupakan angin segar bagi Provinsi NTB, bahwa meski di tengah pandemi, Provinsi NTB mampu bertahan dan berkembang. Tidak hanya itu, hadirnya CV Tri Utami Jaya ini membuktikan bahwa industrialisasi obat tradisional dapat terwujud dan dilakulan oleh siapa saja.

Gubernur juga menyampaikan bahwa, Pemprov NTB telah melakukan berbagai upaya dalam mendorong industrialisasi di NTB, salah satu upayanya yakni, pada JPS Gemilang tahap satu, dua dan tiga seluruhnya menggunakan produk lokal.

Berita Terkait: Gubernur Jatim Dukung Raperda Obat Tradisional
Berita Terkait: Literatur Obat Modern Asli Indonesia


Hal serupa juga disampaikan oleh Kepala BBPOM di Mataram, "Nusa Tenggara Barat merupakan salah satu provinsi dengan kekayaan bahan baku alam yang melimpah, tidak hanya penghasil bahan baku, tapi juga berperan penghasil produk jadi obat tradisional, maka dari itu potensi yang ada perlu dikembangkan sehingga memiliki daya saing dan dapat lebih dikenal luas tidak saja di NTB namun juga secara nasional. Oleh sebab itu BBPOM di Mataram berkomitmen terus mendampingi UMKM obat tradisional ini agar produk yang dihasilkan aman dan bermutu".

Sementara itu, Nasrin H. Muhtar selaku pimpinan CV Tri Utami Jaya menuturkan bahwa tanaman kelor merupakan simbol dari kemakmuran. Menurutnya, sangat banyak masalah kesehatan yang dapat teratasi dengan kelor. "Kelor adalah pohon ajaib," ujarnya.

Terakhir, Gubernur berharap dengan hadirnya industri obat tradisional kelor ini, dapat menghadirkan kesadaran pada petani, sehingga para petani tidak lagi terpaku pada komoditi umum seperti jagung, karena dengan komoditi yang lain, Tuhan menghadirkan insentif ekonomi yang tidak kalah besarnya.

Drs. Zulkifli, Apt juga mengharapkan ke depannya, UMKM Obat Tradisional di NTB semakin terdorong dan termotivasi untuk menjadi tangguh dan mandiri dalam mewujudkan produk yang berdaya saing. Selain itu pembinaan yang telah berjalan di masing-masing lintas sektor yang menaungi UMKM perlu lebih disinergikan sehingga bisa berjalan lebih padu dan efektif. (Sumber: https://www.pom.go.id/new/view/more/berita/20885/DIDAMPINGI-KEPALA-BBPOM-DI-MATARAM--GUBERNUR-NTB-RESMIKAN-UKOT--MINUMAN-SERBUK-DAUN-KELOR.html). Redaksi JamuDigital.Com


Kolom Komentar
Berita Terkait

JAMU DIGITAL, MEDIA JAMU NOMOR SATU

Tentang Kami

@ Copyright 2021. All Right Reserved.  www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: