Beasiswa Periset Melakukan Inovasi Obat COVID-19
Tanggal Posting : Kamis, 18 Juni 2020 | 06:47
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 188 Kali
Beasiswa Periset Melakukan Inovasi Obat COVID-19
Ketua Dewan Juri Dexa Award Science Scholarship 2020, Dr. Raymond Tjandrawinata pada saat Virtual Ceremony pada Rabu, 17 Juni 2020.

JamuDigital.Com- MEDIA ONLINE & MARKETPLACE JAMU INDONESIA. Ketua Dewan Juri Dexa Award Science Scholarship 2020, Dr. Raymond Tjandrawinata- Molecular Pharmacologist Dexa Laboratories of Biomolecular Sciences Dexa Group mengungkapkan bahwa Dexa Award Science Scholarship yang diselenggarakan oleh Dexa Group untuk mencari calon-calon saintis yang berminat melakukan inovasi menemukan obat di masa depan, khususnya yang bermanfaat bagi pasien COVID-19.

Para saintis dari finalis Dexa Award Science Scholarship tidak berhenti di sini, tetapi harus memberikan kontribusi melalui riset yang dilakukan. Karena Indonesia tidak akan maju tanpa kita melakukan riset di negara kita. Indonesia tidak akan maju kalau kita tidak mempunyai produk-produk yang berasal dari Tanah Air kita.

"Indonesia tidak akan maju kalau kita hanya suka mengimpor tidak hanya produk kesehatan tetapi juga lainnya, tanpa memproduksi sendiri di dalam negeri kita tidak akan menjadi negara modern," kata Dr. Raymond pada Gelaran Virtual Ceremony Dexa Award Science Scholarship 2020- yang dilaksanakan pada Rabu, 17 Juni 2020.

Berita Terkait: Menristek Apresiasi Dexa Award Science Scholarship 2020

Berita Terkait: Dexa Award Science Scholarship Dukung Inovasi Farmasi

Berita Terkait: 3.000 Beasiswa Dexa Award Science Scholarship

"Jadi saya harapkan para saintis Indonesia ikut berperan serta membangun negara dan mendedikasikan diri sebagai saintis, industrial, akademis, maupun di mana pun kita berkarya untuk bersama-sama membangun Indonesia," tegasnya sebagaimana press releas yang diterima Redaksi JamuDigital dari Corporate Communivation Dexa Group.

Penghargaan IIRDI Award 2019 Dexa Group

Pada Desember 2019 lalu, Kementerian Riset dan Teknologi RI  memberikan apresiasi kepada Dexa Group, melalui PT. Dexa Medica sebagai industri yang berkontribusi dalam kegiatan penelitian dan pengembangan untuk menghasilkan produk farmasi yang memiliki keunggulan daya saing dan inovasi.

Menteri Riset dan Teknologi (Menristek)/Kepala Badan Riset dan Inovasi (BRIN) Prof. Bambang P.S. Brodjonegoro Lembaga mengemukakan bahwa penelitian dan pengembangan Indonesia didorong untuk menjadi bertaraf internasional, inovatif, dan berdaya saing.

"Untuk mempercepat pencapaian outcome dengan mengandalkan pada kemampuan inovasi yang menggambarkan keunikan potensi Indonesia, kita ingin melahirkan suatu produk inovatif di tingkat global, salah satunya produk inovatif yang bahan baku atau bahan dasarnya adalah unik di Indonesia seperti berasal flora atau fauna yang memanfaatkan keanekaragaman sumber daya biodiversitas kita," tutur Prof. Bambang dalam arahannya di acara Apresiasi Lembaga Litbang, di Kantor Kemenristek/BRIN, Jakarta.

Penghargaan Innovative Industrial Research and Development Institution (IIRDI) Award 2019 diberikan oleh Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset dan Teknologi RI Ismunandar kepada Executive Director Dexa Laboratories Biomolecular Sciences PT Dexa Medica Dr. Raymond Tjandrawinata.

Keberhasilan Dexa Medica meraih IIRDI Award 2019 karena dinilai konsisten melakukan kegiatan penelitian dan pengembangan, memanfaatkan dan mengembangkan hasil-hasil litbang dari lembaga litbang/perguruan tinggi, dan menghasilkan produk-produk inovatif melalui kegiatan litbang. Penghargaan IIRDI ini adalah yang kedua bagi Dexa Group setelah sebelumnya pada 2018 menerima penghargaan yang sama melalui DLBS PT. Dexa Medica. Redaksi JamuDigital.Com


Kolom Komentar
Berita Terkait

Copyright 2020. All Right Reserved. @ www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: