9 Mitos Seputar COVID-19
Tanggal Posting : Kamis, 29 Juli 2021 | 11:18
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 251 Kali
9 Mitos Seputar COVID-19
Mau tahu 9 mitos seputar COVID-19? Simak artikel dibawah ini ya!

JamuDigital.Com- MEDIA JAMU, NOMOR SATU. Masa pandemi COVID-19 ini banyak beredar informasi tentang makanan yang dapat mencegah atau menyembuhkan COVID-19. Makanan ini tidak serta merta mencegah COVID-19 namun tetap bermanfaat bagi kesehatan.

Setidaknya ada 9 mitos seputar COVID-19, tentang makanan yang mencegah COVID-19 yang sudah pernah beredar di masyarakat. Seperti dikutip dari infografis Instagram @dit.promkes, berikut ini 9 mitos seputar COVID-19:

Teh herbal dapat mencegah atau menyembuhkan COVID-19. Tidak ada bukti yang mendukung penggunana the herbal untuk mencegah atau menyembuhkan COVID-19.

Mengonsumsi probiotik dapat mencegah COVID-19. Probiotik adalah mikroorganisme hidup yang umumnya ditambahkan ke makanan atau digunakan sebagai suplemen makanan untuk memberikan manfaat kesehatan. Belum ada bukti yang mendukung penggunaan probiotik untuk membantu mencegah atau menyembuhkan COVID-19.

Makan jahe dapat mencegah COVID-19. Tidak ada bukti bahwa makan jahe telah melindungi seseorang dari COVID-19. Namun, jahe adalah makanan yang mungkin memiliki beberapa sifat antimikroba dan antiinflamasi.

Makan bawang putih dapat mencegah COVID-19. Tidak ada bukti bahwa makan bawang putih telah melindungi orang dari COVID-19.

Menambahkan cabai pada sup atau makanan dapat mencegah atau menyembuhkan COVID-19. Tidak ada bukti bahwa menambahkan cabai ke makanan dapat mencegah atau menyembuhkan COVID-19.

Racikan air kelapa muda, jeruk nipis, garam, dan madu dapat membunuh virus COVID-19. Klaim tersebut terbukti secara medis, bahkan dapat menimbulkan efek samping bagi orang-orang yang memiliki masalah lambung.

Berkumur dengan air garam dan minum air hangat dapat membunuh virus corona. Belum ada bukti ilmiah bahwa kandungan natrium yang terdapat dalam air garam dapat menangkal virus penyebab COVID-19.

Campuran air panas dan lemon membunuh virus penyebab COVID-19. Tidak ada penelitian yang dapat membuktikan bahwa campuran air panas dan lemon dapat mengobati COVID-19.

Mengonsumsi minuman panas dan menghirup uap panas dapat membunuh virus corona. Tidak ada hasil penelitian yang menemukan bahwa mengonsumsi panas dan menghirup uap panas dapat menangkal virus COVID-19.

Mari saring sebelum sharing informasi yang Anda dapatkan. Periksa hoaks dengan cara berikut: Khusus hoaks terkait COVID-19: covid19.go.id/p/hoax-buster dan s.id/infovaksin. Kemkominfo: komin.fo/inihoaks. Mafindo: turnbackhoax.id Cek fakta: cekfakta.com Chatbot WhatsApp Mafindo: 085921600500 dan Cek Fakta Liputan6: 08119787670.

Tetap sehat selama pandemi dengan rajin beraktivitas fisik, makan-makanan bergizi, konsumsi buah dan sayur, perbanyak minum air putih, dan selalu terapkan protokol kesehatan. (Sumber: Infografis Instagram @dit.promkes). Redaksi JamuDigital.Com


Kolom Komentar
Berita Terkait

JAMU DIGITAL: MEDIA JAMU NOMOR SATU

Tentang Kami

@ Copyright 2021. All Right Reserved.  www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: