![]() |
| Sesuai arahan dari Direktorat Jenderal Kebudayaan, ranah dari UNESCO adalah ranah budaya, sehingga penelitian dilakukan pada komunitas Jamu gendong di Jakarta, Jateng, Yogyakarta dan Jatim. |
JamuDigital.Com- MEDIA JAMU, NOMOR SATU. Selangkah lagi Jamu akan diakui Dunia sebagai Warisan Budaya Dunia dari Indonesia. Ditengah pandemi COVID-19 ini, peluang Jamu untuk mendapat pengakuan dunia sebagai warisan budaya asli Indonesia dari Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan (UNESCO) semoga segera terwujud.
Serangkain persyaratan dan tahap telah dilakukan, dan untuk itu tetap terus diperlukan dukungan berbagai pihak terkait untuk mensupportnya.
Demikain antara lain dikemukakan oleh Dwi Ranny Pertiwi Zarman, Ketua GP. Jamu pada saat Public Hearing sekaligus presentasi Proses Nominasi Budaya Sehat Jamu sebagai Warisan Budaya Tak Benda Dunia UNESCO Tahun 2022, pada Kamis, 20 Januari 2022.
"Saya ucapan terimakasih atas atensi yang luar biasa dari para pegiat dan pelestari jamu Indonesia untuk dapat ikut serta pada acara hari ini," ungkap Dwi Ranny dalam sambutannya.
Acara hari ini, lanjit dia, menunjukkan keseriusan GP. Jamu untuk memberikan yang terbaik dalam upaya Nominasi UNESCO. Alhamdulillah GP. Jamu mendapat support yang luar biasa. Tim dipimpin langsung oleh Bapak Jony Yuwono, Wakil Ketua GP. Jamu Bidang Inovasi dan Pendidikan.
Tim sudah bekerja sejak 1 September, dan keliling hingga 6 kota. , kami juga sangat berharap support, doa dan segala dukungan dari bapak dan ibu semua.
"Saya juga menyampaikan Permohonan maaf jika tidak terlalu banyak melibatkan industri indutri jamu karena sesuai arahan dari Direktorat Jenderal Kebudayaan, ranah dari UNESCO adalah ranah budaya, sehingga penelitian lebih dikedepankan pada komunitas komunitas jamu gendong yang ada di 4 wilayah di Jakarta, Jawa Tengah, DIY dan Jawa Timur," Dwi Ranny menambahkan.
Direktur Pemberdayaan Masyarakat dan Pelaku Usaha Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetika, Badan POM, Dra. Asih Liza Restanti, Apt., M.Kes. yang ikut hadir pada pertemuan ini menyambut gembira upaya yang dilakukan oleh GP. Jamu ini, dan memberikan dukungannya.
"Hal ini juga selaras dengan program Badan POM. Kami juga sedang menggalakkan program Jamu Goes to School dan Jamu Goes to Campus," ungkap Asih Liza Restanti. Redaksi JamuDigtal.Com








