![]() |
| Simak artikel dibawah ini, cara meramu Bawang Sebrang sebagai obat kanker. |
JamuDigital.Com- MEDIA JAMU, NOMOR SATU. Kanker adalah pertumbuhan abnormal sel yang cenderung berkembang tidak terkontrol dan dapat menyebar ke tempat lain (metastasis). Penyakit kanker diberi nama sesuai dengan tempat terjadinya.
Ada beberapa usaha yang dapat dilakukan untuk melawan penyakit kanker yaitu dengan operasi, radiasi, antibody monoclonal, dan kemoterapi. Terapi yang dilakukan biasanya menggunakan senyawa antikanker berdasarkan mekanisme kerjanya seperti metotreksat, vinkristin, vinblastin, fluorourasil, adriamisin dan sebagainya.
Namun saat ini, banyak orang yang akhirnya memilih alternatif lain dalam melawan kanker yaitu dengan obat herbal, salah satunya menggunakan Bawang Sabrang. Bawang Sabrang (Eleutherine A. bulbus) dibeberapa daerah dikenal dengan bawang kapal (Melayu), babawangan beureum, bawang sabrang, bawang siyem (Sunda), brambang sabrang, luluwan sapi, teki sabrang (Jawa).
- Berita Terkait: Rahasia Sains Islam Tumbuhan Obat
- Berita Terkait: OMAI Phalecarps, Obat Herbal Kanker Payudara
- Berita Terkait: Digitalisasi Jamu
Secara empiris Bawang Sabrang memiliki kegunaan diantaranya: demam, nifas, daun untuk mengobati mual, umbinya digunakan untuk sembelit, susah kencing, disentri, radang usus. Menurut tinjauan ilmiah pada tes in vivo, kelompok yang diberi fraksi etil asetat Eleutherine Americana bulbus menunjukkan kematian sebesar 16,67%, lebih kecil bila dibandingkan dengan kelompok kontrol (42,86%).
Demikian pula, pengamatan jumlah kanker yang timbul menunjukkan persentase tikus dengan kanker dan jumlah kanker adalah 33,33%, lebih kecil dibandingkan kelompok kontrol (85,71%). Fraksi etil asetat dari Eleutherine Americana bulbus dengan dosis 225 mg / kg bb menunjukkan efek pencegahan kanker.
Bahan-bahan: Bawang Sabrang 1 genggam. Cara pembuatan: Bawang Sabrang dicuci bersih lalu direbus sampai mendidih dengan air 2 gelas sampai menjadi 1 gelas. Cara pemakaian: Diminum 3 x sehari 1 gelas. (Sumber: Buku "Formularium Ramuan Etnomedisin Obat Tradisional Indonesia VOL 3 Badan POM" tahun 2013, Hal. 22-23). Redaksi JamuDigital.Com.









