Peluang Usaha Baru Berbasis Herbal
Tanggal Posting : Jumat, 10 Desember 2021 | 08:37
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 2758 Kali
Peluang Usaha Baru Berbasis Herbal
Para peserta ngobrol santai (Ngobras) KTNA Kecamatan Cilodong bersama Camat Cilodong, Supomo dan Direktur PT Global Jamu Indonesia, Karyanto pada Kamis, 9 Desember 2021B, di Kedai Kebun BBM, Depok.

JamuDigital.Com- MEDIA JAMU, NOMOR SATU. Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kecamatan Cilodong menggelar ngobrol santai (Ngobras). Acara ini merupakan kali pertama diadakan selama pandemi dimana para pelaku usaha khususnya dari KTNA Kecamatan Cilodong khususnya dan Kota Depok umumnya mengalami kesulitan ekonomi. Untuk itu, diadakan ngobras dengan menghadirkan narasumber dari anggota KTNA Kecamatan Cilodong yang memiliki produk olahan dari tanaman herbal.

Tujuannya menggagas ide dibidang pertanian yang mana belum maksimal dilakukan padahal memiliki nilai jual tinggi. Pengembangan produk pertanian khususnya tanaman herbal didunia masih 65 persen bahkan di Indonesia baru 1 persen. Oleh karena itu diadakan kegiatan ngobras agar dapat memberikan ide ke para anggota KTNA Kecamatan Cilodong dalam menciptakan peluang usaha baru.

Ketua KTNA Kota Depok, Tanti Guntari menjelaskan, sesuai dengan isi penjelasan dari Direktur PT Global Jamu Indonesia, Karyanto bahwasanya jika kita mau jualan sesuatu itu harus yang unik, jangan yang sudah umum dijual. Nah, berbahan dasar tanaman herbal, para pelaku usaha yang tergabung di KTNA Kota Depok bisa mengagas untuk berjualan tanaman herbal maupun produk olahannya. “Bukan hanya sekadar jualan saja, namun juga yang terpenting adalah branding,” ungkapnya.

Tanti menambahkan, acara ngobras ini diapreasiasi oleh Camat Cilodong, Supomo dan juga didukung oleh Anggota Dewan, Qurtiva. Dalam memasarkan produk yang diproduksi nanti, disini butuh penguatan branding.

Menggunakan marketing POAC yaitu Planning, Organizing, Actuating dan Controlling maka diharapkan para pelaku usaha bisa maksimal. Ngobras kali ini diikuti oleh 30 peserta yang nantinya setelah secara teori diberikan materi, selanjutnya bisa melihat langsung proses pembuatan dari produk berbahan tanaman herbal.

“Kegiatan ini dilaksanakan di Kedai Kebun BBM dimana saya juga menjual tanaman yang dilengkapi dengan kedai menjajakan makanan minuman hasil kebun,” tutupnya. (Sumber Berita: Koran Radar Depok, Ekonomi Bisnis, Jumat, 10 Desember 2021, Halaman 5). Redaksi JamuDigital.Com


Kolom Komentar
Berita Terkait

JAMU DIGITAL: MEDIA JAMU, NOMOR SATU

Tentang Kami

@ Copyright 2024. All Right Reserved.  www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: