Melkiades, Wakil Ketua Komisi IX DPR: Banyak Orang Melupakan Pengobatan Tradisional
Tanggal Posting : Minggu, 14 November 2021 | 08:06
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 1676 Kali
Melkiades, Wakil Ketua Komisi IX DPR: Banyak Orang Melupakan Pengobatan Tradisional
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI., Emanuel Melkiades Laka Lena (mengenakan masker kuning) sedang menyerahkan paket kepada warga Kecamatan Amfoang Tengah dan Amfoang Selatan, Sabtu 13 November 2021.

JamuDigital.Com- MEDIA JAMU, NOMOR SATU. Wakil Ketua Komisi IX DPR RI., Emanuel Melkiades Laka Lena melakukan kunjungan ke Kabupaten Kupang NTT. Kunjungan Melki berlangsung di dua tempat yakni Kecamatan Amfoang Tengah dan Amfoang Selatan, Sabtu 13 November 2021.

Bupati Kupang, Korinus Masneno, Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe Perwakilan Dirjen Kementerian Kesehatan RI, dan Anggota DPRD Kabupaten Kupang Oktovianus Laak dan unsur pemerintahan lainnya mendampingi Melkianus Laka Lena ke lokasi itu.

Melki sempat berdialog dengan warga terkait informasi dan edukasi tentang pentingnya vaksinasi untuk mencegah penularan COVID-19. Ia menyebut, banyak orang sering melupakan peran pengobatan tradisional dalam meningkatkan daya tahan tubuh.

Ketua DPD Partai Golkar NTT itu, menjelaskan pengobatan tradisional merupakan pengobatan atau perawatan dengan cara herbal yang mengacu pada pengalaman turun temurun. Pengobatan itu, menurutnya dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan norma yang berlaku dengan masyarakat.

"Peran pengobatan tradisional dimasa pandemi ini adalah salah satu upaya menangani covid dengan meningkatkan ketahanan tubuh," katanya.

Ia berharap dengan kegiatan ini juga bisa membantu mengidentifikasikan pengobatan tradisional agar membantu mengurangi resiko virus COVID-19.

Selain memyampaikan hal itu, Waket Komisi IX DPR RI ini, menyebut tahun 2023 mendatang ia akan berjuang agar dibangun RSU Pratama di Kecamatan Amfoang.

"Tugas saya, jika Bupati, Wakil Bupati dan Anggota DPRD Kabupaten Kupang membuka suara, kami akan berbuat sesuai dengan tugas kami agar bisa menjadi berkat bagi masyarakat," tegas dia.

Sementara itu, Bupati Kupang, Korinus Masneno menjelaskan sejak dua terakhir akibat COVID-19, setidaknya ada 2800 orang yang sudah terkonfirmasi, 75 orang meninggal dan 4 orang isoman.

"Bersyukur karena pada kondisi ini masyarakat tetap mentaati protokol kesehatan dan vaksinasi yang sudah mencapai 48% di Kabupaten Kupang," kata Masneno.

Mengenai pelaksanaan vaksin dengan persentase tersebut disebabkan karena daya jangkau transportasi dan adanya informasi tidak jelas yang diterima masyarakat yang menyebabkan banyak masyarakat enggan menerima vaksin.

Dia menegaskan, selain mendapat vaksin untuk menjaga diri dari virus COVID-19, masyarakat harus menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh dengan makanan dan minuman herbal yang dipercaya bisa meningkatkan daya tahan tubuh.

Kiranya, lanjut Masneno, dengan sosialisasi ini, Amfoang Tengah dan Amfoang Selatan mampu menjadi inisiator penerapan pengobatan tradisional berbasis masyarakat di Kabupaten Kupang.

"Pengalaman dan pemahaman yang diberikan oleh para ahli maupun praktisi dunia kesehatan, semoga semakin menumbuhkan semangat masyarakat untuk mengaktifkan kembali kebun tanaman obat dipekarangannya," jelasnya.

Masneno menyampaikan terima kasih kepada Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena karena sudah hadir dan membantu vaksinasi dari tahap I sebanyak 7100 dosis hingga tahap II sebesar 1000 dosis.

"Tetap sehat dan tetap ada untuk masyarakat Kabupaten Kupang. Tak lupa Terima kasih kepada Kementerian Kesehatan RI, semoga bisa menjadikan Kabupaten Kupang sebagai daerah yang sarana dan prasarananya memadai untuk menunjang terwujudnya standar pelayanan minimal bidang kesehatan," tambahnya. (Sumber Berita: https://kupang.tribunnews.com/2021/11/14/emanuel-melkiades-laka-lena-banyak-orang-melupakan-pengobatan-tradisional?page=2). Redaksi JamuDigital.Com


Kolom Komentar
Berita Terkait

JAMU DIGITAL: MEDIA JAMU, NOMOR SATU

Tentang Kami

@ Copyright 2024. All Right Reserved.  www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: