Khasiat Kayu Secang Melegakan Saluran Pernapasan
Tanggal Posting : Sabtu, 19 Juni 2021 | 08:06
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 347 Kali
Khasiat Kayu Secang Melegakan Saluran Pernapasan
Simak artikel dibawah ini, agar mengetahui khasiat Kayu Secang melegakan saluran pernapasan.

JamuDigital.Com- MEDIA JAMU, NOMOR SATU. Khasiat Kayu Secang sebagai salah satu obat tradisional sudah dikenal secara luas oleh masyarakat Indonesia. Kayu Secang (Caesalpiniae sappan L.) merupakan tumbuhan obat yang memiliki khasiat untuk melegakan saluran pernapasan.

Kayu Secang dibeberapa daerah dikenal dengan seupeung (Aceh), sepang (gayo), sopang (Batak), cacang (Minangkabau); Jawa: Secang (Sunda), kayu secang, soga jawa (Jawa), kaju secang (Madura); Nusa Tenggara: Cang (Bali), sepang (Sasak), supa, supang (Bima).

Kayu Secang merupakan habitus berupa semak atau pohon kecil, tinggi sampai 10 m. Ranting-ranting berlentisel dan berduri, bentuk duri bengkok, tersebar. Daun majemuk, panjang 25 - 40 cm, bersirip, panjang sirip 9-15 cm, setiap sirip mempunyai 10 - 20 pasang anak daun yang berhadapan. 

Anak daun tidak bertangkai, bentuk lonjong, pangkal hampir rompang, ujung bundar serta sisinya agak sejajar, panjang anak daun 10 - 25 mm, lebar 3-11 mm. Perbungaan berupa malai, terdapat di ujung, panjang malai 10 cm sampai 40 cm, panjang gagang bunga 15 - 20 cm, pinggir kelopak berambut. 

Panjang daun kelopak yang terbawah lebih kurang 10 mm, lebar lebih kurang 4 mm, empat daun kelopak lainnya panjang lebih kurang 7 mm, lebar lebih kurang 4 mm, tajuk memencar berwarna kuning, helaian bendera membundar bergaris tengah 4 - 6 mm. 

Empat helai daun tajuk lainnya juga membundar dan bergaris tengah lebih kurang 10 mm; panjang benang sari lebih kurang 15 mm, panjang putik lebih kurang 18 mm. Polong berwarna hitam, panjang 8 -10 cm, lebar 3 - 4 cm, berisi 3 -4 biji, panjang biji 15 -18 mm, lebar 8 -11 mm, tebal 5 - 7 mm.

Kayu Secang tumbuh di India, Malaysia dan Indonesia. Di Indonesia ditanam sebagai tanaman pagar atau tanaman pinggiran. Dapat ditanam pada berbagai macam tanah pada ketinggian 1000 mdpl. Tanaman dapat tumbuh di tempat yang agak kenaungan dan lebih baik bila di tempat terbuka.

Kayu Secang memiliki kandungan utama senyawa aktif berupa fenolik dengan struktur kimia berupa brazilin, kalkon, hematoksilin, protosapanin dan flavonoid. Kadar senyawa fenolik pada ekstrak Secang sangat tinggi yaitu 220,52 mM gallic acid equivalent/g. 

Menurut efek farmakologi, telah dilakukan uji aktivitas vasorelaksan ekstrak metanol dan senyawa murni (brazilin dan hematoksilin) Kayu Secang pada aorta tikus yang diisolasi. Hasil menunjukkan ekstrak metanol Kayu Secang dosis 10, 30 dan 100 ug/mL dapat merelaksasi reseptor agonis secara bermakna dan tergantung dosis pada cincin aorta tikus yang diinduksi fenilefrin loonM, tanpa mempengaruhi tekanan pembuluh darah.

Penyiapan dan Dosis: Kayu Secang 5 g, dipotong kecil-kecil, direbus dengan 2 gelas air selama 15 menit, setelah dingin disaring, kemudian diminum sehari dua kali sama banyak pagi dan sore. (Sumber: Buku “Acuan Sediaan Herbal Volume Enam Edisi Pertama”, Badan Pengawas Obat dan Makanan RI., Tahun 2011, Halaman: 45-47). Redaksi JamuDigital.Com


Kolom Komentar
Berita Terkait

JAMU DIGITAL: MEDIA JAMU NOMOR SATU

Tentang Kami

@ Copyright 2021. All Right Reserved.  www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: