Waspada. IDAI Siapkan Protokol Antisipasi Hepatitis Akut Meluas
Tanggal Posting : Minggu, 15 Mei 2022 | 05:04
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 124 Kali
Waspada. IDAI Siapkan Protokol Antisipasi Hepatitis Akut Meluas
Tata laksana di rumah sakit: Anak yang masuk kategori probable akan dirawat di ruang isolasi untuk mencegah penularan.

JamuDigitalCom- MEDIA JAMU, NOMOR SATU. Hepatitis Akut menjadi penyakit yang menyeruak penyebarannya ditengah pandemi COVID-19 yang mulai mereda. Semua elemen masyarakat harus peduli untuk melakukan pencegahan, karena penyakit ini telah merenggut banyak nyawa manusia.

Berbagai pihak terkait terus melakukan sejumlah Langkah untuk membatasi agar Hepatitis Akut ini tidak semakin meluas.

Sebut saja misalnya, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) juga mempersiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi merebaknya kasus hepatitis akut pada anak yang sampai saat ini belum diketahui penyebabnya.

IDAI sudah menyiapkan protokol. Kita siapkan dokter anak di seluruh Indonesia dan juga RS sudah disiapkan dari Kemenkes, dan juga sudah disiapkan sarana termasuk pemeriksaan laboratorium. Kita sudah siap menangani kasus ini.

Demikian dikemukakan oleh Ketua Unit Kerja Koordinasi Gastro Hepatologi IDAI, Muzal Kadim dalam konferensi pers yang diselenggarakan secara virtual pada 7 Mei 2022.

Muzal menyatakan, pihaknya telah membuat surat rekomendasi yang telah disebar ke dokter anak seluruh Indonesia untuk melakukan screening awal pada anak sebagai bagian dari tata laksana penyakit tersebut di RS, puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya.

"Jadi kalau ada kasus dengan ciri-ciri kuning, demam, sakit perut dan ada peningkatan enzim transaminase lebih dari 500 unit per liter dan pemeriksaan hepatitis A, B, C, D dan E negatif, ini dapat masuk probable karena belum diketahui penyebabnya apa," Muzal menambahkan.

Dalam tata laksana di rumah sakit sendiri, Muzal mengungkapkan bahwa anak yang masuk dalam kategori probable akan dirawat di ruang isolasi untuk mencegah penularan ke orang lain.

Selain itu, dilakukan tirah baring bagi anak yang telah memasuki fase akut. Kemudian, dokter akan melakukan monitoring perjalanan klinis dan pemeriksaan laboratorium terutama untuk PT/INR dan albumin.

Muzal melanjutkan, karena hingga saat ini hepatitis akut pada anak belum diketahui penyebab dan obatnya, maka anak akan mendapatkan pengobatan supportive. "Jadi nanti akan dipantau gula darah, elektrolitnya dipantau.

Semua pengobatan bersigat supportive agar tubuh bisa mengubati dirinya sendiri untuk melawan virus. Itu yang menjadi penting," lanjut Muzal.

Sampai saat ini, Muzal mengungkapkan peneliti di Indonesia maupun di berbagai negara belum mengetahui secara pasti apa penyebab dari penyakit hepatitis akut yang menyerang anak-anak ini.

Sejauh ini WHO menyebutkan bahwa hepatitis itu tidak berhubungan hepatitis A, B, C, D dan E. Infeksi virus hepatitis A, B, C, D dan E dan bukan disebabkan oleh penyakit lain seperti autoimun, obat-obatan, kelainan bawaan. Saat ini sedang dicari penyebabnya. (Sumber Berita: https://www.obatnews.com/healthy/pr-4463395563/idai-siapkan-protokol-antisipasi-meluasnya-hepatitis-akut). Redaksi JamuDigital.Com


Kolom Komentar
Berita Terkait

JAMU DIGITAL: MEDIA JAMU NOMOR SATU

Tentang Kami

@ Copyright 2022. All Right Reserved.  www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: