Training of Trainers Pemberdayaan Masyarakat Memanfaatkan Herbal
Tanggal Posting : Senin, 16 September 2019 | 09:07
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 295 Kali
Training of Trainers Pemberdayaan Masyarakat Memanfaatkan Herbal
Dr. Rianti Maharani, M.Si. bersama peserta Training of Trainers Pemanfaatan Herbal untuk Kesehatan Masyarakat dilaksanakan pada 24-28 Agustus 2019 di Soroako.

JamuDigital.Com - PIONER MEDIA ONLINE & MARKETPLACE JAMU INDONESIA. Pemanfaatan tanaman herbal untuk Upaya Kesehatan Masyarakat menjadi bagian Program Pengembangan Masyarakat (PPM) PT Vale Indonesia melalui Kemitraan Strategis bidang Kesehatan.

Dr. Rianti Maharani, M.Si, anggota Perhimpunan Dokter Herbal Medik Indonesia (PDHMI), yang juga Facilitators of Community, Empowerment Programs, Herb Organic Consultant menjelaskan pada 24-28 Agustus 2019 diadakan Training of Trainers Herbal oleh PT Vale Indonesia dengan peserta 33 orang terdiri dari kader herbal perwakilan dari puskemas sebanyak 8 orang, 2 orang perwakilan dari BPP Kecamatan Nuha, 5 orang perwakilan PKK Desa Nikel, 3 orang kader PKK Kelurahan Magani, 4 orang perwakilan Desa Soroako, dan 11 perwakilan KWT Mandiri Desa Tabarano.

Tujuan PT. Vale Indonesia mengadakan Program Pemberdayaan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) untuk meningatkan kemampuan para peserta dalam mengembangkan obat herbal. Semua peserta merupakan kader herbal binaan PTVI yang sudah diberikan pelatihan dan pendampingan selama 3 tahun terakhir ini.

"Metode belajar yang disampikan pada training ini adalah metode belajar orang dewasa (androgogi) yang mana bersifat partisipatoris, melibatkan keaktifan peserta selama proses belajar dengan lebih banyak melakukan simulasi dan diskusi," ungkap Rianti Maharani.

Training of Trainers (ToT) merupakan bentuk pelatihan yang melibatkan individu untuk mempersiapkan individu tersebut menjadi seorang trainer pada masa yang akan datang. Proses ini bertujuan untuk mengembangkan kapabilitas dan kapasitas individu kepada komunitasnya sebagai seorang profesional yang terampil.

Dalam hal ini pelaksanaan ToT difokuskan kepada individu kader herbal yang telah melakukan tahapan Pertanian Sehat Ramah Lingkungan Berkelanjutan (PSRLB) selama proses pendampingan dari PTVI disemua lokasi binaan selama 3 tahun ini, yakni dimulai dari Ds. Soroako, Ds. Nikel, Ds.Tabarano, Kelurahan Magani, dan Puskesmas.

Proses pelaksanaan ToT dilakukan selama 5 hari bertempat di Gedung HRPD PTVI. ToT akan difasilitasi oleh 3 orang instruktur atau Trainer (konsultan ahli). Untuk sampai pada tahapan ToT, dilakukan terlebih duhulu assesment untuk melihat sejauh mana pengembangan oleh masing-masing anggota kelompok setelah diberikan pembinaan selama proses pendampingan dan dipilih berdasarkan kriteria yang ditentukan. Redaksi JamuDigital.Com.


Kolom Komentar
Berita Terkait

Copyright 2019. All Right Reserved. @ www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: