Para Juara Pada Bursa Hilirisasi Inovasi Herbal 2020
Tanggal Posting : Sabtu, 22 Februari 2020 | 08:33
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 1977 Kali
Para Juara Pada Bursa Hilirisasi Inovasi Herbal 2020
Bursa Hilirisasi Inovasi Herbal diharapkan rutin diselenggarakan setiap tahun untuk menstimuli para periset.

JamuDigital.Com- PIONER MEDIA ONLINE & MARKETPLACE JAMU INDONESIA. Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik Badan POM RI., Mayagustina Andarini menyerahkan sertifikat kepada para Juara Pada Bursa Hilirisasi Inovasi Herbal 2020- yang sudah dipilih oleh Tim Juri yang sangat kompeten di bidangnya- yang diketuai oleh Prof. Suwijiyo Pramono, Apt. dari Fakultas Farmasi UGM, Yogyakarta, pada Kamis, 20 Februari 2020 di Balai Kartini, Jakarta.

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Badan POM, Penny K. Lukito pada Rabu, 19 Februari 2020, meliputi seminar ilmiah, panggung edukasi, dan pameran penelitian. Pada event ini, Badan POM juga menyelenggarakan kompetisi penelitian, dengan kategori penelitian paling berpotensi, peneliti muda berpotensi, booth favorit pilihan pengunjung, serta poster terbaik.

Kegiatan yang diselenggarakan Badan POM ini, ditujukan untuk menjadi wadah bagi para akademisi dan peneliti untuk menginformasikan serta mempromosikan hasil penelitiannya di bidang herbal kepada pelaku usaha dan masyarakat.

Berita Terkait: Badan POM, Meningkatkan Daya Saing Obat Herbal dan Alternatif Pengobatan Formal

Kompetensi penelitian Bursa Hilirisasi Inovasi Herbal Indonesia 2020 paling berpotensi diikuti oleh 75 judul penelitian. Kriteria penilaian penelitian paling berpotensi yaitu kesesuaian riset yang dilakukan untuk menghasilkan inovasi yang sesuai regulasi, kemutakhiran teknologi yang digunakan dalam inovasi, kebaruan inovasi, dan tingkat kesiapterapan inovasi. Hasil penilaian dari Tim Juri adalah sebagai berikut:

Juara Penelitian Paling Berpotensi
Juara Pertama: Universitas Sumatera Utara dengan judul penelitian Ekstrak Air Nanopartikel Daun Ekor Naga (Rhaphidophora pinnata (L.F) Schott) Berkhasiat Sebagai Antinefrolitiasis dan Diuretik.

Juara Kedua: Institut Teknologi Bandung dengan judul penelitian Efektivitas Pegagan (Cantella asiatica), Aktivitas Fisik, dan Kombinasinya dalam Penanganan Demensia.

Juara Ketiga: Universitas Andalas Padang dengan judul penelitian adalah Produksi Isolat Kandungan Kimia Utama Tumbuhan Obat Tradisional Indonesia untuk Senyawa Pembanding Farmakope Herbal Indonesia.

Juara Peneliti Muda Berpotensi
Peneliti muda paling berpotensi yaitu Andzar Fikranus Shofa, M. Farm. dari Stikes Prima Indonesia Bekasi.

Pemenang Booth Favorit
Pemenang booth favorit yang dipilih oleh pengunjung yaitu: Poltekes Kemenkes Jakarta 2, STIKES Bani Saleh, Universitas Sanata Dharma, Universitas Muhammadiyah Kudus, Universitas Pancasila, dan Universitas Buana Perjuangan Karawang.

Dr.Endang

Retno

Rutin Diselenggarakan Setiap Tahun
Kegiatan seperti ini, harusnya dilaksanakan secara rutin. Sebagai ajang berbagi informasi dan promosi tentang serba-serbi herbal Indonesia, sebagaimana diungkapkan oleh salah satu peserta Bursa Hilirisasi Inovasi Herbal Indonesia 2020.

Ajang ini dapat mempertemukan para periset dengan hasil riset unggulannya kepada berbagai pihak yang akan memproduksi hasil riset tersebut, sehingga dapat menghasilkan produk-produk herbal unggulan karena diriset oleh berbagai lembaga yang pasti diantara hasil riset-riset tersebut memiliki nilai tambah yang tinggi, sebagai produk herbal. Redaksi JamuDigital.Com.


Kolom Komentar
Berita Terkait

JAMU DIGITAL: MEDIA JAMU NOMOR SATU

Tentang Kami

@ Copyright 2022. All Right Reserved.  www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: