Mengelola Keuangan Saat COVID-19
Tanggal Posting : Minggu, 10 Mei 2020 | 08:58
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 593 Kali
Mengelola Keuangan Saat COVID-19
Kiat mengelola keuangan yang efektif di tengah pandemi COVID-19. Foto: Infografis Kemenparekraf RI.

JamuDigital.Com -PIONER MEDIA ONLINE & MARKETPLACE JAMU INDONESIA. Tidak bisa dipungkiri bahwa kemunculan wabah COVID-19 telah mempengaruhi banyak aspek kehidupan, termasuk ekonomi. Beberapa perusahaan mulai merumahkan sejumlah pegawainya. Bahkan, ada beberapa di antaranya yang melakukan PHK. Situasi seperti ini, diperlukan kiat mengatur keuangan keluarga.

Tidak hanya bagi pegawai swasta, kiat mengatur keuangan juga akan sangat bermanfaat bagi siapa saja yang pendapatannya terganggu dengan adanya wabah COVID-19. Termasuk, pelaku usaha kecil yang omzetnya terdampak pandemi COVID-19. Di saat seperti ini, apapun jenis profesi dan usaha pasti akan terganggu.

Berita Terkait: Tips Berbelanja Di Pasar Tradisional Saat Pandemi COVID-19

Padahal, apapun yang terjadi, berbagai kebutuhan pokok tetap harus dipenuhi. Artinya, mau tidak mau masyarakat harus cerdik dalam mengatur keuangannya. Agar lebih mudah, kalian bisa mengikuti tips mengatur keuangan. Berikut ini beberapa tips-tips mengatur keuangan selama wabah COVID-19:

1. Tidak Melakukan Panic Buying
Kehadiran COVID-19 membuat masyarakat panik. Akibatnya sejumlah masyarakat berbondong-bondong menyerbu pusat-pusat perbelanjaan lalu melakukan panic buying. Panic buying adalah kegiatan berbelanja langsung dalam jumlah banyak akibat panik.

Padahal, panic buying menjadi hal yang sebaiknya dihindari di saat ini. Sebab, panic buying justru bisa jadi menjebak kita membeli barang yang sebenarnya tidak betul-betul kita perlukan. Dampaknya, kita akan menjadi lebih boros karena membeli barang-barang yang sebenarnya tidak diperlukan.

2. Buat Anggaran Belanja Rutin
Tips mengatur keuangan selama pandemi COVID-19 kedua adalah dengan membuat anggaran belanja rutin. Selama berada di situasi pandemi COVID-19 seperti saat ini, pendapatan berkurang. Jadi, ada baiknya kalian membuat anggaran belanja rutin.

Anggaran belanja ini bisa dibuat per minggu atau per bulan, tergantung pada kebutuhan dan kebiasaan. Anggaran belanja rutin cukup berisi hal-hal yang pokok saja, seperti bahan makanan, listrik, gas, dan sebagainya. Dengan begitu, kalian hanya akan menggunakan uang untuk membeli barang-barang yang memang dibutuhkan.

3. Buat Skala Prioritas
Selain anggaran belanja, ada baiknya kalian juga membuat skala prioritas. Apa bedanya dengan anggaran belanja? Skala prioritas bisa kalian isi dengan barang-barang yang sebenarnya ada di luar kebutuhan pokok seperti buku, alat gambar, atau benda lain yang menurut kalian penting atau cukup penting.

Sama seperti anggaran belanja rutin, pembuatan skala prioritas ini akan sangat membantu kalian dalam menentukan kebutuhan mana yang mendesak dan perlu didahulukan dan mana yang bisa dipenuhi belakangan. Bahkan, dengan skala prioritas kalian juga bisa mengetahui barang yang sebenarnya memang tidak perlu dibeli selama masa pandemi COVID-19.

Jadi, dengan skala prioritas kalian akan lebih mudah untuk mengeliminasi barang di luar kebutuhan pokok yang perlu dibeli dan tidak. Dengan begitu, kondisi keuangan kalian akan lebih terkontrol.

4. Mempersiapkan Dana Darurat

Meski sedang dalam keadaan yang sulit, jangan pernah mengesampingkan anggaran dana darurat. Sebab, dana darurat memang penting untuk kesiapsiagaan jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Namun, di saat pendapatan tidak selancar biasanya seperti saat ini, tidak masalah jika anggaran ini dipangkas lebih kecil dari biasanya.

Apalagi di saat seperti ini ketika kesehatan menjadi hal yang paling penting. Anggaran dana darurat akan sangat bermanfaat untuk berjaga-jaga jika sewaktu-waktu kesehatan terganggu, lalu perlu membeli obat atau memeriksakan diri ke dokter.

5. Catat Setiap Pengeluaran

Tips keuangan di saat pandemi COVID-19 berikutnya adalah dengan mencatat setiap pengeluaran. Lakukan pencatatan untuk setiap pengeluaran yang sudah dilakukan, sekecil apapun itu. Sebaiknya, pencatatan ini dilakukan secara rutin setiap hari.

Tidak berhenti di pencatatan saja, sebaiknya kalian juga melakukan evaluasi, apakah pengeluaran sudah sesuai dengan anggaran yang sudah direncanakan sebelumnya atau belum. Dari kegiatan evaluasi pengeluaran ini kalian juga akan bisa menyimpulkan, anggaran atau pengeluaran mana saja yang bisa dipangkas untuk ke depannya.

6. Mencari Sumber Penghasilan Lain
Meski terdengar sulit, namun jika memungkinkan mulailah untuk mencari sumber penghasilan lain. Di saat seperti ini, kita tidak bisa hanya mengandalkan penghasilan saja.Keadaan yang mendesak seperti saat ini, terkadang bisa memaksa kita untuk berpikir lebih kreatif.

Jadi, mulai coba memikirkan usaha yang sekiranya bisa digunakan sebagai sumber penghasilan sampingan. Namun, tentunya usaha tidak bisa dijalankan dengan sembarangan. Banyak hal yang harus dipertimbangkan, mulai dari modal hingga potensi.

Itulah di antaranya tips-tips mengatur keuangan di masa pandemi COVID-19. Dengan mengikuti tips di atas, kondisi keuangan bisa lebih terkontrol. Selain itu, jangan lupa tetap berdoa semoga keadaan sulit ini bisa segera berlalu. (Sumber Berita: Infografis Kemenparekraf Republik Indonesia). Redaksi JamuDigital.Com.


Kolom Komentar
Berita Terkait

Copyright 2020. All Right Reserved. @ www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: