Prospek Jamu Era COVID-19
Tanggal Posting : Jumat, 5 Juni 2020 | 09:52
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 273 Kali
Prospek Jamu Era COVID-19
Webinar membahas Kesehatan Tradisional dan Prospek Jamu Indonesia Era COVID-19.

JamuDigital.Com- PIONER MEDIA ONLINE & MARKETPLACE JAMU INDONESIA. Kesehatan Tradisional dan Prospek Jamu Indonesia Era Pandemi COVID-19 menjadi topik bahasan webinar yang dilaksanakan INDOHCG pada Kamis, 4 Juni 2020.

Tiga Narasumber tampil pada webinar ini, dengan moderator adalah Prof. DR.dr. Agus Purwadianto, Sp.FM, Ketua PPKESTRAKI.

Webinar ini sebagai bagian dari upaya untuk mendorong kesehatan tradisional dan Jamu dapat berperan secara optimal pada saat pandemi COVID-19.  Narasumber yang tampil adalah:

  • Dr. dr. Ina Rosalina, Sp.A (K), M.Kes, MH.Kes, Direktur Pelayanan Kesehatan Tradisional, Kementerian Kesehatan RI. yang memaparkan tema "Kebijakan Pemanfaatan Obat Tradisional Di Era Pandemi Covid-19".
  • Yuli Widiyastuti, Balai Besar Litbang Tanaman Obat dan Obat Tradisional, Badan Litbang Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI. menyakikan tema "Potensi Tumbuhan Obat Indonesia Untuk Pengembangan Agent Antivirus".
  • Dwi Ranny Pertiwi Zarman, Ketua Umum GP. Jamu, dengan tema "Jamu di Era Pandemi COVID-19".

Dr. Ina Rosalina dalam presentasinya antara lain mengungkapkan prinsip pemanfaatan Obat Tradisional, yaitu sebagai berikut:

  • Mengacu kepada Kepentingan Terbaik Pasien yaitu Informed Consent
  • Pimpinan Fasyankes Berwenang Menetapkan Jenis OT yang akan Digunakan
  • Diutamakan sebagai promotif & preventif
  • Harus aman, berkhasiat, & bermutu
  • Menggunakan OT yang teregistrasi di BPOM
  • OT yang bersumber dari hewan harus memiliki sertifikat halal
  • Tidak boleh digunakan dalam keadaan kegawatdaruratan & keadaan yang potensial membahayakan jiwa

Berita Terkait: Uji Klinis Jamu kepada Pasien COVID-19 

Sedangkan Yuli Widiyastuti menjelaskan mekanisme antivirus Tanaman Obat. Bagaimana Potensi Biodiversitas Tumbuhan Obat Indonesia untuk Anti Virus?

  • Menghambat sistesis RNA dan bereaksi dengan membran virus
  • Merusak sebagian envelop virus
  • Menghambat replikasi dan anti-hemaglutinasi
  • Menghambat penetrasi virus pada sel melalui modulasi struktur permukaan virus
  • Memproduksi antibodi
  • Menghambat pertumbuhan virus, dan lain-lain.

Tanaman Obat yang telah dilakukan uji antiviral. Echinaceae purpurea, Phyllanthus urinaria, Rhamnus fragula, Rhamnus purshianus, Rheum officinale, Rhus javanica, Corydalis yanhusuo, Monotes africanus, Phaseolus vulgaris, Camellia chinensis.

Bagaimana tumbuhan obat Indonesia? Produk herbal dari Tanaman Obat Indonesia, yaitu: Drymaria cordata. Hasil Ristoja 2012, 2015 dan 2017. Tumbuhan Obat yang digunakan oleh Battra untuk pengobatan penyakit yang indikasinya akibat infeksi virus. Herpes: 40 spesies, HIV: 37 spesies, sakit kuning: 409 spesies, campak: 97 spesies, gondongenL 47 spesies, flu/masuk angina: 183 spesies.

Sementara itu, Dwi Ranny memaparkan beragam kegiatan GP. Jamu Pusat, GP. Jamu Daerah dan para Anggota GP. Jamu yang dengan kesadaran tinggi berpartisipasi dalam mendukung perawatan pasien COVID-19, memberikan donasi dalam bentuk produk Jamu, APD atau alat kesehatan lainnya yang sangat membantu para tim medis.  Berikut ini, antara lain berbagai partisipasinya:

  • GP. Jamu Menyalurkan Donasi Berupa Produk Produk Jamu dari Anggota GP. Jamu Lewat Jalur Kementrian Kesehatatan dan Dinas Kesehatan
  • GP. Jamu Menyalurkan Donasi Berupa Produk Produk Jamu dari Anggota GP. Jamu Lewat Jalur BPOM & Balai POM
  • GP. Jamu Menyalurkan Donasi Berupa Produk Produk Jamu dari Anggota GP. Jamu Lewat Jalur Satgas DPR RI.
  • GP. Jamu Menyalurkan Donasi Berupa Produk Produk Jamu dari Anggota GP. Jamu Lewat Jalur Gubernur
  • GP. Jamu Menyalurkan Donasi Berupa Produk Produk Jamu dari Anggota GP. Jamu Lewat Jalur Walikota Bekasi
  • GP. Jamu Menyalurkan Donasi Berupa Produk Produk jamu dari Anggota GP. Jamu Langsung Kemasyarakat. Redaksi JamuDigital.Com.


Kolom Komentar
Berita Terkait

Copyright 2020. All Right Reserved. @ www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: