Presiden Jokowi Luncurkan 55 Produk Inovasi COVID-19
Tanggal Posting : Rabu, 20 Mei 2020 | 15:28
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 246 Kali
Presiden Jokowi Luncurkan 55 Produk Inovasi COVID-19
Presiden Jokowi saat memberikan sambutan peluncuran 55 Produk Inovasi COVID-19

JamuDigital.Com- PIONER MEDIA ONLINE & MARKETPLACE JAMU INDONESIA. Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo meluncurkan 55 produk inovasi COVID-19 dari Konsorsium Riset dan Inovasi Covid-19 Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset Inovasi Nasional (Ristek/BRIN)- sebagai momentum kebangkitan ilmu pengetahuan dan teknologi Indonesia.

 "Ini momentum baru bagi kebangkitan bangsa, momentum baru kebangkitan sains dan teknologi kita khususnya bidang kesehatan," kata Jokowi saat peluncuran secara virtual, pada Rabu, 20 Mei 2020.

Jokowi optimistis dengan masa depan industri alat kesehatan dalam negeri. Ia mengatakan, inovasi-inovasi karya anak bangsa yang ada saat ini sudah terbukti bisa membantu dalam penangan virus korona (COVID-19).

Berita Terkait: DPR MENDORONG OMAI untuk Kemandirian Obat Nasional

Menristek/Kepala BRIN, Bambang PS Brodjonegoro menyampaikan peluncuran ini diharapkan jadi momentum menekan ketergantungan impor produk kesehatan. Untuk itu, diperlukan kolaborasi mulai dari kementerian, lembaga penelitian, perguruan tinggi, industri, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan swasta. "Nantinya industri alat kesehatan Indonesia bukan hanya tempat manufacturing, tetapi juga mampu menghasilkan produk inovasi," kata Bambang.

Konsorsium Riset dan Inovasi COVID-19 menggelar peringatan Hari Kebangkitan Nasional pada 20 Mei 2020 dengan mengadakan acara peluncuran sejumlah hasil inovasi berupa produk yang akan digunakan untuk penanganan pandemi virus corona, bertajuk "Kebangkitan Inovasi Indonesia"

Produk-produk itu hasil inovasi sejumlah lembaga riset, baik milik pemerintah, perguruan tinggi maupun industri dan swasta di Indonesia. "Selain 9 produk tersebut, terdapat berbagai produk inovasi Covid-19 karya anak Bangsa lainnya yang akan diluncurkan," demikian keterangan dalam unggahan akun twitter Kemenristek/BRIN.

Sembilan produk inovasi untuk penanganan Covid-19:

  • PCR Test Kit (alat tes PCR untuk diagnosa Covid-19)
  • Rapid Test Kit (alat tes cepat untuk deteksi awal Covid-19)
  • Ventilator karya BPPT, ITB, UI, UGM, PT Dharma, dan PT Poly Jaya
  • Produk Imunomodulator
  • Plasma Convalesence
  • Mobile Lab BSL-2
  • Artificial Intelligence untuk Deteksi Covid-19
  • Autonomous UVC Mobile Robot (AUMR)
  • Purifying Respirator.

Sambutan Presiden Joko Widodo

Bismillahirahmanirrahim. Assalamualaikum Wr. Wb. Selamat siang, salam sejahtera bagi kita semua. Yang saya hormati Bapak Wakil Presiden dan Bapak/Ibu yang hadir- yang saya hormati.

Saat ini dunia sedang beradu cepat dalam menangani wabah COVID-19. Dan kita harus menjawabnya dengan inovasi dan karya-karya nyata yang kongkrit. Dan ini adalah momentum baru bagi kebangkitan bangsa dan ini adalah momentum baru untuk bidang sains dan teknologi kita. Dan khususnya dibidang kesehatan.

Di hari kebangkitan nasional ini kita bisa merujuk kepada perjuangan dr. Tjipto Mangoen Koesoemo kala itu berjuang digarda terdepan untuk membasmi penyakit Pes yang yang saat itu sedang mewabah. Bapak/Ibu dan hadirin yang saya hormati, hari ini kita patut berbangga. Karena dari tangan-tangan anak-anak bangsa, kita mampu membuat karya-karya yang sangat dibutuhkan.

Kemarin saya sudah melihat sendiri, ada Rapid TesT yang waktu itu saya tanya bisa berproduksi berapa? Sudah kira-kira 100 ribu. Kalau sudah diproduksi sudah langsung jalan. PCR Test Kid juga sama saya tanya, sudah berproduksi, sudah uji, dan bisa juga berproduksi sama diatas 100 ribu. Kemudian ada Emergency Ventilator yang kemarin saya lihat, ada karya dari BPPT, ITB, UI, UGM, PT Darma, PT Poly Jaya, yang sudah mulai membuat ventilator dan siap produksinya.

Kemudian juga ada Mobile Biosafety Level 2 BSL-2 Laboratory ini juga sudah bisa kita kerjakan sendiri. Ada produk imunomodulator, ini juga sama bisa kita bikin sendiri. Ada juga Artificial Intelligence untuk Deteksi Covid-19, itu juga bisa kita kerjakan sendiri. Dari yang saya lihat kemarin, saya sangat optimis, bahwa hal-hal yang dulunya tidak pernah kita pikirkan dan kita hanya impor, sekarang ini kita bisa mandiri dan kita bisa produksi sendiri.

Dan lebih dari itu, kita juga harus mampu menghasilkan vaksin sendiri. Saya gembira Lembaga Eykman sudah mendapatkan data mengenai tujuh urutan Genom. Genom lengkap virus yang sangat berguna untuk pengembangan vaksin, dan saya juga senang komunitas peneliti terus bekerja untuk menemukan obat dan terapi bagi pengobatan Covid.

Karya-karya itu jangan hanya berhenti di laboratorium. Jangan juga hanya sebatas prototype saja, tetapi harus terus berlanjut dan harus bisa diproduksi secara massal untuk memenuhi kebutuhan domestic kita dan juga bisa kita ekspor ke mancan negara.

Untuk itu, kerjasama dan kolaborasi antara kekuatan anak bangsa harus diperkuat, lembaga-lembaga litbang, perguruan tinggi, dunia usaha, dunia industri, masyarakat semuanya harus bekerjasama membangun ini. Sudah saatnya dunia industri berani berinvestasi, sudah saatnya masyarakat juga mencintai produk dalam negeri.

Dan kita harus bangga dengan buatan Indonesia. Kita harus terus-menerus membangun ekosistem yang kondusif. Ekosistem bagi tumbuh kembangnya industri dan inovasi itulah yang kami inginkan. Dan juga mentallitas bangga terhadap produk dalam negeri. Dan saya rasa itu yang bisa saya sampaikan, pada saat ini dan dengan mengucap Bismillahirahmannirrahim saya luncurkan produk inovasi COVID-19 hari ini. Redaksi JamuDigital.Com


Kolom Komentar
Berita Terkait

Copyright 2020. All Right Reserved. @ www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: