Potensi Jamu Indonesia Dipresentasikan di Konferensi Internasional ICTCM di Malaysia
Tanggal Posting : Minggu, 4 Agustus 2019 | 22:03
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 414 Kali
Potensi Jamu Indonesia Dipresentasikan di Konferensi Internasional ICTCM di Malaysia
Dr. Inggrid Tania, M.Si. (Baju Merah) pada saat tampil di Konferensi Internasional ICTCM di Malaysia, 3-5 Agustus 2019.

JamuDigital.Com- PIONER MEDIA ONLINE JAMU INDONESIA. Serangkaian keunggulan dan potensi Jamu Indonesia terus digaungkan diajang internasional yang bergengsi, sebagai bagian dari upaya mengemukakan kajian ilmiah dan potensi Jamu Indonesia untuk menyehatkan masyarakat dunia.

Kepala Badan POM, Penny K. Lukito saat tampil diajang "The 27th Annual Meeting of International Congress on Nutrition and Integrative Medicine (ICNIM)" di Sapporo, Jepang, Minggu, pada 28 Juli 2019 mengungkapkan bahwa Badan POM telah menginisiasi pembentukan Satuan Tugas Nasional (Satgas) Percepatan Pengembangan dan Pemanfaatan Jamu dan Fitofarmaka yang terdiri dari lintas sektor terkait dan mendapat dukungan penuh dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan serta Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

"Pembentukan Satgas ini merupakan salah satu upaya perwujudan kebijakan hilirisasi untuk mendukung akses dan ketersediaan obat Nasional dan pada saatnya akan berperan dalam Jaminan Kesehatan Nasional," kata Penny K. Lukito dalam siaran pers yang dikirim kepada Redaksi JamuDigital.Com usai tampil di event internasional ICNIM di Jepang yang dihadiri oleh sekitar 400 orang peserta perwakilan dari 25 negara di dunia.

Kali ini, Dr. Inggrid Tania, M.Si. (Kandidat Doktor Filsafat Ilmu Pengobatan Tradisional Indonesia) tampil diajang internasional pula untuk menyajikan Potensi Jamu Indonesia pada "International Conference of Traditional and Complementary Medicine (ICTCM)" yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan Malaysia dan Universiti Tunku Abdul Rahman, di Malaysia, pada 3-5 Agustus 2019.

Kepada Redaksi JamuDigital.Com, usai mempresentasikan papernya berjudul "The Role of Jamu Gendong and Its Philosophy for Healthy Ageing" menjelaskan bahwa ICTCM tahun 2019 ini mengambil tema "Integrated Approach towards Healthy Ageing"- Pendekatan terintegrasi/menyeluruh menuju menua yang sehat). "Bagaimana peranan pengobatan tradisional dan pengobatan komplementer pada usia ynag menua tetap sehat," ungkap Inggrid Tania dari Malaysia pada Minggu malam, 4 Agustus 2019.

Rangkaian kegiatan ICTCM terdiri dari: Pembukaan oleh Menteri Kesehatan Malaysia, Sesi plenary, Sesi Lunch Talk, Sesi Diskusi Panel, Sesi Paralel Symposium dan Sesi Poster.

Inggrid Tania menambahkan bawa materi-materi yang dibahas sangat luas, diantaranya: materi kebijakan beberapa negara terkait kesehatan lansia yang mengintegrasikan pengobatan tradisional dan komplementer dengan pengobatan konvensional, Kebijakan asuransi, Mental wellness, Inkorporasi teknologi informasi dan kecerdasan buatan (misalnya robot akupunktur, dan lain-lain), Materi tentang Traditional Chinese Medicine, Ayurveda, Unani-tibb medicine, Siddha medicine, Traditional Malay Medicine, Traditional Thai Medicine, Jamu, Pijat Thailand, Urut Melayu, Fisioterapi, Yoga, Qi Gong, Chiropractic, Akupunktur, Bekam. "Semua materi diatas dikaitkan dengan tema menua yang sehat," ujar Inggrid Tania.

Suatu kehormatan bagi saya, lanjut Inggrid Tania, bagwa saya dapat presentasi poster bersama para profesor dan para peneliti senior dari berbagai negara, seperti dari Jepang, Turki, Saudi Arabia, Australia, Malaysia. "Saya satu-satunya dari Indonesia yang terpilih presentasi poster setelah melewati proses blind peer review terhadap abstrak saya," paparnya dengan gembira.

Setelah melalui blind peer review oleh Scientific Committee dari Kementerian Kesehatan Malaysia, abstrak Inggrid Tania, terpilih untuk poster presentasi bersama profesor dan peneliti senior dari Jepang, Turki, Arab Saudi, Australia, Malaysia, dengan poster presentasinya berjudul: "The Role of Jamu Gendong and Its Philosophy for Healthy Ageing" ("Peran Jamu Gendong dan Filosofinya untuk Menua yang Sehat").

Untuk Diskusi Panel, yang terpilih presentasi dari Indonesia adalah Prof. Agung Endro, Apt- Dekan Fakultas Farmasi UGM (Pengembangan Andrographis Paniculata menjadi Produk) dan Prof. Eni dari Teknologi Pertanian UGM (Khasiat Jamu Beras Kencur sebagai Anti-Oksidan).

Simak bahasan Dr. Inggrid Tania, M.Si. pada saat tampil diajang ICTCM di Malaysia hanya di JamuDigital.Com. Redaksi JamuDigital.Com.


Kolom Komentar
Berita Terkait

Copyright 2019. All Right Reserved. @ www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: