Kemenkes Sarankan Tiga Jenis Masker untuk Dipakai
Tanggal Posting : Kamis, 24 September 2020 | 06:01
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 239 Kali
Kemenkes Sarankan Tiga Jenis Masker untuk Dipakai
Ayo pakai masker, untuk kesehatan kita semua. Contoh masker yang dipakai untuk mencegah penularan COVID-19.

JamuDigital.Com- PIONER MEDIA ONLINE & MARKETPLACE JAMU INDONESIA. Masker menjadi salah satu cara mencegah penularan COVID-19 yang efektif. Namun tidak sembarangan masker bisa dipakai, tapi harus diperhatikan tingkat kerapatan pori-pori dan waktu pemakaian masker.

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, dr. Achmad Yurianto mengatakan Kementerian Kesehatan mengimbau masyarakat untuk memakai masker yang baik dan bahan yang benar. Dia menjelaskan ada tiga jenis masker yang direkomendasikan, yakni masker: N95, masker bedah, dan masker kain.

’’Saya sering mengatakan masker itu ada tiga, pertama masker N95, ini memang sudah standar yang tinggi karena dipakai petugas-petugas kesehatan yang langsung berhadapan dengan virus di laboratorium. Kemudian masker bedah yang biasa dipakai tenaga medis, dan ketiga masker kain,’’ katanya sebagaimana dimuat di website Kemenkes.

Berita Terkait: Dunia Terapkan New Normal Hadapi COVID-19 

Masker kain yang banyak dipakai masyarakat tidak boleh sembarangan dengan kain tipis seperti masker scuba dan buff. Penggunaan masker kain setidaknya dua lapis.

Lapisan kain bagian dalam masker dapat menyerap cairan dari mulut kita. Gunakan masker kain selama maksimal 3 jam setelah itu ganti dengan masker yang bersih.

’’Tidak ada masker buff atau masker scuba, karena begitu masker tersebut ditarik pori-porinya akan terbuka lebar. Masker tersebut tidak memenuhi syarat,’’

Seperti yang kita tahu, COVID-19 menyebar secara cepat melalui percikan droplet baik saat bersin maupun batuk. Memakai masker adalah salah satu cara efektif untuk menahan droplet tersebut menyebar.

Tingkat risiko penularan COVID-19 akan semakin menurun, apabila seseorang memakai masker. Tingkat resiko tersebut dibag kedalam empat tingkatan :

  • Pertama, apabila seseorang yang membawa virus tidak menggunakan masker dan melakukan kontak dekat dengan orang rentan maka kemungkinan penularan mencapai 100 %.
  • Kedua, orang yang sakit pakai masker, sementara kelompok rentan tidak memakai masker maka potensi penularan mencapai 70%,
  • Ketiga, orang sakit pakai masker, sementara orang sehat tidak pakai masker maka tingkat penularannya hanya 5 persen.
  • Keempat, jika keduanya pakai masker, maka potensi penularan hanya 1,5%. Redaksi JamuDigital.Com


Kolom Komentar
Berita Terkait

Copyright 2020. All Right Reserved. @ www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: