Sebagian Besar Pegawai Kemenkes Positif COVID-19 Sudah Sembuh
Tanggal Posting : Selasa, 22 September 2020 | 03:00
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 203 Kali
Sebagian Besar Pegawai Kemenkes Positif COVID-19 Sudah Sembuh
Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kemkes RI., dr. Achmad Yurianto: kebanyakan pegawai Kemkes yang positif COVID-19 tanpa gejala.

JamuDigital.Com-PIONER MEDIA ONLINE & MARKETPLACE JAMU INDONESIA. Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kementerian Kesehatan RI., dr. Achmad Yurianto mengatakan kebanyakan pegawai Kemenkes yang positif COVID-19 tanpa gejala. Saat ini, sebagian besar sudah sembuh.

"Sekarang yang masih kita suruh isolasi secara mandiri mungkin tidak sampai 10 orang. Selebihnya sudah sembuh dan sudah bekerja lagi,’’ jelas dr. Achmad Yurianto  pada Sabtu, 20 September 2020 sebagaimana yang dirilis di website Kemkes.

Penularan COVID-19 yang terjadi pada pegawai Kemenkes dapat saja terjadi di luar kantor, dr. Yuri menambahkan, bahwa  Kantor Kemenkes ada di Kuningan tetapi sebagain besar pegawainya diperbantukan di luar kantor, seperti Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), baik di Bandara Soekarno Hatta, mupun di Bandara Halim Perdana Kusuma.

Ada juga pegawai Kemenkes yang diperbantukan di RS Darurat Wisma Atlet menerima ribuan orang setiap hari untuk melakukan kontak tracing.

Mereka lah yang kemudian terpapar. SOP sudah dijalankan dengan baik, tetapi risiko pekerjaan luar biasa. Ada juga pegawai Kemenkes yang bekerja di laboratorium memang tidak pernah ketemu pasien, tetapi ketemu virusnya langsung.

’’Ini adalah penyakit menular yang faktor pembawa penyakitnya adalah orang. Gambaran akhir-akhir ini sudah semakin terlihat bahwa kasus-kasus yang terkonfirmasi positif dari pemeriksaan swab itu sebagian besar bahkan ada yang memperkirakan 80% tanpa gejala. Inilah yang jadi problem, karena mereka tidak sakit,’’ ucapnya

Petugas Lab yang harus memeriksa spesimen lebih dari 1.000 setiap harinya, risiko itu pasti ada. Ini bagian dari risiko yang sudah diprediksi.

’’Ini adalah risiko yang kita tanggung. Ini bukan tertular di kantor Kemenkes, di kantor Kementerian orangnya tinggal sedikit, karena berada di pos-pos terdepan melaksanakan penanganan COVID-19,’’ jelas dr. Yuri menambahkan.

Berita Terkait: Daftar Obat Modern Asli Indonesia

Terapkan SOP yang Ketat

Kemenkes menerapkan SOP yang sangat ketat, bagi pegawai yang boleh ditugaskan adalah mereka yang tidak memiliki komorbid. Sementara SOP di kantor Kemenkes diharuskan penyemprotan disinfekatan tiga kali dalam seminggu mencakup seluruh ruangan yang ada di kantor Kemenkes.

Tak hanya kantor, semua pegawai setelah melakukan tugas bergantian harus diswab, termasuk Menteri Kesehatan setelah melakukan kunjungan kerja ke daerah, begitu kembali ke kantor harus diswab.

’’Dengan swab yang banyak kita bisa temukan semua orang positif COVID-19, karena memang tujuan kami melakukan proteksi pada pegawai supaya mereka bisa terjaga betul kondisi fisiknya dan kinerjanya maksimal,’’ ucapnya.

Ia melanjutkan bahwa pegawai Kemenkes banyak yang bertempat tinggal di Jabodetabek, yang setiap hari berangkat dari rumahnya dengan menggunakan berbagai moda transportasi, sehingga risiko penularan dapat terjadi di mana saja.

Yuri menyebut pegawai Kemenkes yang positif COVID-19 penularannya tidak terjadi di kantor, bahkan ia menekankan bahwa sekarang tidak ada lagi disebutkan klaster perkantoran, tapi klaster Jabodetabek.

’’Kontak tracing yang kita lakukan terhadap semua pegawai Kemenkes yang positif COVID-19 itu, penularannya tidak terjadi di kantor. Sekarang ini tidak dapat lagi disebutkan klaster kantor, ini sudah klaster Jabodetabek,’’ tuturnya. Redaksi JamuDigital.Com


Kolom Komentar
Berita Terkait

Copyright 2020. All Right Reserved. @ www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: