Waspadai, Kasus Harian Indonesia Lewati 1.000 Kasus
Tanggal Posting : Senin, 17 Januari 2022 | 08:36
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 485 Kali
Waspadai, Kasus Harian Indonesia Lewati 1.000 Kasus
Waspadai, kasus Covid-19 di Indonesia mengalami tren peningkatan dan kasusnya menembus angka 1.000 kasus per hari

JamuDigital.Com- MEDIA JAMU, NOMOR SATU. Masyarakat perlu mewaspadai tren lonjakan kasus virus corona Covid-19 di Indonesia.  Pada Sabtu (15/1/2022), Indonesia melaporkan 1.054 kasus positif virus corona harian. Jumlah ini menjadi yang tertinggi sejak 3 bulan terakhir. 

Angka ini juga menjadi yang tertinggi sejak 13 Oktober 2021. Saat itu Indonesia melaporkan 1.233 kasus positif harian.  Selain itu, dari jumlah tersebut DKI Jakarta menyumbang angka positif terbanyak yaitu 720 kasus. 

Berikut artikel yang ditulis oleh Ahmad Naufal Dzulfaroh dan Editor Rizal Setyo Nugroho yang telah dipublikasikan di Kanal Kompas.com


Update corona global

Berdasarkan catatan Worldometer hingga Minggu (16/1/2022), berikut data terbaru kasus Covid-19 di dunia:

  • Kasus positif: 326.587.110
  • Kasus meninggal: 5.553.263
  • Pasien sembuh: 266.383.480
  • Kasus aktif: 54.650.367

Khusus untuk kasus aktif, rinciannya adalah 54.554.002 pasien (99,8 persen) dalam kondisi ringan, sementara 96.365 orang (0,2 persen) dalam kondisi kritis.

Update corona Indonesia

Berikut rincian kasus Covid-19 di Indonesia hingga Minggu:

  • Kasus infeksi: 4.270.794
  • Kasus meninggal: 144.167
  • Pasien sembuh: 4.118.165

Indonesia juga masih memiliki 8.463 kasus aktif Covid-19 yang tersebar di berbagai daerah.

Tiga kematian pertama akibat Omicron di Iran Kementerian kesehatan Iran melaporkan tiga kematian pertama negara itu akibat varian virus corona Omicron yang sangat menular pada Sabtu (15/1/2022).

"Jumlah pasien dengan Omicron di negara ini telah mencapai 1.162," kata juru bicara kementerian Mohammad Hashemi, dikutip dari Reuters. "Satu kematian telah dilaporkan karena Omicron di masing-masing kota Tabriz, Yazd dan Shahrekord, serta satu pasien sakit kritis dirawat di rumah sakit di Ahvaz," sambungnya.

Iran minggu ini mencabut pembatasan perjalanan darat ke dan dari negara-negara tetangga dan beberapa negara Eropa.

Akan tetapi, mereka tetap mempertahankan larangan kedatangan dari Inggris, Prancis dan delapan negara di Afrika Selatan karena kekhawatiran Omicron.

Iran telah menderita 132.044 kematian dalam lima gelombang infeksi COVID-19 sejak Februari 2020. Kematian telah turun dalam beberapa bulan terakhir dan mencapai 18 pada hari Sabtu, terendah dalam 22 bulan, menurut televisi pemerintah.

Lebih dari 53 juta penduduk Iran yang berjumlah sekitar 85 juta telah menerima dua dosis vaksin virus corona, dan 12,2 juta telah menerima tiga dosis. (Sumber Berita: https://www.kompas.com/tren/read/2022/01/16/110000065/update-corona-16-januari--waspadai-kasus-harian-indonesia-lewati-1.000?page=all#page2). Redaksi JamuDigital.Com


Kolom Komentar
Berita Terkait

JAMU DIGITAL: MEDIA JAMU NOMOR SATU

Tentang Kami

@ Copyright 2022. All Right Reserved.  www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: