WHO: Strategi Obat Tradisional 2014-2023
Tanggal Posting : Minggu, 14 Februari 2021 | 14:44
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 383 Kali
WHO: Strategi Obat Tradisional 2014-2023
Informasi dari laporan 129 negara dan sumber lain mendukung pengembangan strategi ini.

JamuDigital.Com- MEDIA JAMU, NOMOR SATU. Pengembangan Obat Tradisional di dunia telah mendapat perhatian dari WHO. Pada tahun 2013, WHO menerbitkan buku berjudul: WHO Traditional Medicine Strategy: 2014-2023. Mengingat pentingnya hal tersebut, JamuDigital.Com akan menerjemahkan secara serial.

Kata Pengantar. Selama proses persiapan strategi yang diperbarui ini semenjak dua tahun terakhir, versi draf dikirim untuk ditinjau dan dikomentari oleh Anggota Negara di seluruh enam wilayah WHO, 20 Pusat Kolaborasi WHO untuk Pengobatan Tradisional, 22 anggota Panel Penasihat Ahli Pengobatan Tradisional WHO, organisasi profesi global di bidang pengobatan tradisional, khususnya lima LSM yang telah membangun hubungan -hubungan resmi atau hubungan kerja dengan WHO, dan tiga badan PBB terkait- Organisasi Kekayaan Intelektual Dunia, Organisasi Perdagangan Dunia dan Organisasi Pangan dan Persatuan Pertanian Bangsa.

Itu juga mendapat keuntungan dari pengalaman dan keahlian mereka. Empat teknis Rapat kelompok kerja (TWG) dilakukan untuk merevisi draf tersebut. Diundang ahli dan perwakilan pemerintah dari enam wilayah WHO berpartisipasi dalam pertemuan TWG.

Penasihat Wilayah Bidang Pengobatan Tradisional di enam Wilayah WHO dan unit teknis atau departemen terkait di dalam WHO adalah bahan yang dikonsultasikan dan disediakan. Informasi dari laporan 129 negara dan sumber lain mendukung pengembangan strategi.

A. Burton, T. Falkenberg, M. Smith, Q. Zhang dan X. Zhang adalah anggota dari kelompok perumus. Mantan Direktur Departemen Kesehatan WHO Kebijakan Sistem dan Tenaga Kerja, T. Boerma dan W. Lerberghe, disediakanbimbingan dan masukan. Koordinator Tradisional dan Pelengkap Program Kedokteran, Q. Zhang, melakukan revisi dan penyuntingan. E. Asio dan Y. Maruyama memberikan dukungan kesekretariatan.

Pemerintah Republik Rakyat Cina dengan ramah menyediakan dana dukungan untuk pengembangan dokumen. Pemerintah Hong Kong SAR, Republik Rakyat Cina dan Pusat Kolaborasi WHO untuk Pengobatan Tradisional di Hong Kong disediakan secara teknis, finansial dan logistik dukungan untuk pertemuan tiga kelompok kerja, pengembangan dan pencetakan dokumen.

WHO mengucapkan terima kasih kepada semua pemerintah yang disebutkan di atas, institusi, organisasi dan tenaga ahli. Dr Margaret Chan, Director-General. Redaksi JamuDigital.Com


Kolom Komentar
Berita Terkait

JAMU DIGITAL, MEDIA JAMU NOMOR SATU

Tentang Kami

@ Copyright 2021. All Right Reserved.  www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: