Tokoh Jamu Nasional Akan Adakan Sarasehan Rencana Pembentukan Dewan Jamu Indonesia
Tanggal Posting : Rabu, 29 Juni 2022 | 21:27
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 246 Kali
Tokoh Jamu Nasional Akan Adakan Sarasehan Rencana Pembentukan Dewan Jamu Indonesia
Semoga JAMU sebagai Produk Farmasi Unggulan dan Utama di Indonesia dan Dunia Berbasis Efikasi, Keamanan, serta Filosofi Djampi-Oesodo.

JamuDigital.Com- MEDIA JAMU, NOMOR SATU. Dalam rangka rencana pembentukan Dewan Jamu Indonesia yang salah satu tujuannya menjadi fungsi koordinasi penta helix, Panitia Persiapan Pembentukan Dewan Jamu Indonesia akan mengadakan sarasehan.

Pada kesempatan tersebut akan diundang tokoh-tokoh Jamu Nasional untuk berdiskusi bersama tentang JAMU dan arah pengembangannya. Sarasehan tentang rencana pembentukan Dewan Jamu Indonesia ini akan diselenggarakan pada, Selasa, 5 Juli 2022.

Ke depan tantangan pengembangan Jamu, memang perlu disiapi dengan dinamika zaman, yang memerlukan transformasi terstruktur agar Jamu dapat menjadi keunggulan daya saing bangsa.

1.Draft TOR Saresahan Pembentukan Dewan Jamu Indonesia

Dalam Draft TOR (Draft Term of Reference) Dewan Jamu Indonesia, DEWAN JAMU INDONESIA ’DJAMOE (DJAMPI-OESODO),’ KECANGGIHAN BUDAYA DAN SPRITUALITAS BANGSA INDONESIA YANG TERSAINTIFIKASI, Pembangkit Kepercayaan Diri Bangsa, Budaya, Ekonomi, dan Politik Negara.

Disebutkan VISI Dewan Jamu Indonesia:

  • Terwujudnya ’JAMU’ Sebagai Produk Kesehatan Unggulan dan Utama di Indonesia dan Dunia Berbasis Efikasi, Keamanan, serta Filosofi Djampi-Oesodo’.
  • Terwujudnya ’JAMU’ yang Berbahan Alam Hayati Indonesia sebagai Sumber Pendapatan Masyarakat dan Negara yang Kompetitif dan Berkelanjutan.
  • Terwujudnya ’JAMU’ dengan Kecanggihan Filosofi dan Teknologinya Menjadi Pembangkit Kepercayaan Diri Bangsa, Budaya, Ekonomi, Dan Politik Negara.
  • Terwujudnya ’JAMU’ sebagai Warisan Budaya Leluhur yang Menyimpan Kekayaan Filosofi menjadikan Bangsa Indonesia PEMANGKU BUMI dan Pencipta Keadilan Sosial Dunia.

Adapun Misi Dewan Jamu Indonesia:

1. Fungsi koordinasi pentahelix

2. Pemetaan masalah terhambatnya perkembangan JAMU

3. Pemetaan JAMU di Seluruh Indonesia dan Pengembangannya

4. Pendirian Pusat Saintifikasi Jamu bekerjasama dengan BRIN

5. Saintifikasi Jamu bekerjasama dengan BRIN-PDHMI

6. Pembuatan Jurnal Saintifikasi JAMU sebagai wadah publikasi

7. Pelaksanaan Rutin International Jamu conference

8. Penguatan Industri, Perdagangan, dan Distribusi Jamu

9. Pembuatan eco-wisata Jamu

10. Pemilihan Putra-putri Jamu

11. Pembuatan Film-film sejarah jamu dengan skema popular

12. Pendirian Pusat Edukasi dan Museum Jamu

2.Latar Belakang Pembentukan Dewan Jamu Indonesia

DJAMOE tersusun dari kata ’DJAMPI’ ini adalah mantra atau obat atau teknik fisik  dan non fisik. ’OESODO’ adalah kesehatan. Dengan kata lain, ’DJAMOE’ merujuk kepada  doa, teknik fisik dan non fisik hingga molekul kimia bahan alam yang bertujuan untuk menjaga hingga meningkatan Kesehatan.

’DJAMOE’ yang merupakan warisan kekayaan budaya leluhur kita yang menunjukan betapa tingginya HUMAN ADVANCE TECHNOLOGY bangsa kita karena sudah menyadari untuk sehat tidak cukup pada level materi molekul kimia bahan alam (saat itu) dan molekul kimia obat sintetik (saat ini), namun juga perlu masuk ke dalam level energi (fisika) hingga level psikis yakni dimensi kesadaran.

Fakta dan bukti tentang ini sangat sering kita jumpai dikehidupan sehari-hari kita, seperti saat kita teringat tentang hal yang begitu menyedihkan atau juga yang begitu menyenangkan pada dimensi kesadaran, kemudian secara spontan mekanisme fisiologis tubuh kita seperti menghasilkan air mata, hidung berair, dan peningkatan detak jantung serta pernafasan.

Dari perkembangan ilmu saat ini, suatu kesadaran (consciousness) berasal dari level energi pada otak manusia, yang mana selanjutnya energi ini akan mengelola mekanisme fisiologis (biokimia) pada sel dan antar sel pada organ tubuh manusia, hasil penelitian ini dapat dilihat pada jurnal ilmiah ’Consciousness as a Physical Process Caused by the Organization of Energy in the Brain (Pepperell R. (2018). Frontiers in psychology, 9, 2091.

Bahkan pada tahun 1923, Prince Louis-Victor de Broglie pada doctoral thesisnya menyatakan (relativity and quantum mechanics into account to develop the proposal that all particles have a wavelength). Dapat kita dikatakan jika semua materi di dunia adalah kumpulan energi berupa gelombang yang bervariasi panjang dan intensitasnya, maka pertanyaannya dari mana asal gelombang tersebut atau dari mana asal kesadaran baik yang ada pada manusia maupun pada setiap materi di dunia yang pada ruang dan waktu ini tunduk pada satu kesadaran?

Sumber kesadaran (consciousness) Sejati telah menyusun fakta bahwa hanya ada satu hukum ruang dan waktu hingga saat ini, sehingga akhirnya membawa negara Indonesia  mencetuskan dasar negara pada sila pertama adalah KETUHANAN YANG MAHA ESA.

Kembalinya definisi obat berdasarkan filosofi DJAMPI OESODO dan KETUHANAN YANG MAHA ESA, memperluas definisi obat untuk kesehatan kepada level spiritual, psikis, energi, molekul kimia, hingga teknik fisik baik dengan alat kesehatan maupun non alat kesehatan seperti teknik pijat dengan tangan. Maka untuk sehat harus masuk dan mengatur pada keseluruhan dimensi/level tersebut.

Merujuk pada perkembangan ilmiah terkini dan nilai spritualitas pada sila pertama PANCASILA serta filosofi yang ada pada DJAMOE (JAMU) yang saat ini telah kita sadari menjadi salah satu wujud puncak kecanggihan budaya para leluhur kita yang wajib dilestarikan hingga jika bisa dikembangkan. Oleh karena itu tidak berlebihan jika melalui DJAMOE (JAMU) dapat diperolehnya KEBANGKITAN KEPERCAYAAN DIRI BANGSA, BUDAYA, EKONOMI, DAN POLITIK INDONESIA karena hingga saat ini Bangsa Indonesia selalu tergantung kepada Negara lain dalam hal perkembangan Ilmu, Teknologi,

Budaya, Kebijakan, Ekonomi, hingga Politik. Padahal secara Fakta yang bisa kita lihat pada filosofi DJAMOE yang merupakan budaya LELUHUR kita, sebenarnya kecanggihan Ilmu, Teknologi, Budaya, dan Spritualitas Bangsa Kita sudah mencapai pada PUNCAK perkembangan keilmuan dan teknologi.

Berangkat dari kesadaran kesempurnaan hanya milik-NYA, dengan kembalinya kita menggunakan BAHAN ALAM, ILMU, TEKNOLOGI dan BUDAYA INDONESIA yang dititipkan-NYA kepada kita maka kita bisa menunaikan tugas kita sebagai WAKIL PEMILIK KESADARAN SEJATI dalam menjadi PEMANGKU BUMI untuk menjadi JALAN KEMANFAATAN-NYA kepada seluruh alam semesta.

Mengutip dari petunjuk Tuhan pada Al-qur’an (mushaf) di Surah Al-Insyirah pada ayat 5 dan 6 yaitu ’SESUNGGUHNYA BERSAMA KESULITAN ADA KEMUDAHAN’, maka mungkin tidak berlebihan dengan adanya pandemi covid-19 ini memperjelas bahwa FARMASI INDONESIA saat ini belum mampu memaksimalkan pemanfaatan OBAT TRADISIONAL BERBAHAN ALAM INDONESIA dalam menghadapi pandemi covid-19 ini, dikarenakan pengatasan masalah covid-19 ini lebih dominan menggunakan obat-obat konvensional (obat sintetik) dari negara barat serta banjir impor obat, bahan baku obat, alat Kesehatan, dan vaksin khusus untuk penanganan covid.

Terlebih lagi saat kita melihat KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA, NOMOR HK.01.07/MENKES/5671/2021, TENTANG MANAJEMEN KLINIS TATA LAKSANA CORONA VIRUS DISEASE 2019 (COVID-19) DI FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN yang ditetapkan di Jakarta pada tanggal 19 Agustus 2021 hanya memberi ruang pemanfaatan yang begitu kecil untuk OBAT TRADISIONAL BERBAHAN ALAM INDONESIA.

Hingga tanggal 6 Maret 2022 (https://www.worldometers.info/coronavirus/), total kasus covid-19 di Indonesia 5,723,858 kasus, sementara angka kematian akibat kasus covid[1]19 adalah 149,918 kasus, dan angka kematian pada kasus baru akibat covid-19 adalah 0. Total populasi penduduk Indonesia adalah 277,070,139.

Sekarang bandingkan dengan Republik Rakyat Cina (RRC) yang juga negara sumber dari pandemic covid-19 ini, pada tanggal 6 Maret 2022 (https://www.worldometers.info/coronavirus/), total kasus covid-19 di RRC hanya 110,868 kasus, sementara angka kematian akibat kasus covid-19 adalah 4,636 kasus, dan angka kematian pada kasus baru akibat covid-19 adalah 0 (tidak ada). Total populasi penduduk RRC adalah 1,439,323,776.

Di RRC, Traditional Chinese medicine (TCM) telah digunakan secara komprehensif dalam pengobatan COVID-19. Jumlah total pasien COVID-19 yang dikonfirmasi yang dirawat dengan TCM telah mencapai 60.107 (yaitu 85% dari total kasus yang dilaporkan) di berbagai provinsi di Tiongkok hingga Februari 2020.

Dalam kasus yang dilaporkan oleh Tongji Hospital, Kota Wuhan, kasus keluarga pertama covid-19 mendapatkan perawatan menggunakan Traditional Chinese medicine (TCM), Shuanghuanglian oral liquid (SHL), karena keluarga dengan tiga pasien merespons pengobatan lain dengan buruk, termasuk IV IG, Antivirus, Antibiotik, senyawa deksametason. Gejala ketiga pasien teratasi setelah penggunaan Traditional Chinese medicine (TCM), Shuanghuanglian oral liquid (SHL), dan pulih dengan cepat tanpa efek samping yang berarti.

Indonesia diberkati sebagai salah satu negara dari tujuh negara "megadiversity" yang kaya akan keanekaragaman hayati, yang merupakan reservoir bagi bahan-bahan kimia yang potensial sebagai obat, bahan agrokimia, atau bahan baku industri. Indonesia yang beriklim tropis dengan temperatur tinggi dan lembab ditambah dengan tingginya intensitas matahari dan interaksi tumbuhan dengan serangga, memacu tumbuhan tersebut untuk menghasilkan senyawa-senyawa bahan alami yang potensial untuk umat manusia.

Pemanfaatan sumber daya hayati khususnya tumbuhan tropis Indonesia sebagai penghasil bahan-bahan kimia yang berguna belum dilakukan secara optimal untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan kesejahteraan rakyat Indonesia, salah satu yang sangat potensial dikembangkan adalah obat herbal berbasis bahan alam Indonesia. Obat tradisional di Indonesia sangat besar peranannya dalam pelayanan kesehatan masyarakat di Indonesia, sehingga obat tradisional sangat berpotensi untuk dikembangkan. Indonesia kaya akan tanaman obat-obatan, yang mana masih belum dimanfaatkan secara optimal untuk kesehatan.

Semoga melalui adanya DEWAN JAMU INDONESIA yang berfungsi koordinasi pentahelix dengan adanya perwakilan ex-officio dan individu dari Academy, Business, Community, Government, and Media hingga semua elemen yang bisa berperan pada pencapaian ’JAMU’ Sebagai Produk Farmasi Unggulan dan Utama di Indonesia dan Dunia Berbasis Efikasi, Keamanan, serta Filosofi Djampi-Oesodo’ hingga juga menjadi Pembangkit Kepercayaan Diri Bangsa, Ekonomi, Dan Politik Negara Indonesia.

Pihak pengundang Sarasehan: dr. Hardhi Pranata, Sp.S, Dwi Ranny Pertiwi Zarman, SE., MH, apt. Fajar Prasetya, Ph.D. Tokoh-Tokoh yang diundang untuk mengikuti Sarasehan:

  • Dr. Hj. B.R.A. Mooryati Soedibyo, S.S., M.Hum
  • Dr. Martha Tilaar
  • Putri Kuswisnuwardhani, M.B.A.
  • Irwan Hidayat.
  • Prof. Jaya Suprana.
  • Mayor Jenderal TNI (Purn.) dr. Daniel Tjen, Sp.N.
  • Prof. Dr. dr. Agus Purwadianto, DFM, SH, M.Si, SpF(K).
  • Dr. (C) Drs. Budiman Gunawan, Apt., MARS.
  • Tomas Hartono, Dipl.Ing.
  • Prof. Laode Rijai, M.Si.
  • apt. Drs. Victor S.Ringoringo, SE.
  • Prof. Dr. Suwijiyo Pramono, Apt.
  • Prof. Dr dr Nyoman Kertia SpPD-KR.
  • Prof. Dr. Subagus Wahyuono, M.Sc., Apt
  • Dr. Ir. Bayu Krisnamurthi, M.Si.
  • Prof. Dr. H. Sidik, Apt.
  • Dr.rer.nat., Apt. Chaidir Amin.
  • Prof. Dr. Drs. Achmad Syahrani, MS.
  • 19. Akhmad Saikhu, M.ScPH.
  • 20. Drs. Karyanto, M.M.

Semoga kelak, kehadiran Dewan Jamu Indonesia dapat menjadi salah satu penggerak pengembangan Jamu di era new normal. Redaksi JamuDigital.Com


Kolom Komentar
Berita Terkait

JAMU DIGITAL: MEDIA JAMU NOMOR SATU

Tentang Kami

@ Copyright 2022. All Right Reserved.  www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: