Terobosan Baru Badan POM, Program SIP YAKIN ASIK
Tanggal Posting : Minggu, 29 September 2019 | 23:00
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 695 Kali
Terobosan Baru Badan POM, Program SIP YAKIN ASIK
Tepy Usia, Direktur Standardisasi Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik Badan POM saat Sosialisasi Program SIP YAKIN ASIK pada 20 September 2019, di Badan POM, Jakarta.

JamuDigital.Com- PIONER MEDIA ONLINE & MARKETPLACE JAMU INDONESIA. Badan POM melakukan inovasi baru untuk mempercepat, mendukung pengembangan dan inovasi produk obat tradisional, suplemen kesehatan dan kosmetik melalui Program SIP YAKIN ASIK.

Program SIP YAKIN ASIK- singkatan Sistem Percepatan Layanan Kajian Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik. Tujuan program ini untuk mempercepat layanan kajian obat tradisional, suplemen kesehatan dan kosmetik.

Sebelum ada program ini, pengusaha yang melakukan permohonan kajian harus melakukan permohonan secara manual, yaitu datang ke Badan POM dengan membawa dokumen pendukung. Dengan program ini, memungkinkan pengusaha melakukan permohonan kajian dari mana saja secara online.

Demikian disampaikan Drs.Tepy Usia, Apt., M.Phil, Ph.D., Direktur Standardisasi Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik Badan POM kepada Redaksi JamuDigital.Com, pada Minggu, 29 September 2019, terkait pelaksanaan Sosialisasi Program SIP YAKIN ASIK yang telah dilakukan pada 20 September 2019, di Gedung C Badan POM, Jakarta.

Program SIP YAKIN ASIK dibangun dengan sistem layanan kajian secara elektronik yang komprehensif. Pemohon kajian tidak perlu lagi melakukan permohonan kajian dan penyerahan dokumen pendukung secara manual di Badan POM, tetapi dapat dilakukan secara online. Semua dokumen akan dapat di upload pada website dan hasil permohonan kajian juga akan dapat dilihat secara online.

Tepy Usia menjelaskan bahwa selain permohonan kajian, akan terdapat bank data yang berisi hasil-hasil penelitian maupun jurnal yang diperoleh dari lintas sector, serta juga berisi hasil-hasil kajian sebelumnya.

Dengan adanya bank data ini akan mempercepat proses pengkajian yang dilakukan oleh Badan POM, sehingga dengan adanya program terobosan SIP YAKIN ASIK ini, maka proses pengkajian akan lebih cepat, transparan dan akuntabel.

Percepatan layanan kajian ini tentunya akan sangat mendukung pengembangan inovasi dan kreativititas yang berkaitan dengan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik yang aman, bermanfaat dan bermutu. Dengan meningkatnya pengembangan inovasi dan kreatifitas maka tentunya akan meningkatkan pendapatan masyarakat serta dengan meningkatnya kualitas produk akan meningkatkan kesehatan masyarakat.

Tepy Usia

Keterangan Foto: Drs.Tepy Usia, Apt., M.Phil, Ph.D., Direktur Standardisasi Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik Badan POM saat Sosialisasi Program SIP YAKIN ASIK yang telah dilakukan pada 20 September 2019, di Gedung C Badan POM, Jakarta.

Program SIP YAKIN ASIK pada jangka panjang akan meningkatkan daya saing produk Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik Indonesia. Peningkatan iklim investasi, inovasi dan kreatifitas di bidang Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik; terbukanya lapangan kerja baru bagi masyarakat, pendapatan dan kesehatan masyarakat serta devisa negara Indonesia menjadi semakin meningkat.

Sosialisasi awal program SIP YAKIN ASIK dihadiri oleh pengusaha dan perwakilan asosiasi terkait seperti GP. Jamu (Gabungan Pengusaha Jamu dan Obat Tradisional Indonesia), APSKI (Asosiasi Pengusaha Suplemen Kesehatan Indonesia) dan PERKOSMI (Persatuan Perusahaan Kosmetika Indonesia).

Tepy Usia menambahkan bahwa tujuan utama program ini adalah untuk meningkatkan pelayanan publik dan pengembangan produk obat tradisional, suplemen kesehatan dan kosmetik, sehingga akan lebih optimal untuk mendukung program pemerintah dalam memberikan akses obat dan makanan yang aman, bermanfaat dan bermutu bagi masyarakat, serta meningkatkan daya saing produk obat tradisional, suplemen kesehatan dan kosmetik Indonesia secara global.

Indonesia sebagai negara yang kaya akan sumber daya alam berupa herbal harus dapat dimanfaatkan sebagai obat tradisional, suplemen kesehatan dan kosmetik yang berkualitas untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan perekonomian bangsa.

Ning Harmanto yang mewakili GP. Jamu berpendapat, "Saya sangat mendukung program yang luar biasa yakni SIP YAKIN ASIK, dan ini sangat membantu para industri dan GP. Jamu untuk bisa berkembang lebih baik. Banyak inovasi dan lebih kreatif lagi mengembangkan program-program Jamu di Indonesia".

Hal senada disampaikan oleh wakil PERKOSMI dan APSKI yag juga menyatakan dukungannya terhadap program SIP YAKIN ASIK, dan berharap dengan program ini, pelayanan kajian akan menjadi semakin cepat yang pada akhirnya akan berdampak pada semakin cepat pula produk sampai kemasyarakat, tentunya dengan mutu, keamanan serta manfaat produk yang teruji.

Program SIP YAKIN ASIK ini juga telah mendapat dukungan dari berbagai stakeholders seperti Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes), Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Badan Standardisasi Nasional (BSN), dan pada perkembangannya nanti diharapkan akan dapat bekerjasama dengan Universitas dan lintas sektor lainnya. Redaksi JamuDigital.Com.


Kolom Komentar
Berita Terkait

Copyright 2019. All Right Reserved. @ www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: