Stunting dan JKN Menjadi Tugas Utama Menkes, Terawan Agus Putranto
Tanggal Posting : Jumat, 25 Oktober 2019 | 06:38
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 1296 Kali
Stunting dan JKN Menjadi Tugas Utama Menkes, Terawan Agus Putranto
Menteri Kesehatan RI., Terawan Agus Putranto Sertijab dengan Nila Farid Moeloek di Kantor Kemenkes, Kamis malam, 24 Oktober 2019.

JamuDigital.Com- PIONER MEDIA ONLINE & MARKETPLACE JAMU INDONESIA. Menteri Kesehatan RI., Dr. Terawan Agus Putranto, Sp. Rad.(K) melakukan serah terima jabatan (Sertijab) dengan Prof. Dr. dr. Nila Farid Moeloek, Sp.M (K). di Kantor Kementerian Kesehatan, Kamis malam, 24 Oktober 2019.

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengamanatkan dua tugas utama yang harus diselesaikan dalam lima tahun ke depan. "Izinkan saya menyampaikan arahan dari Bapak Presiden, terkait tugas sebagai Menteri Kesehatan. Ada dua isu utama, yakni masalah stunting dan masalah JKN," ujar Terawan pada saat Acara Pisah Sambut Menteri Kesehatan tadi malam.

Presiden Joko Widodo telah mengumumkan menteri Kabinet Kerja periode 2019-2024, pada Rabu, 23 Oktober 2019, di Istana Kepresidenan, Jakarta. Untuk jabatan Menteri Kesehatan, Jokowi telah mengamanahkannya kepada dr. Terawan Agus Putranto.

Mulai tanggal 23 Oktober 2019, dr. Terawan telah resmi menjadi Menteri Kesehatan 2019-2024 dan memulai kerjanya di kantor Kementerian Kesehatan, Kuningan, Jakarta Selatan. Dokter yang memiliki nama lengkap Letjen TNI (Purn.) Dr. dr. Terawan Agus Putranto Sp.Rad (K) RI itu lahir di Sitisewu, Yogyakarta pada 5 Agustus 1964.

Sebelumnya ia menjabat sebagai Kepala Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto pada 2015. Ia merupakan dokter TNI Angkatan Darat lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada.

Tak hanya itu, dr. Terawan juga mengembangkan pengetahuan medisnya dengan mengambil Spesialis Radiologi di Universitas Airlangga (Unair), Surabaya. Ia menilai jumlah dokter spesialis radiologi di Indonesia belum banyak, hal tersebut yang mendorong dr. Terawan memilih spesialis radiologi.

Dr. Terawan merupakan mahasiswa S1 lulusan Fakultas Kedokteran UGM, Yogyakarta, S2 Fakultas Kedokteran Unair, Surabaya, dan S3 Fakultas Kedokteran Unhas, Makassar. Ia memiliki berbagai prestasi yang di antaranya Bintang Mahaputra Naraya, 2013, Hendropriyono Strategic Consulting (HSC), 2015, Anggota Akademi Ilmu Pengetahuan Yogyakarta (AIPYo), 2016, dan Achmad Bakrie Award Bidang Kedokteran, 2017.

Menteri Kesehatan sebelumnya, Nila Moeloek, berharap kepada Menteri Kesehatan selanjutnya agar dapat meneruskan Program Pembangunan Kesehatan, di antaranya Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PISPK), pengendalian stunting dan penyakit tidak menular, serta imunisasi.

Program pembangunan kesahatan lainnya telah tercantum dalam Rencana Strategis Kemenkes 2020-2024. Rencana Strategis Kemenkes dirancang untuk memenuhi kebutuhan pelayanan dasar berupa kesehatan bagi masyarakat Indonesia. Pemenuhan pelayanan dasar itu tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.

’’Masih ada masalah kesehatan yang menjadi prioritas dalam RPJMN itu dan harus diselesaikan melalui Renstra Kemenkes,’’ kata Nila pada Workshop Penyusunan Renstra Kemenkes 2020-2024, di Bogor, beberapa waktu lalu.

Nila beserta seluruh pegawai Kementerian Kesehatan menyampaikan selamat kepada dr. Terawan. Diharapkan kualitas kesehatan bangsa Indonesia terus meningkat. Sumber Berita: Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI. dan Media Online Nasional. Redaksi JamuDigital.Com.


Kolom Komentar
Berita Terkait

JAMU DIGITAL: MEDIA JAMU NOMOR SATU

Tentang Kami

@ Copyright 2021. All Right Reserved.  www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: