Sinergi Kogartap, PPUIN, GP. Jamu Jabar, IAI Jabar Menyehatkan Masyarakat
Tanggal Posting : Sabtu, 14 Desember 2019 | 06:54
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 302 Kali
Sinergi Kogartap, PPUIN, GP. Jamu Jabar, IAI Jabar Menyehatkan Masyarakat
Marsekal Drs. Embu Agapitus, M.Si memberikan cinderamata kepada Ketua Dewan Pengawas PPUIN, Erna Setiyawati, S.E., S.Ag.,Kes., di Bandung, 13 Desember 2019.

JamuDigital.Com-PIONER MEDIA ONLINE & MARKETPLACE JAMU INDONESIA.  Pekan Bakti Garnisun ke-1 Kogartap II bersama PPUIN, GP Jamu dan IAI Jabar diselenggarakan di Lembaga Pendidikan Taruna Nusantara Indonesia, Desa Cisomang Barat, Kec. Cikalong Wetan, Kab. Bandung Barat, Jum’at 13 Desember 2019.

Marsekal Pertama TNI Drs. Embu Agapitus, M.Si (Han), dalam sambutannya memperkenalkan dan mensosialisasikan Komando Garnisun Tetap II Bandung. Komando Garnisun Tetap II Bandung terdiri dari 3 wilayah, diantaranya: Kogartab I yang berkedudukan di Jakarta, Kogartab II yang berkedudukan di Bandung dan Kogartab III yang berkedudukan di Surabaya.

"Fungsi dan tugas Kogartab II Bandung yang pertama adalah penegakan hukum disiplin dan tata tertib prajurit TNI dibawah teritori. Kedua sebagai keprotokolan negara dalam menerima kunjungan kepresidenan di wilayah Jawa Barat. Ketiga sebagai pengamanan khusus bagi tamu-tamu khusus VIP Kogartab II Bandung. Keempat berfungsi sebagai pemakaman bagi purnawirawan atau prajurit TNI yang meninggal dunia," jelasnya.

Pimpinan Lembaga Kursus dan Pelatihan Daun Mas Media Husada, Erna Setiyawati S.E., S.Ag.,Kes., yang juga sebagai Ketua Dewan Pengawas PPUIN menjelaskan kepada Redaksi  JamuDigital.Com bahwa kegiatan ini diselenggarakan oleh Kogartap II, Bandung dalam rangka ulang tahun hari bakti yang kemudian diadakan acara Bakti Sosial. Seperti yang  disampaikan Kasgar bahwa pengobatan tradisional ini harus tetap dijaga dan terus bersinergi", ujarnya.

"Kegiatan Bakti Sosial yang dilaksanakan ini diantaranya, sunatan masal, pengecetan mushola, perbaikan drainase, pembangunan MCK serta Pembuatan Sumur Bor. sedangkan kami fokus untuk pengobatan tradisional yang dikoordinasi oleh perkumpulan Paricara Usada Indonesia. Kami juga menggandeng GP. Jamu Jawa Barat dan Ikatan Apoteker Indonesia Provinsi Jawa Barat", imbuh Erna.

Erna Setiyawati menambahkan bahwa  pemeriksaan kesehatan ini dilakukan oleh Dokter yang dilanjutkan terapi pengobatan tradisional, lalu diberikan jamu dari Industri GP. Jamu Jabar oleh para apoteker", jelasnya.

"Selain pengobatan tradisional, kita juga memberikan penyuluhan kesehatan reproduksi bagi remaja, juga penyuluhan pemanfaatan tanaman obat, sekaligus memberikan edukasi dalam membuat taman obat keluarga", papar Erna Setiyawati.

Pada baksos ini, dilibatkan sebanyak 6 Apoteker, 50 terapis, untuk Dokter disiapkan oleh Tim Penyelenggara. Pengobatan tradisional yang disiapkan diantaranya: totok wajah, pijat tradisional, totok punggung, tusuk jarum, pengobatan bekam dan lain-lainnya.

"Tujuan kegiatan ini agar masyarakat mulai memahami bahwa pengobatan tradisional sangat besar manfaatnya, sekaligus memberikan edukasi tentang jamu yang aman untuk dikonsumsi yang tentunya harus kita jaga dan kita lestarikan",  Erna Setiyawati menegaskan. Redaksi JamuDigital.Com.

PPUIN Baksos

Keterangan Foto: Tim terapis PPUIN di acara Karya Bakti dan Bakti Sosial Garnisun ke-1 Kogartap II Bandung, Jumat, 13 Desember 2019.


Kolom Komentar
Berita Terkait

Copyright 2020. All Right Reserved. @ www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: