Selain Dimanfaatkan Kayunya, Daun Pohon Eboni Memiliki Khasiat Bagi Kesehatan Tubuh
Tanggal Posting : Kamis, 11 Januari 2024 | 09:17
Liputan : Redaksi JamuDigital.com - Dibaca : 181 Kali
Selain Dimanfaatkan Kayunya, Daun Pohon Eboni Memiliki Khasiat Bagi Kesehatan Tubuh
Suku Kaili Ija menggunakan daun Eboni dalam mengobati penyakit diabetes dengan cara merebus daun Eboni kemudian air rebusan diminum secara teratur.

JamuDigital.Com- MEDIA JAMU, NOMOR SATU. Pohon Eboni atau Pohon Kayu Hitam memiliki nama latin Diospyros celebica Bakh. Dinamakan kayu hitam karena pohon ini memiliki ciri khas dari kayu yang berwarna coklat gelap, kehitaman atau hitam dengan belang kemerahan.

Eboni banyak tumbuh secara alami di tanah Sulawesi sebagai tumbuhan endemik, salah satunya di Propinsi Sulawesi Tengah. Masyarakat Sulawesi Tengah menggunakan Eboni untuk diambil kayunya sebagai bahan bangunan dan perkakas rumah tangga seperti kursi dan meja.

Pengrajin kayu hitam di Kota Palu memodifikasi kayu hitam menjadi kerajinan tangan atau souvenir dalam berbagai bentuk seperti kipas, jam meja, jam dinding, ukiran dan patung yang dijual kepada para wisatawan sebagai oleh-oleh khas Kota Palu.

Selain dimanfaatkan sebagai kerajinan, daun Eboni juga memiliki beragam khasiat untuk kesehatan. Penggunaan daun Eboni sebagai sampel dalam penelitian Boritnaban ternyata didukung oleh studi etnobotani yang menyatakan bahwa daun Eboni dimanfaatkan oleh suku Kaili Ija yang bermukim di Desa Bora, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah.

Dikutip dari website Kanal Farmasi UGM, Akhmad Khumaidi, Mahasiswa Program Doktor Ilmu Farmasi Fakultas Farmasi UGM menulis, Suku Kaili Ija menggunakan daun Eboni dalam mengobati penyakit diabetes dengan cara merebus daun Eboni kemudian air rebusan diminum secara teratur.

Daun Eboni juga dimanfaatkan sebagai obat diabetes oleh suku Kaili Tara di Desa Binangga, Kecamatan Parigi Tengah, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah karena dipercaya dapat menurunkan kadar gula darah. Masyarakat suku Kaili Tara juga menggunakan daun Eboni sebagai obat sakit gigi dan bahan bangunan untuk rumah mereka.

Berdasarkan kajian etnobotani terhadap daun Eboni maka dilakukan pengujian supaya menghasilkan data ilmiah terkait aktivitas penurunan kadar glukosa dalam darah. Selain itu, pengalihan pemanfaatan dari serbuk kayu ke daun eboni dapat membantu pelestarian pohon Eboni dan mencegah kepunahannya karena terlalu banyak ditebang untuk diambil kayunya.

Daun Eboni yang dimaserasi dengan pelarut etanol memberikan hasil penapisan fitokimia berupa senyawa saponin, alkaloid, flavonoid, fenolik, serta senyawa tannin. Pengujian kadar glukosa darah terhadap hewan uji memberikan hasil yang positif yaitu mampu menurunkan kadar glukosa darah yang diinduksi aloksan dengan dosis efektif setara dengan glibenklamid 500 mg/kgBB.

Pemanfaatan daun Eboni sebagai obat gigi kemungkinan terkait dengan aktivitas antimikroba. Ekstrak air daun eboni yang dicampur dengan perak nitrat perbandingan 1: 9 dan diperlakukan sedemikian rupa sehingga menghasilkan senyawa nanopartikel perak dengan ukuran < 20 nm diujikan terhadap bakteri Escherichia coli NBRC 3301 dan Staphylococcus aureus NBRC 100910 menunjukkan aksi penghambatan terhadap kedua bakteri tersebut. Ukuran yang sangat kecil tersebut dapat menyebabkan nanopartikel perak berpenetrasi dengan mudah ke dalam membran sel mikroba. Redaksi JamuDigital.Com


Kolom Komentar
Berita Terkait

JAMU DIGITAL: MEDIA JAMU, NOMOR SATU

Tentang Kami

@ Copyright 2024. All Right Reserved.  www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: