Sambut HUT RI. 2019, Jamu diajukan sebagai Warisan Budaya Dunia ke UNESCO Tahun 2022
Tanggal Posting : Sabtu, 17 Agustus 2019 | 07:14
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 209 Kali
Sambut HUT RI. 2019, Jamu diajukan sebagai Warisan Budaya Dunia ke UNESCO Tahun 2022
Sidang Penetapan Jamu sebagai Warisan Budaya TakBenda Indonesia di Jakarta, pada 13-16 Agustus 2019.

JamuDigital.Com-PIONER MEDIA ONLINE & MARKETPLACE JAMU INDONESIA. Perlahan tetapi pasti, Jamu diharapkan dapat segera memperoleh pengakuan sebagai Warisan Budaya Dunia. Pada tahun 2022 Jamu akan diajukan ke UNESCO sebagai Warisan Budaya Dunia, untuk itu perlu dilakukan kajian-kajian untuk mendukung persyaratan yang diperlukan.

Kabar gembira menyeruak ditengah Peringatan Hari Kemerdekaan Tahun 2019 ke- 74 dengan tema "SDM Unggul lndonesia Maju", Jamu ditetapkan sebagai Warisan Budaya TakBenda (WBTb) pada sidang Sidang Penetapan Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia pada Selasa-Jum’at, 13-16 Agustus 2019 di Jakarta, atas usulan dari Provinsi Jawa Tengah. Merdeka...!

Penandatanganan Jamu sebagai WBTb Indonesia oleh Ditjen Kebudayaan Kemendikbud, Hilmar Farid, Kabid Pembinaan Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jateng, Agung Kristianto.

Tim Provinsi Jateng yang hadir pada sidang ini, didampingi oleh BPNB (Balai Pelestarian Nilai Budaya) Yogyakarta membawahi tiga Provinsi, yaitu DIY, Jateng dan Jatim.

"Penyerahan piagam penetapan Jamu sebagai WBTb akan diberikan oleh Dirjen Kebudayaan Kemendikbud kepada Gubernur Jawa Tengah pada Oktober 2019 dalam rangkaian acara Pekan Kebudayaan Nasional tanggal 7-12 Oktober 2019 di Istora Senayan Jakarta," kata Direktur Eksekutif GP. Jamu Jawa Tengah, Stefanus Handoyo Saputro kepada Redaksi JamuDigital.Com, Sabtu, 17 Agustus 2019.

Pada tahun 2020, lanjut Stefanus Handoyo, akan mulai dilakukan verifikasi tahap pertama untuk Jamu diajukan ke UNESCO, dan tahun 2021 dilakukan verifikasi tahap kedua, untuk itu Provinsi Jawa Tengah diminta mempersiapkan dokumen-dokumen yang mendapatkan persetujuan Gubernur Jateng. Dokumen-dokumen tersebut akan dikirim ke Kemendikbud dan selanjutnya diteruskan dan diajukan ke UNESCO.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Kebudayaan pada tahun 2019 ini telah menyelenggarakan Sidang Penetapan Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia Tahun 2019 pada Selasa-Jum’at, 13-16 Agustus 2019 di Jakarta.

Hal tersebut dilakukan dikarenakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Kebudayaan pada tahun 2019 ini telah menerima usulan dari berbagai Provinsi mengenai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) untuk ditetapkan Direktorat Jenderal Kebudayaan bersama Tim Ahli Waisan Budaya Takbenda telah melaksanakan tahapan pembahasan terhadap usulan tersebut.

Sesuai amanah Undang-Undang Pemajuan Kebudayaan dalam rangka perlindungan warisan budaya, Direktorat Jenderal Kebudayaan menyelenggarakan Sidang Penetapan WBTb Indonesia Tahun 2019.

Provinsi Jawa Tengah (Jateng) hadir pada Sidang Penetapan WBTb Indonesia Tahun 2019 ini, untuk salah satunya mengajukan Jamu sebagai Warisan Budaya Takbenda. Sebanyak 28 Provinsi mengajukan usulan dari masing-masing provinsinya.

Provinsi Jateng diwakili oleh Seksi Tradisi dan Sejarah Dinas Pendidikan dan Kebdayaan Jateng akan presentasi tentang WBTb, mencakup Jamu sebagai bahan usulan. Untuk memperkuat usulan tentang Jamu sebagai WBTb, pada Sidang Penetapan WBTb 2019 juga dihadiri oleh Direktur Eksekutif GP. Jamu Jawa Tengah, Stefanus Handoyo Saputro.

"Kehadiran wakil GP. Jamu diperlukan, jika pada sidang penetapan nanti ada pertanyaan-pertanyaan tentang Jamu, kami diperlukan untuk penguatan," ujar Stefanus Handoyo Saputro kepada Redaksi JamuDigital.Com disela-sela Sidang Penetapan WBTb 2019 di Jakarta.

Ide agar Jamu sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia dan Jamu sebagai Warisan Budaya dunia oleh UNESCO nantinya, adalah atas usulan Jaya Suprana kepada DPP GP. Jamu. Ternyata prosesnya harus melalui Kabupaten/Kota atau Provinsi. Untuk itu, DPP GP. Jamu menunjuk DPD GP. Jamu Jateng untuk mendaftarkan dan mengawal prosesnya. Redaksi Jamudigital.Com


Kolom Komentar
Berita Terkait

Copyright 2019. All Right Reserved. @ www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: