Resep Riyanto, Sukses Melejitkan Jamu Soman ke Pasar Dunia
Tanggal Posting : Jumat, 27 September 2019 | 06:23
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 326 Kali
Resep Riyanto, Sukses Melejitkan Jamu Soman ke Pasar Dunia
Presiden Direktur PT. Harvest Gorontalo Indonesia, Riyanto (Tengah) saat berbincang dengan Founder Jamu Digital, Karyanto, didampingi Direktur PT. Soman Internasional Indonesia, Djoko Rusdianto.

JamuDigital.Com- PIONER MEDIA ONLINE & MARKETPLACE JAMU INDONESIA. Jamu yang diproduksi di Gorontalo menembus pasar dunia! Ini tentu kabar gembira, ditengah persaingan perdagangan bebas lintas negara yang sangat ketat.

Menarik dan yang juga mengejutkan, selama ini ikon pabrik Jamu berada di Pulau Jawa. Tiba-tiba berita besar tersiar tentang Jamu Tetes Soman- yang pabriknya di Provinsi Gorontalo-Sulawesi Utara mendapat liputan berbagai media cetak dan elektronik pada akhir Agustus 2019 lalu, yang dikabarkan mampu menembus pasar China.

Kita semua tahu, China terkenal di dunia dengan tradisi TCM-nya (Traditional Chinese Medicne). Tentu tidak mudah dong bagi Jamu Indonesia masuk ke pasar China?

"Saya tidak pernah bermimpi dan mempunyai mimpi seperti ini, menjadi owner Jamu Tetes, dan kemudian menjadi salah satu produk yang dapat tembus ke pasar luar negeri," ujar Riyanto, Presiden Direktur PT Harvest Gorontalo Indonesia (HGI)- produsen Jamu Tetes Soman di Graha Soman, Jakarta pada Kamis, 26 September 2019, saat berbincang dengan Founder Jamu Digital, Karyanto.

Siang itu, Riyanto yang didampingi Djoko Rusdianto, Direktur Business Development, External Affairs & Corporate Secretary PT. Soman Internasional Indonesia- perusahaan yang memasarkan Jamu Tetes Soman, menjamu makan siang Founder Jamu Digital, Karyanto, sambil diskusi dan flash back- tentang liku-liku kisah Jamu Tetes Soman pada saat awal masuk pasar Indonesia, dan kemudian secara meyakinkan mampu menembus pasar global.

"Semua kalau saya ceritakan, tiga hari- tiga malam tidak akan habis-habis," gurau Riyanto sambil tersenyum. Tentu, ini saya juga bersyukur bertemu banyak orang yang memperhatikan produk nenek moyang kita. Semua ini tidak boleh kita tinggalkan, semua ini harus kita gali budaya kita. Budaya Jamu itu adalah budaya bangsa Indonesia, Riyanto mengingatkan.

Semangat Riyanto membawa Jamu ke pentas dunia, seiring dengan semangat Provinsi Gorontalo, semangat nasionalisme untuk Indonesia.

Dikutip dari laman situs resmi Pemerintahan Gorontalo (https://www.gorontaloprov.go.id/profil/sejarah), disebutkan bahwa: Sebelum kemerdekaan Republik Indonesia, rakyat Gorontalo dipelopori oleh H. Nani Wartabone berjuang dan merdeka pada tanggal 23 Januari 1942. Selama kurang lebih dua tahun, yaitu sampai tahun 1944- wilayah Gorontalo berdaulat dengan pemerintahan sendiri. Perjuangan patriotik ini menjadi tonggak kemerdekaan bangsa Indonesia dan memberi imbas dan inspirasi bagi wilayah sekitar, bahkan secara nasional. Oleh karena itu, H. Nani Wartabone dikukuhkan oleh Pemerintah RI. sebagai pahlawan perintis kemerdekaan.

Masyarakat Gorontalo mempunyai jiwa nasionalisme yang tinggi. Pada saat pergolakan PRRI Permesta di Sulawesi Utara, masyarakat wilayah Gorontalo dan sekitarnya berjuang untuk tetap menyatu dengan Negara Republik Indonesia.

Akar sejarah Provinsi Gorontalo, dan gelora semangat nasionalisme itu pula yang digunakan Riyanto untuk membawa produk kearifan lokal yang diproduksi di bumi Gorontalo itu, yaitu Jamu Tetes Soman melenggang ke pasar dunia dengan tahapan-tahapan yang terencana dan terukur.

Formula Unik, Jamu Soman
Apa resep Riyanto sehingga berani membawa produk jamunya masuk ke pasar global? "Formula Jamu Soman itu unik. Ini salah satu kuncinya, sehingga kami dapat masuk ke pasar internasional," Riyanto menjelaskan.

Keunggulan formulasi itulah yang menjadi daya tarik konsumen di dalam dan luar negeri. Formulasi Jamu Tetes Soman telah banyak memberikan manfaat kepada kesehatan masyarakat. Tentang 6 Fakta Soman dapat di baca di sini: https://www.somanindonesia.co.id/khasiat-soman

Kandungan Jamu Tetes Soman dapat di baca di sisi: https://www.somanindonesia.co.id/kandungan-soman

Djoko Rusdianto-yang duduk tidak jauh dari Riyanto menambahkan bahwa untuk masuk pasar global sangat diperlukan dukungan dari berbagai pihak terkait, sehingga proses pengurusan ijin ke negara tujuan ekspor dapat dipenuhi dengan cepat. "Dalam perdagangan global yang sangat ketat, dukungan regulasi dari pemerintah sangat dibutuhkan," urainya.

Milestones Harvest Gorontalo Indonesia dan Soman Indonesia

  • 2006. PT Harvest Gorontalo Indonesia pertama kali didirikan pada tahun 2006 berbadan hukum perseroan komanditer dengan nama CV Harvest Gorontalo Indonesia yang kemudian pada tahun 2012 berubah menjadi Perseroan Terbatas (PT).
  • Untuk memenuhi regulasi yang ditetapkan pemerintah perusahaan telah memiliki ijin Usaha Kecil Obat Tradisional (UKOT) yang tertuang dalam Keputusan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Nomor : 440/DINKES/279/I/2013 yang sekarang sementara proses menuju Industri Obat Tradisional (IOT). Sedangkan ijin edar Jamu SoMan terbit dari BPOM RI dengan nomor : POM TR. 083 677 661.
  • Sebagai jaminan kehalalan dalam proses produksi perusahaan telah memiliki Sertifikat Halal dengan nomor: 1813280613 yang diterbitkan oleh MUI Provinsi Gorontalo. Sedangkan Jaminan Mutu ISO 9001:2008 telah diraih melalui Badan Sertifikasi TuV Nord dengan nomor registrasi sertifikat: 16 00 L 14245.
  • PT Soman Indonesia: Perusahaan nasional yang membidangi pengadaan dan pemasaran produk kesehatan berbahan dasar herbal dari tanaman obat asli Indonesia. Kami memasarkan produk berkualitas yang diolah secara teknologi modern dan berstandar internasional. Seluruh produk dan proses pembuatan telah tersertifikasi.
  • 5 Februari 2009, PT Soman Indonesia bersinergi dengan PT Harvest Gorontalo Indonesia (HGI), produsen produk kesehatan, yang menempati pabrik seluas 7 hektar di Jalan Limboto Raya, KM 8 No. 88, Desa Pantungo, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Sulawesi Utara, Indonesia. HGI berperan sebagai produsen produk kesehatan, sedangkan Soman Indonesia sebagai distributor dan pemasar.
  • 2009. Awal berdiri, PT Soman Indonesia hanya terdiri dari 25 pegawai yang berkantor di Komplek Ruko Atap Merah Blok D2, Jalan Pecenongan No. 72, Jakarta Pusat, Indonesia.
  • 2009. Merilis Sozo Formula Manggata 1 (SoMaN) sebagai produk kesehatan berbahan dasar alami yang terbuat dari 24 ekstrak buah-buahan, sayuran, rempah, umbi manggata. Tiga tahun sebelumnya, HGI telah memformulasikan SoMan dengan komposisi sebanyak 18 ekstrak.
  • Menambah Komposisi SoMan dari 24 menjadi 28 ekstrak buah-buahan, sayuran, buah-buahan, rempah dan umbi manggata.Distribusi SoMan meliputi; Sulawesi, Kalimantan, Jawa Timur, Jawa Tengah, Bali, Nusa Tenggara Timur, dan Nusa Tenggara Barat. Pemasarannya dilakukan dengan cara menggandeng mitra lokal (stockis).
  • Melakukan riset dan pengembangan produk khususnya dalam memperbanyak komposisi dari 24 menjadi 34 ekstrak yang berbahan dasar tanaman obat asli Indonesia.
  • Terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pada akhir 2012. Memperoleh sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia Provinsi Gorontalo pada 17 Juni 2013.
  • Maret 2013. Riyanto, Direktur Utama PT Soman Indonesia, memperoleh penghargaan dalam acara Top 50 Leader Outstanding Achievment of The Year 2013 untuk kategori Top Quality Product Excellent Award.
  • Inovatif dalam menghasilkan produk yang berkualitas, unggul, dan kompetitif dengan memformulasikan SoMan sebagai jamu tetes yang terdiri dari 39 komposisi buah-buahan, sayuran, rempah dan umbi manggata
  • Agustus 2014. Terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk versi terbaru yang mengandung 39 ekstrak.
  • Desember 2014. Meraih sertifikat sistem manajemen ISO 9001: 2008 dari TUV NORD, laboratorium pengujian dan kalibrasi asal Jerman.
  • Seiring pertumbuhan bisnis perusahaan yang semakin kencang, Soman Indonesia melakukan rejuvinasi dalam bentuk perubahan logo (branding), identitas perusahaan dan produk, hingga penambahan jumlah karyawan.
  • Januari 2015. Ekspansi bisnis area diperluas ke Lampung, Bengkulu, Banten, dan DKI Jakarta.
  • 2015. PT Soman Indonesia menempati gedung baru di Graha Soman , Jalan Angkasa Raya No.35, Kelurahan Gunung Sahari, Kemayoran, 10610, Jakarta Pusat.
  • November 2017. Fasilitas Produksi HGI yang modern, berstandar internasional dan terserfikasi CPOTB diresmikan, dengan kapasitas yang besar untuk memenuhi perkembangan permintaan pasar nasional dan internasional.
  • September 2019. Fasilitas Produksi HGI mendapatkan Sertifikasi ISO 22000 dari TUV Nord. Redaksi JamuDigital.Com.


Kolom Komentar
Berita Terkait

Copyright 2019. All Right Reserved. @ www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: