Profesor Farmasi UGM: Jangan Asal Minum Klorokuin
Tanggal Posting : Minggu, 22 Maret 2020 | 08:22
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 2650 Kali
Profesor Farmasi UGM: Jangan Asal Minum Klorokuin
Prof. Zullies Ikawati, Ph.D., Apt.- Guru Besar Farmasi UGM dalam berbagai kegiatan.

JamuDigital.Com- PIONER MEDIA ONLINE & MARKETPLACE JAMU INDONESIA. Presiden RI., Joko Widodo menyebutkan ada dua jenis obat yang disiapkan untuk penderita Virus Corona yaitu: Avigan dan Klorokuin, demikian dijelaskan pada saat siaran live streaming di akun YouTube Sekretariat Presiden, pada Jumat, 20 Maret 2020.

Hal ini merujuk hasil riset dan pengalaman di beberapa negara, bahwa kedua obat tersebut dapat untuk mengobati Covid-19, tentunya sesuai dengan resep/petunjuk dokter. Avigan adalah obat untuk flu, dan Klorokuin obat untuk malaria. Kedua obat tersebut, kini disiapkan pemerintah untuk pasien Virus Corona.

Untuk mengulas hal tersebut, Redaksi JamuDigital.Com akan mempublikasikan artikel yang ditulis oleh Prof. Zullies Ikawati, Ph.D., Apt.-Guru Besar Fakultas Farmasi UGM di Bidang Farmakologi dan Farmasi Klinik. Beliau adalah alumni dari: Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada- Yogyakarta, dan Ehime University School of Medicine- Japan- ketika menempuh program doktoral di Bidang Farmakologi.

Berita Terkait: Protokol COVID-19 di Area dan Transportasi Publik

Berikut ini artikel Prof. Zullies Ikawati, Ph.D., Apt.:

Baru-baru ini, Pemerintah memesan dua macam obat untuk COVID-19, yaitu Klorokuin dan Favipiravir (AVIGAN). Klorokuin (dan hidroksiklorokuin) awalnya adalah obat antimalaria yang kemudian digunakan juga sebagai imunosupresan pada pasien dengan penyakit autoimun, seperti Lupus atau Artritis rematoid. Belakangan, Klorokuin juga disebut memiliki efek antiviral, dan bahkan dipakai untuk mengatasi COVID-19 di China.

Klorokuin memang dilaporkan memiliki efek antiviral yang kuat terhadap virus SARS-CoV (virus penyebab SARS pada tahun 2002-2003 yang lalu). Klorokuin bekerja dengan mengikat reseptor seluler angiotensin-converting enzyme 2 (ACE2) yang merupakan "tempat masuknya" virus SARS-CoV, sehingga menghambat masuknya virus ke dalam sel. Selain itu, Klorokuin meningkatkan pH endosomal yang menyebabkan hambatan replikasi virus, karena replikasi virus membutuhkan suasana asam. 

Tapi ingat, Klorokuin adalah obat keras yang harus digunakan dengan resep dokter, dan sebaiknya digunakan untuk yang sudah positif atau tersangka (suspek) COVID-19 saja.

"Tidak usah ikut-ikutan nimbun Klorokuin dan meminumnya tanpa petunjuk dari dokter"

Pertimbangkan risiko dan manfaatnya, karena efek samping Klorokuin juga TIDAK KECIL. Antara lain adalah: gangguan penglihatan, abnormalitas pada jantung, dan lain-lain. Jadi kalian yang SEHAT dan TIDAK BERISIKO infeksi Virus Corona, mending tidak usah ’memborong’ Klorokuin dan  ikut-ikutan minum Klorokuin. Lakukan saja saran-saran untuk meningkatkan daya tahan tubuh, sering cuci tangan, hindari kerumunan, jaga jarak (social distancing) dan jangan stress. Waspada, tapi tidak panik. Redaksi JamuDigital.Com.


Kolom Komentar
Berita Terkait

Copyright 2020. All Right Reserved. @ www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: