Prof. Nila Moeloek: OMAI Dipakai Masyarakat, Dokter dan Masuk Kurikulum
Tanggal Posting : Senin, 15 Februari 2021 | 10:03
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 191 Kali
Prof. Nila Moeloek: OMAI Dipakai Masyarakat, Dokter dan Masuk Kurikulum
Tumbuh-tumbuhan di Indonesia ini, bermanfaat sebagai pangan manusia, tetapi juga dapat menjaga imunitas tubuh dari penyakit, pada saat hadapi COVID-19.

JamuDigital.Com- MEDIA JAMU, NOMOR SATU. "Saya sangat setuju dengan statements yang dikatakan Prof. Keri dan Pak Raymond. Barangkali memang betul, Kita harus berjuang. Bagaimana OMAI dapat dipakai masyarakat Kita, diberikan oleh Tenaga Kesehatan oleh Dokter. Mungkin Kita harus berjuang memasukan OMAI ke dalam Kurikulum Pendidikan Kedokteran."

Demikian ditegaskan oleh Prof. Dr. dr. Nila Djuwita F. Moeloek, SpM (K), Menteri Kesehatan RI., Periode 2014-2019 pada Webinar "FNM FARID NILA MOELOEK SOCIETY" dengan tema "Pemanfaatan Herbal dalam Meningkatkan Imunitas dari Pandemi COVID-19", pada Minggu, 14 Februari 2021.

Dipandu oleh Moderator: Dr. dr. Ina Rosalina, M.Kes, MH.Kes, kegiatan ini menampilkan dua pembicara: Prof. Dr. Apt. Keri Lestari, S.Si, M.Si dan Raymond R. Tjandrawinata, Ph.D, MS, MBA.

Ketika membuka webinar ini, Prof. Nila Moeloek menjelaskan, kali ini Kita akan membicarakan tentang pemanfaatan herbal untuk meningkatkan imunitas. Kita ketahui pada era pandemi ini, tentu berdampak pada kesehatan, ekonomi, dan politik.

Indonesia memiliki biodiversitas tumbuhan ada sekitar 30.000 spesies tumbuhan yang berada di hutan tropis dan ada 9.600 spesies yang diketahui mempunyai khasiat obat. "Yang mana barang kali belum banyak dimanfaatkan," lanjut Menkes Kabinet Kerja Era Presiden Joko Widodo ini.

Webinar FNM Februari 2021

Jadi Indonesia selain tentunya tumbuh-tumbuhan ini bermanfaat sebagai pangan manusia, tetapi juga dapat menjaga imunitas tubuh dari penyakit, antara lain yang kita hadapi ini COVID-19. Oleh karena itu, kami mengundang pakar didalam bidangnya.

"Yaitu Prof. Keri dan Pak Raymond yang tentunya mereka adalah pakar dibidangnya. Sebagaimana Kita dapat memanfaatkan tumbuh-tumbuhan yang berada diantara Kita untuk imunitas tubuh Kita," Prof. Nila Moeloek yang juga Ahli Oftalmologi (ilmu penyakit mata) dan Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini menambahkan.

Dulu saya, lanjut Prof. Nila Moeloek, pernah ikut dalam mendorong hal ini, adalah kata-kata dari Prof. Moeloek pada tahun 1998. Pada saat itu krisis moneter, dimana bahan baku obat itu sangat luar biasa sulitnya untuk diperoleh karena nilai dolar naik.

Pemanfaatan herbal untuk pencegahan lebih baik dari pada Kita mengobati. Acara pada malam ini sangat bagus sekali. Saya mengharapkan Kita dapat mendorong terus, sehingga tanaman herbal dapat bermanfaat bagi ketahanan pangan dan imunitas tubuh kita, agar tercegah dari penyakit.

Pandemi ini menciptakan peluang untuk mencari obat-obatan yang berada di luar rumah sakit. Kita punya tanaman herbal yang dapat kita manfaatkan dengan baik, harap Prof. Nila Moeloek menutup webinar. Redaksi JamuDigital.Com


Kolom Komentar
Berita Terkait

JAMU DIGITAL, MEDIA JAMU NOMOR SATU

Tentang Kami

@ Copyright 2021. All Right Reserved.  www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: