Nakes Harus Humanis di Era AI: Coach Karyanto Luncurkan TENAGA KESEHATAN 5.0- Kuasai 3C Human Skills
Tanggal Posting : Jumat, 2 Oktober 2026 | 09:53
Liputan : Redaksi JamuDigital - Dibaca : 48 Kali
Nakes Harus Humanis di Era AI: Coach Karyanto Luncurkan TENAGA KESEHATAN 5.0- Kuasai 3C Human Skills
Program ini membekali Tenaga Kesehatan dengan Kompetensi 3C Human Skills: Coaching Skills, Communication Science, dan Credible Personal Brand.

JamuDigital.Com- MEDIA JAMU, NOMOR SATU. Bagaimana agar Tenaga Kesehatan (Nakes) dapat tetap relevan, berdaya saing, dan berdampak ketika teknologi kesehatan dan artificial intelligence (AI) berkembang semakin cepat?

Menjawab tantangan tersebut, Coach Karyanto meluncurkan Program Training & Coaching TENAGA KESEHATAN 5.0 - KUASAI 3C HUMAN SKILLS DI ERA AI mulai 4 Oktober 2026.

Program ini dirancang dengan pendekatan Competency-Based Training (CBT) dan berfokus pada tiga kompetensi human skills yang semakin penting di tengah perkembangan teknologi.

Program ini membekali Tenaga Kesehatan dengan Kompetensi 3C Human Skills: Coaching Skills, Communication Science, dan Credible Personal Brand.

"AI boleh semakin canggih. Namun, Tenaga Kesehatan justru harus semakin humanis-mampu mendengarkan aktif, berkomunikasi efektif, memberdayakan, dan membangun kepercayaan," Coach Karyanto menegaskan.

Dari Personal Branding Melangit Menuju TENAGA KESEHATAN 5.0

Program TENAGA KESEHATAN 5.0- Kuasai 3C Human Skills merupakan pengembangan dari Program Training Personal Branding Melangit untuk Tenaga Kesehatan yang telah dikembangkan Coach Karyanto sejak 2024.

Program Webinar/Training Personal Branding Melangit telah diikuti oleh lebih dari 2.000 peserta dari berbagai wilayah Indonesia.

Merek Personal Branding Melangit- telah memiliki Sertifikat Merek dari REPUBLIK INDONESIA, KEMENTERIAN HUKUM (SERTIFIKAT MEREK: IDM001346908), atas nama DRS. KARYANTO.

Jika Personal Branding Melangit berfokus pada penguatan reputasi profesional Tenaga Kesehatan, maka TENAGA KESEHATAN 5.0 dikembangkan lebih luas dengan pendekatan Competency-Based Training (CBT), agar peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi mampu mempraktikkan, membuktikan, dan mengukur kompetensinya.

VOXSCIA 8

CBT Bukan Hanya Belajar, Tetapi Mampu Mempraktikkan.

Competency-Based Training merupakan pendekatan pelatihan yang dirancang berdasarkan kompetensi yang dibutuhkan seseorang agar mampu menjalankan tugas atau pekerjaannya secara efektif.

Karena itu, ukuran keberhasilan CBT bukan semata-mata berapa lama seseorang mengikuti pelatihan atau berapa banyak materi yang telah dipelajari.

Pertanyaan utamanya adalah: "Apakah peserta benar-benar mampu melakukan apa yang harus dikuasainya?"

Coach Karyanto memberikan ilustrasi sederhana. Bayangkan seseorang sedang belajar naik sepeda. Mereka tidak dinilai dari berapa banyak teori tentang naik sepeda yang dihafalkan atau berapa lama (dalam jam) mereka mengikuti pelatihan.

Ukuran keberhasilannya sederhana: apakah mereka mampu mengendarai sepeda dengan lancar dan aman? Itulah esensi CBT: knowledge ditransformasikan menjadi kompetensi yang dapat dipraktikkan dan dibuktikan.

TENAGA KESEHATAN 5.0: KUASAI 3C HUMAN SKILLS DI ERA AI

Program ini mengembangkan tiga kompetensi utama:

1. Coaching Skills - Memberdayakan Pasien. Tenaga kesehatan tidak hanya memberikan informasi atau instruksi, tetapi juga mampu membantu pasien berkembang dan mengambil langkah yang tepat.

Peserta dibekali kemampuan untuk mendengarkan secara aktif, mengajukan pertanyaan yang tepat, serta memfasilitasi pasien menemukan solusi dan langkah yang sesuai dengan kebutuhannya.

2. Communication Science - Membangun Kepercayaan. Pengetahuan yang benar belum tentu menghasilkan pemahaman yang benar apabila dikomunikasikan dengan cara yang kurang tepat.

Tenaga kesehatan perlu mampu menyampaikan informasi kesehatan secara jelas, empatik, berbasis bukti, dan dapat dipercaya.

Pendekatan komunikasi juga memperhatikan tiga unsur penting: Logos, Pathos, dan Ethos-argumentasi yang logis, sentuhan manusiawi, serta kredibilitas komunikator.

3. Credible Personal Brand - Membangun Kredibilitas di Dunia Digital. Reputasi tenaga kesehatan kini tidak hanya terbentuk di ruang praktik.

Ketika masyarakat mencari informasi kesehatan melalui mesin pencari, media sosial, maupun platform digital lainnya, jejak digital profesional dapat ikut membentuk persepsi terhadap kredibilitas seorang tenaga kesehatan.

Karena itu, personal brand bukan sekadar tentang "terlihat", tetapi tentang bagaimana membangun kepercayaan, kredibilitas, dan dampak positif di ruang digital.

Dipandu Coach Karyanto

Program Training & Coaching TENAGA KESEHATAN 5.0- Kuasai 3C Human Skills dipandu oleh Coach Karyanto, MM, CPC, Trainer & Coach Bersertifikat BNSP Republik Indonesia.

Coach Karyanto merupakan Sarjana Farmasi- alumnus Fakultas Farmasi UGM (1990) dan memiliki pengalaman panjang (lebih 20 Tahun) di bidang komunikasi publik, corporate communications, dan strategic communication, termasuk selama 11 tahun sebagai Head of Corporate Communications Dexa Group (salah satu perusahaan Farmasi terbesar di Indonesia).

Sebelum berkarier di bidang komunikasi korporasi, Coach Karyanto memiliki pengalaman sebagai jurnalis selama 10 tahun. Pengalaman tersebut membentuk perspektifnya mengenai pentingnya menggali informasi secara mendalam, memahami manusia, serta menyampaikan pesan secara jelas, faktual, dan mudah dipahami.

Sejak 2024, Coach Karyanto mengembangkan Program Personal Branding Melangit untuk Tenaga Kesehatan, yang telah diikuti lebih dari 2.000 peserta dari berbagai wilayah Indonesia.

Selain itu, sejak Agustus 2025, Coach Karyanto juga mengembangkan Program Pensiun Mulia Indonesia, yang telah memiliki lebih dari 1.500 alumni dari berbagai profesi strategis di berbagai wilayah Indonesia.

Rekam jejaknya mencakup penulisan 17 buku/e-book (beberapa e-book-nya lumayan viral), lebih dari 125 kali menjadi pembicara dalam berbagai forum nasional dan internasional, serta pengembangan berbagai program training, coaching, dan komunikasi profesional. Melakukan observasi potensi herbal dunia di 15 negara.

Coach Karyanto juga memiliki dua sertifikasi kompetensi BNSP RI., yaitu sebagai Trainer dan Coach.

VOXSCIA 9

Menjawab Tantangan Profesi Kesehatan di Era AI

TENAGA KESEHATAN 5.0 tidak dirancang untuk menjadikan Tenaga Kesehatan "bersaing dengan AI".

Sebaliknya, program ini mendorong tenaga kesehatan untuk memanfaatkan perkembangan teknologi sambil memperkuat kualitas yang menjadi kekuatan manusia: kemampuan membangun hubungan, berkomunikasi, memberdayakan, dan mendapatkan kepercayaan.

Pesan utamanya sederhana:
"Semakin canggih teknologi, semakin penting human skills."

Melalui penguasaan kompetensi human skills: Coaching Skills, Communication Science, dan Credible Personal Brand, Tenaga Kesehatan diharapkan mampu menjadi profesional yang tetap dipercaya, berdaya saing, relevan, dan berdampak di era AI.

Informasi Program:

Untuk informasi Training & Coaching TENAGA KESEHATAN 5.0 - KUASAI 3C HUMAN SKILLS DI ERA AI, dapat menghubungi:

  • •WhatsApp: 085954071661
  • Email: coachingkaryanto@gmail.com
VOXSCIA 10


Kolom Komentar
Berita Terkait

JAMU DIGITAL: MEDIA JAMU, NOMOR SATU

Tentang Kami

@ Copyright 2024. All Right Reserved.  www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: