Menteri Bintang Puspayoga, Berharap Café Jamu Makin Meluas
Tanggal Posting : Sabtu, 11 Januari 2020 | 15:44
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 180 Kali
Menteri Bintang Puspayoga, Berharap Café Jamu Makin Meluas
Menteri PPPA, Bintang Puspayoga (Paling Kanan) bersama dengan Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan Badan POM, Reri Indriani, dan Founder JamuDigital, Karyanto.

JamuDigital.Com- PIONER MEDIA ONLINE & MARKETPLACE JAMU INDONESIA. "Gimana ya mulainya, agar ada café Jamu yang pas untuk milenia beraktifitas dan itu ada di mana-mana," demikian pertanyaan berulang-ulang Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI., Bintang Puspayoga saat berbincang-bincang dengan Founder JamuDigital, Karyanto.

Menteri PPPA, Kabinet Indonesia Maju, I Gusti Ayu Bintang Darmavati (nama lengkap dari Bintang Puspayoga) mengungkapkan tersebut saat berkunjung di stand pameran Badan POM yang bertema: "Transformasi Rempah Nusantara, Mendukung Daya Saing Industri 4.0: Peran Badan POM melalui Hilirisasi dan Digitalisasi"

Pameran "Bangun Komitmen Indonesia Berdikari" ini dalam rangka HUT ke- 47 PDI Perjuangan dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2020 di JIEXPO, Kemayoran, Jakarta pada 10-12 Januari 2020.

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri membuka Rakernas 2020 PDI Perjuangan, yang dihadir: Presiden RI., Joko Widodo, Wakil Presiden RI., Ma’ruf Amin, dan sejumlah mantan Wakil Presiden RI.: Try Sutrisno, Jusuf Kalla dan Boediono.

Tampak hadir di booth Badan POM, antara lain: Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI., Bintang Puspayoga, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto dan sejumlah politisi senior PDI Perjuangan lainnya.

Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan Badan POM, Reri Indriani yang memandu Menteri PPPA, Bintang Puspayoga selama berkunjung ke stand pameran Badan POM. Bintang Puspayoga mengharapkan ke depan ada koordinasi lebih intensif dari berbagai pihak untuk mewujudkan Café Jamu Milenia, sehingga budaya minum Jamu dari para nenek moyang kita juga menjadi gaya hidup anak-anak milenia.

Pada kesempatan ini, Bintang Puspayoga juga sempat mencicipi ramun Jamu Milenia yang disajikan oleh Café Jamu Acaraki. Pada kesempatan tersebut, Direktur PT. Acaraki Nusantara Persada, Jony Yuwono menjelaskan beragam ramuan Jamu segar yang diolah Tim Jamu Acaraki dengan berbagai metode sehingga menghasilkan cita rasa dapat diterima oleh generasi milenia.

Pada kesempatan tersebut, Karyanto menjelaskan bahwa prospek Jamu Gendong ke depan terbuka luas, dengan syarat ada transformasi dalam penjualan dan kemasan sehingga sesuai dengan era digital.

"Selain bagian dari upaya menyehatkan bangsa, melestarikan minum Jamu juga memberikan peningkatan ekonomi masyarakat dengan membuka Kafe Jamu," ungkapnya. Kita juga dapat memberdayakan para Ibu-Ibu untuk ikut melestarikan budaya minum Jamu, Bintang Puspayoga menambahkan.

Pameran JamuDigital

Komitmen Badan POM Dukung Transformasi Rempah Era Industri 4.0

Badan POM terus melakukan pendampingan hilirisasi riset melalui simplifikasi proses sertifikasi dan registrasi, percepatan perizinan Obat dan Makanan, pendampingan UMKM untuk mendorong ragam pemanfaatan rempah agar mampu bersaing di pasar nasional dan global.

Indonesia sebagai Mother of Spices- julukan Indonesia sebagai negara paling dominan se-Asia Tenggara karena memiliki 275 spesies rempah dari 400-500 spesies di dunia berdasarkan data Negeri Rempah Foundation. Data Food and Agriculture Organization (FAO) tahun 2016 juga menyatakan Indonesia sebagai negara penghasil rempah ke-empat terbesar di dunia dengan total produksi 113.649 ton dan total ekspor mencapai USD 652,3 juta.

Kekayaan ragam rempah ini memberikan peluang bagi Indonesia untuk mengembangkan dan memanfaatkan rempah-rempahnya bagi kemandirian dan daya saing bangsa. Ragam pemanfaatan rempah nusantara kini semakin berkembang seiring kemajuan teknologi dan upaya hilirisasi penelitian. Rempah tidak hanya digunakan sebagai bumbu masak, minuman kesehatan, dan kecantikan saja, namun sudah merambah ke berbagai komoditas lain.

Kepala Badan POM RI, Penny K. Lukito menuturkan bahwa jamu, obat herbal berstandar, dan fitofarmaka merupakan salah satu transformasi pemanfaatan rempah dalam komoditas obat tradisional modern. "Tak hanya itu, rempah juga merambah pada pangan olahan dan kosmetik modern yang dapat memberikan kontribusi besar bagi perekonomian Indonesia," ujarnya sebagaimana yang disampaikan pada siaran pers Badan POM. Redaksi JamuDigital.Com.


Kolom Komentar
Berita Terkait

Copyright 2020. All Right Reserved. @ www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: