Kunjungi Balitro, PPUIN Tingkatkan Pengetahuan Budidaya Tanaman Obat
Tanggal Posting : Sabtu, 7 September 2019 | 05:29
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 271 Kali
Kunjungi Balitro, PPUIN Tingkatkan Pengetahuan Budidaya Tanaman Obat
Pengurus dan anggota PPUIN kunjungi Ballitro untuk tingkatkan pengetahuan budidaya tanaman obat di Bogor, Senin, 2 September 2019.

JamuDigital.Com- PIONER MEDIA ONLINE JAMU INDONESIA & MARKETPLACE JAMU INDONESIA. Perkumpulan PARICARA USADA INDONESIA (PPUIN) mengadakan kunjungan ke Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Ballitro) pada tanggal 2 September 2019 bertempat di Jl. Tentara Pelajar No.3, Cimanggu, Bogor-Jawa Barat sebanyak 23 peserta.

Acara dimulai dengan sambutan Koordinator Program Penelitian dan Evaluasi Ballitro, Dr. Otih Rostiana, M.Sc. mengucapkan selamat datang dan ucapan terima kasih atas kedatangan pengurus dan anggota PPUIN.

Dilanjutkan sambutan Ketua Umum PPUIN, Mochamad Subechan menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan serta mengikuti seminar budidaya obat adalah: Meningkatkan pemahaman tentang jenis tanaman obat dan budiaya tanaman kepada anggota PPUIN yang nantinya bisa diaplikasikan di masyarakat dalam rangka memberikan penyuluhan dan pembinaan kepada masyarakat.

"Memberikan bekal pengetahuan budidaya dan produk tanaman obat yang standar sebagai bahan sedian obat tradisional dan bahan aromatic. Dan memberikan bekal pengetahuan tentang tekhnik proses produksi hasil budidaya tanaman obat mulai dari pemanen, pengeringan, ektrasi, penyulingan dan produk jadi sediaan obat tradisional dan kecantikan aromatic", ungkap Mochamad Subechan.

Hera Nurhayati SP., M.Sc. Pimpinan Program Tanaman Obat Ballitro pada kesempatan ini menjelaskan Profile Balitro dan Budidaya Tanaman Obat sehigga para peserta mengetahui lebih banyak khasiat dan manfaat dari tanaman obat.

Mengawali presentasinya, Hera Nurhayati menjelaskan sejarah berdirinya Ballitro serta program utama penelitian Ballitro, kelompok peneliti, tugas utama Ballitro, komuditas prioritas, kondisi SDM Ballitro, kebun percobaan, kebun wisata ilmiah, produk unggulan dan produk olahan herbal.

Dalam presentasi kedua Hera Nurhayati menjelaskan budidaya tanaman obat yang meliputi: Mandat Komoditas Balittro Kepmentan No 56/KPTS/LB.030/M/1/2019, tren kebutuhan tanaman obat, pengembangan tanaman obat, Peraturan Menteri Pertanian Nomor 57/PERMENTAN/OT.140/9/2012, kandungan bahan aktif tanaman obat, lingkungan tumbuhan dan jenis kesuburan tanah.

Kemudian acara dilanjutkan dengan kunjungan ke Laboratorium, Taman Tanaman Obat, Griya Jamu pengolahan bahan obat tradisional dan aromatic. Redaksi JamuDigital.Com.

Ballitro


Kolom Komentar
Berita Terkait

Copyright 2019. All Right Reserved. @ www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: