Kuatkah Tulang Kita Menopang Dinamika Hidup Tahun 2022? Ini Jurus Terkininya
Tanggal Posting : Sabtu, 1 Januari 2022 | 06:49
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 236 Kali
Kuatkah Tulang Kita Menopang Dinamika Hidup Tahun 2022? Ini Jurus Terkininya
Kekuatan tulang mengacu pada kemampuan tulang untuk menahan tekanan. Kekuatan tulang bergantung pada kualitas tulang, massa tulang dan kepadatan tulang.

JamuDigital.Com- MEDIA JAMU, NOMOR SATU. Apakah tulang kamu siap menopang semakin beratnya aktifitas tahun 2022- tahun era kenormalan baru akibat pandemi COVID-19? Mari kita kenali, tentang kesehatan, dan kekuatan tulang kita. Agar kita siap menyambut tahun 2022 yang penuh dengan tantangan dan peluang ini.

Menjaga kesehatan tulang ternyata mudah untuk dilakukan dengan mengetahui pola makan yang dapat dilakukan, melakukan olahraga yang tepat, dan gaya hidup yang dapat memberikan efek pada kesehatan tulang.

Tulang memiliki banyak fungsi bagi tubuh, membentuk struktur tubuh, penahan otot, dan menyimpan kalsium. Menjaga kesehatan tulang bermula pada masa anak-anak hingga dewasa.

Tulang akan terus mengalami perkembangan, tulang yang baru akan dibuat dan tulang yang lama akan dipecah. Ketika masih berusia muda, tubuh akan membuat tulang baru lebih cepat daripada terjadinya kerusakan tulang lama dan akan terjadi peningkatan masa tulang.

Umumnya seseorang mencapai puncak massa tulang pada usia 30 tahun. Setelah usia tersebut, tulang akan tetap berkembang tetapi tubuh akan kehilangan massa tulang lebih banyak daripada yang didapatkan. Demikian dikutip dari website Dinkes Kabupaten Deli Serdang.

Penurunan massa tulang dapat menyebabkan terjadinya osteoporosis, dimana tulang akan menjadi lemah dan rapuh. Osteoporosis dapat terjadi tergantung pada jumlah massa tulang ketika mencapai usia 30 tahun dan seberapa cepat massa tulang hilang.

Klik Disini: HERBAL SEHATkAN TULANG, OTOT & SENDI

NOSTEO dan NOKILIR

Apa yang dimaksud dengan tulang kuat?

Sering kali kita minum susu atau mengkonsumsi suplemen untuk tulang agar kuat. Namun apa yang dimaksud dengan tulang kuat?

Berikut adalah beberapa hal yang berkaitan dengan kekuatan tulang :

Massa tulang adalah jumlah total jaringan pada tulang. Massa tulang diumpamakan sebagai total uang pada tabungan.

Kepadatan tulang mengacu pada seberapa erat jaringan yang menyusun tulang. Semakin tinggi mineral pada tulang maka tulang akan menjadi lebih padat dan kuat. Ketika tulang kehilangan unsur mineral maka tulang akan kehilangan bahan yang menyusun tulang.

Kekuatan tulang mengacu pada kemampuan tulang untuk menahan tekanan. Kekuatan tulang bergantung pada kualitas tulang, massa tulang dan kepadatan tulang. Semakin banyak jumlah massa tulang dan semakin padat tulang maka kekuatan tulang akan semakin meningkat.

Faktor apakah yang mempengaruhi kesehatan tulang?

Terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kesehatan tulang, seperti :

  • Jumlah kalsium yang dikonsumsi
  • Aktifitas fisik atau olahraga yang dilakukan
  • Penggunaan tembakau (merokok) dan alkohol
  • Faktor jenis kelamin.
  • Wanita memiliki resiko lebih tinggi mengalami osteoporosis daripada pria.
  • Berat badan
  • Faktor usia
  • Faktor ras dan keturunan
  • Kadar hormon tertentu pada tubuh.
  • Misalnya, memiliki kadar hormon tiroid yang tinggi dapat menyebabkan tulang kehilangan massanya.
  • Kondisi kesehatan.
  • Pada orang yang mengalami anoreksia atau bulimia memiliki resiko terkena osteoporosis.
  • Penggunaan obat-obat tertentu dalam jangka panjang.
  • Penggunaan kortikosteroid dalam jangka panjang umumnya meningkatkan resiko terjadinya osteoporosis.

Apa yang harus dilakukan untuk menjaga kesehatan tulang?

Beberapa langkah dapat dilakukan untuk memperlambat kehilangan massa tulang, seperti :

  • Mengkonsumsi jumlah kalsium sesuai dengan yang dibutuhkan oleh tubuh. Wanita pada usia 19-50 tahun membutuhkan kalsium sebesar 1000mg sehari dan diatas usia 50 tahun membutuhkan kalsium sebesar 1200mg sehari. Pria yang memiliki usia 19-70 tahun membutuhkan kalsium sebesar 1000mg sehari dan diatas usia 70 tahun membutuhkan kalsium sebesar 1200mg sehari.
  • Sumber utama kalsium dapat ditemukan pada makanan yang berasal dari susu, almond, brokoli, dan makanan yang terbuat dari kedelai.
  • Mengkonsumsi jumlah vitamin D sesuai dengan yang dibutuhkan oleh tubuh. Vitamin D berfungsi untuk menyerap kalsium. Pada orang dewasa yang berusia 19-70 tahun membutuhkan vitamin D sebesar 600IU (international unit) sehari. Pada usia diatas 70 tahun membutuhkan 800IU sehari.
  • Sumber utama vitamin D dapat ditemukan pada kuning telur, ikan laut, dan susu yang mengandung vitamin D. Sinar matahari juga salah satu sumber vitamin D untuk tubuh.
  • Melakukan kegiatan fisik setiap hari seperti latihan menahan beban, berjalan, jogging, bermain tenis dan naik tangga dapat membantu tulang menjadi kuat dan memperlambat proses pengeroposan tulang.
  • Tidak merokok dan minum alkohol. (Sumber Berita: https://dinkes.deliserdangkab.go.id/bagaimana-cara-menjaga-kesehatan-tulang.html).

Ditengah pandemi COVID-19 yang belum reda, menjaga kesehatan, termasuk menjaga kesehatan tulang sangat dianjurkan, agar aktifitas selama pandemi COVID-19 dapat terus optimal. Redaksi JamuDigital.Com


Kolom Komentar
Berita Terkait

JAMU DIGITAL: MEDIA JAMU NOMOR SATU

Tentang Kami

@ Copyright 2022. All Right Reserved.  www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: