Kisah Sukses Aplikasi Teman Diabetes, Dipakai Lebih 25.000 Pengguna
Tanggal Posting : Senin, 17 Desember 2018 | 06:25
Liputan : Redaksi - Dibaca : 1025 Kali
Kisah Sukses Aplikasi Teman Diabetes, Dipakai Lebih 25.000 Pengguna
Foto: Robyn Soetikno, co-Founder Teman Diabetes (Kedua dari Kiri), Ketua PEDI, DR.dr.Aris Wibudi, Sp.PD-KEMD dan Tim. Talkshow: Pentingnya SosMed, dan Komunikasi untuk Edukasi, Pencegahan Diabetes.

JamuDigital.Com. Sejak diluncurkan pada Agustus 2018, aplikasi diabetes Indonesia: Teman Diabetes telah digunakan oleh lebih dari 25.000 pengguna. Sebuah parameter kesuksesan dalam membantu diabetesi dan keluarganya.

Ini juga mengindikasikan bahwa penyakit diabetes, menjadi permasalahan kesehatan bagi masyarakat Indonesia, dan dunia.

Hal diatas mengemuka pada sarasehan PEDI (Perkumpulan Edukator Diabetes Indonesia) yang berkolaborasi dengan Teman Diabetes, yang dilaksanakan pada Minggu, 16 Desember 2018, di Hotel Novotel, Jakarta.

Pada event itu, Teman Diabetes dan PEDI mengadakan talk show interaktif dengan tema, "Pentingnya Sosial Media dan Komunikasi untuk Edukasi dan Pencegahan Diabetes" yang dihadiri oleh para dokter dan edukator diabetes.

Talkshow dipandu oleh Ketua PEDI DR. dr. Aris Wibudi, Sp.PD-KEMD., yang memberikan penekanan betapa pentingnya mendapatkan informasi yang tepercaya dan tepat tentang diabetes.

Pada tahun 2017, pengguna internet di Indonesia mencapai angka 143,26 juta jiwa, yaitu sebanyak 54,68% dari seluruh penduduk Indonesia. Sebanyak 51% dari jumlah tersebut menggunakan internet untuk mencari informasi seputar kesehatan.

"Peran dokter dan edukator sangat diperlukan, agar informasi yang didapatkan masyarakat di dunia maya adalah informasi yang benar dan bermanfaat untuk memberikan edukasi yang tepat seputar diabetes," ujar dr. Aris Wibudi.

Indonesia merupakan negara dengan penyandang diabetes terbesar ke-6 di dunia, menurut data IDF Diabetes Atlas 2017. Sebanyak 2 dari 3 orang yang terdiagnosis, tidak mengetahui dirinya menyandang diabetes.

Bahkan, sebagian besar mengakses layanan kesehatan dalam kondisi terlambat atau sudah mengalami komplikasi.

Untuk terus membantu diabetisi sekaligus menurunkan angka diabetes di Indonesia, berkolaborasi dengan PEDl, Teman Diabetes hadir sebagai aplikasi yang memberikan dukungan penuh kepada edukator dalam menyediakan informasi tepercaya untuk masyarakat, diabetisi, dan keluarganya.

Diabetisi dapat menggunakan aplikasi teman diabetes untuk menambah pengetahuan tentang penyakitnya, memantau dan memonitor kondisinya.

Teman diabetes dilengkapi dengan fitur untuk mengecek gula darah dengan mudah, karena terkoneksi dengan blood glucose meter, d’nurse, sehingga dengan menggunakan aplikasi teman diabetes, dimana saja, diabetisl dapat melakukan pengecekan gula darah secara teratur sesuai yang disarankan dokter atau edukator.

PEDl secara berkala akan memberikan edukasi yang akan dimuat di dalam aplikasi Teman Diabetes.

"Dengan adanya kolaborasi ini, Teman Diabetes bisa memberikan nilai tambah kepada para penggunanya, karena tidak perlu ragu lagi kebenaran informasi dan konten yang ada di dalam aplikasinya," tambah Robyn Soetikno, co-Founder Teman Diabetes yang juga hadir pada talkshow ini.

Robyn Soetikno

Foto: Suasana Talkshow "Pentingnya Sosial Media dan Komunikasi untuk Edukasi dan Pencegahan Diabetes"

Fitur Aplikasi Teman Diabetes

Teman Diabetes dilengkapi berbagai fitur andalan yang interaktif dan bermanfaat.

1. Rekam Gula Darah Otomatis
Berbeda dengan aplikasi diabetes lainnya yang ada di Indonesia, Teman Diabetes terintegrasi dengan DNurse, mobile blood glucometer- praktis yang terhubung langsung dengan ponsel. Gula darah dapat terekam secara otomatis untuk memudahkan diabetisi terus memonitor kesehatannya. informasi ini juga disajkan dalam bentuk grafik.

2. Forum interaktif
Bagaimana cara mudah untuk bertemu dengan diabetisi lainnya atau mendapatkan jawaban untuk pertanyaan-pertanyaan seputar diabetes?

Teman Diabetes dilengkapi dengan fitur forum yang memudahkan diabetisi untuk mengirim pertanyaan yang akan dijawab oleh tenaga medis, serta berbagi tips dan pengalaman mereka.

3. Informasi Tepercaya
Temukan beragam informasi menarik mengenai cara hidup sehat untuk diabetisi di fitur ini! Artikel Teman Diabetes diambil dari referensi tepercaya clan dimonitor oleh tenaga medis.

4. Bergabung dengan Komunitas
Dengan fitur Event di aplikasi Teman Diabetes, diabetisi dapat bergabung dengan komunitas dan mengetahui acara terdekat, seperti olahraga bersama atau seminar, yang diadakan oleh Teman Diabetes, Perkumpulan Edukator Diabetes lndonesia, dan lainnya.

5. E-learning lewat Video
Informasi yang dihadirkan dalam Teman Diabetes juga tersedia dalam bentuk video. Pengguna bisa mengakses video event diabetes, tips, informasi lengkap, dan peragaan cara hidup sehat.

Aplikasi ini tersedia di Apps Store dan Play Store. Teman Diabetes siap untuk mendukung diabetisi, keluarga, dan ahli medis untuk menjaga kondisinya dengan mudah. Dapatkan informasi lebih lanjut via: info@temandiabetes.com.

Sekilas PEDI
PEDI merupakan perkumpulan edukator diabetes di lndonesia, yang terdiri dari edukator diabetes, seperti dokter, perawat, apoteker, ahli gizi atau tenaga kesehatan lainnya yang berinteraksi langsung dengan diabetisi atau masyarakat umum lainnya.

Para edukator secara khusus memberikan edukasi pada diabetisi, bahu membahu dengan para dokter yang menangani diabetisi sesuai kebutuhan diabetisi agar tercapai tujuan pengobatan yang diharapkan.

Edukasi bagi diabetisi sangat diperlukan karena merupakan bagian tidak terpisahkan dari empat pilar utama penatalaksanaan diabetes yakni edukasi, aktifitas fisik, pengaturan makan, pengobatan dengan obat-obatan penurun gula darah dan bila memungkinkan ditambah dengan pemeriksaan gula darah mandiri.

Pemahaman diabtetisi terhadap penyakitnya secara paripurna, akan memudahkan diabetisi menjalankan kehidupannya sehari-hari, mengikuti berbagai saran tenaga kesehatan, agar tetap dapat menjaga kualitas hidup yang baik, mencegah kemungkinan timbulnya komplikasi serta meningkatkan angka harapan hidup.

Prevalensi diabetes di Indonesia meningkat dari tahun ketahun. Hingga saat ini baru sekitar 4.000 edukator diabetes terlatih PEDI tersebar diseluruh Indonesia.

Sayangnya sebagian tidak dapat fokus pada kegiatan edukasi karena terbatasnya tenaga kesehatan, sehingga yang bersangkutan harus melakukan tugas-tugas keperawatan atau tugas pokok lainnya ditempat kerja masing-masing.

Dalam upaya meningkatkan jumlah edukator diabetes di Indonesia dan terus meningkatkan pengetahuan serta keterampilan para edukator diabetes terlatih maupun tenaga kesehatan lainnya dibidang diabetes.

PEDI melaksanakan pelatihan nasional edukator diabetes secara berkala, sarasehan nasional dan pelatihan-pelatihan lainnya diseluruh Indonesia sesuai kebutuhan. Redaksi JamuDigital.Com


Kolom Komentar
Berita Terkait

Copyright 2019. All Right Reserved. @ www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: