Kepala Badan POM Meninjau Langsung Produksi Vaksin COVID-19 Zifivax
Tanggal Posting : Sabtu, 9 April 2022 | 13:57
Liputan : Redaksi JamuDigital.com - Dibaca : 186 Kali
Kepala Badan POM Meninjau Langsung Produksi Vaksin COVID-19 Zifivax
Badan POM selalu berupaya untuk mendukung percepatan pengadaan Vaksin COVID-19 dan pelaksanaan Vaksinasi COVID-19.

JamuDigital.Com- MEDIA JAMU, NOMOR SATU. Kepala Badan POM meninjau secara langsung produksi fill & finish Vaksin COVID-19 Zifivax di PT Biotis Pharmaceuticals Indonesia, Jumat (08/04/2022). Kunjungan kali ini dilakukan untuk me-review perkembangan yang telah dilakukan PT Biotis dalam memproduksi Vaksin Zifivax.

Produksi Vaksin Zifivax di PT Biotis dilakukan melalui mekanisme transfer teknologi, yang dikembangkan dengan platform protein rekombinan dan diproduksi oleh Anhui Zhifei Longcom Biopharmaceutical, bekerja sama dengan industri farmasi lokal, PT Jakarta Biopharmaceutical Industry (PT JBio). Saat ini, PT JBio melakukan kontrak manufaktur fill and finish vaksin ke PT Biotis untuk memproduksi Vaksin Zifivax.

"Ini menjadi hal positif di tengah masa pandemi yang masih kita hadapi," ungkap Kepala Badan POM RI, Penny K. Lukito dalam sambutannya pada kunjungan ini. "Indonesia berhasil melakukan pembangunan akses vaksin COVID-19 melalui komitmen produsen-produsen vaksin COVID-19, di tengah keterbatasan jumlah produksi vaksin COVID-19 di dunia," tambahnya.

Menurut Kepala Badan POM, selain Vaksin Zifivax, PT Biotis juga menjadi salah satu industri farmasi yang tengah berproses untuk memproduksi Vaksin Merah Putih yang tengah dikembangkan bersama Universitas Airlangga. Terkait hal ini, pengembangan sedang berada dalam tahap pelaksanaan uji klinik fase 2.

Badan POM selalu berupaya untuk mendukung percepatan pengadaan Vaksin COVID-19 dan pelaksanaan Vaksinasi COVID-19. Sejak Oktober 2021, Badan POM telah melakukan pendampingan kepada PT Biotis.

Berbagai upaya yang telah dilakukan, antara lain pendampingan pemenuhan Cara Produksi Obat yang Baik (CPOB) melalui pelatihan/bimbingan teknis maupun asistensi regulatori secara intensif.

Dalam pendampingan ini, Badan POM telah melakukan 5 (lima) kali desk bersama PT Biotis untuk membahas kelengkapan Dokumen Vaksin Zifivax dan segala persiapannya. Evaluasi dan perbaikan dalam setiap tahap terus dilakukan hingga pada tanggal 11 Maret 2022 Badan POM menerbitkan Persetujuan Penggunaan fasilitas Fill and Finish Vaksin COVID-19 sarana produksi Gedung 1 B PT Biotis untuk aktivitas homogenisasi, pengisian, dan pengemasan sekunder injeksi volume kecil Vaksin COVID-19 dalam vial.

Kepala Badan POM mengatakan bahwa dengan produksi Vaksin Zifivax ini dapat membuat Indonesia menjadi lebih mandiri dan andal di bidang teknologi pembuatan vaksin. Terlebih dengan adanya proses transfer teknologi dari Anhui Zhifei Longcom Biopharmaceutical kepada PT Biotis.

Kepala Badan POM meyakini transfer teknologi ini dapat mendorong lompatan kapasitas PT Biotis dalam hal pengetahuan dan pengalaman terkait proses produksi untuk Vaksin Zifivax maupun vaksin lain ke depannya.

Lebih lanjut, Ia juga mengingatkan agar produk Vaksin Zifivax yang diproduksi harus secara konsisten dapat terjamin mutunya. PT Biotis juga harus berkomitmen kuat untuk senantiasa menerapkan CPOB dalam setiap proses pembuatannya.

Direktur Utama PT Biotis, FX Sudirman dalam kesempatan ini menyatakan terima kasih atas dukungan yang diberikan Badan POM selama tahap persiapan hingga proses produksi Vaksin Zifivax.

"Kami merasakan eksistensi Badan POM dari awal hingga kami bisa melakukan proses produksi untuk komersial," ujar FX Sudirman. "Selain itu, sebagai pemain baru di industri human vaccine, kami juga perlu proses transfer teknologi untuk mempercepat prosesnya," ucapnya lagi.

Sementara itu, Direktur Utama PT JBio juga menjelaskan bahwa Vaksin Zifivax sudah memperoleh Izin Penggunaan Darurat/Emergency Use Authorization (EUA) untuk digunakan sebagai vaksin primer maupun vaksin booster dalam penanganan COVID-19.

"Saat ini sudah 1 juta dosis Vaksin Zifivax sudah diproduksi melalui PT Biotis dan kami harap secepatnya dapat digunakan oleh pemerintah untuk memberantas pandemi di Indonesia. Untuk itu, kami mohon dukungan dari seluruh pihak dan tentunya dari jajaran Badan POM," paparnya.

Di akhir sambutannya, Kepala Badan POM berharap semoga upaya bersama dalam mewujudkan kemandirian industri farmasi di Indonesia, utamanya untuk produk vaksin COVID-19, dapat berjalan dengan lancar dan dapat memberikan manfaat yang besar.

Tidak hanya dalam penanggulangan COVID-19, namun juga untuk peningkatan kesehatan masyarakat Indonesia. Badan POM akan senantiasa mengawal proses produksi ini agar produk yang dihasilkan aman, berkhasiat, dan bermutu. (Sumber Berita: https://www.pom.go.id/new/view/more/berita/25837/Mengawal-Proses-Transfer-Teknologi-pada-Produksi-Vaksin-Zifivax-di-Indonesia.html ). Redaksi JamuDigital.Com


Kolom Komentar
Berita Terkait

JAMU DIGITAL: MEDIA JAMU NOMOR SATU

Tentang Kami

@ Copyright 2022. All Right Reserved.  www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: