Kabar dari Yordania: Terkesiap Indahnya Petra, Kota Batu Kuno Sebagai Keajaiban Dunia
Tanggal Posting : Jumat, 17 Maret 2023 | 10:49
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 674 Kali
Kabar dari Yordania: Terkesiap Indahnya Petra, Kota Batu Kuno Sebagai Keajaiban Dunia
Founder JamuDigital, Karyanto di pintu masuk Museum Petra untuk memulai menyusuri Kota Batu Kuno Petra di Yordania, pada 4 Maret 2023.

JamuDigital.Com- MEDIA JAMU, NOMOR SATU. Jangan bilang ke Yordania, jika belum mampir ke Museum Kota Batu Kuno: Petra!  Semua bangunan dipahat di Gunung Batu Kemerah-Merahan. Makanya, peninggalan peradaban kota batu kuno ini disebut "The Red Rose City".

Melansir catatan World New 7 Wonders, UNESCO menyebut situs ini sebagai budaya peninggalan berharga dari warisan budaya manusia.

Berikut ini, reportase Founder JamuDigital, Karyanto saat berada di Yordania, saat mengikuti program Jejak Rasul di 3 Negara (Yordania, Palestina dan Mesir)!

Sabtu, 4 Maret 2023, usai sarapan menu khas Yordania di Olive Tree Hotel- berada di Dair Ghbar, Abdul Karim Mansour St., Yordania, saya dan rombongan pukul 07.00 Waktu Yordania sudah memasuki bus untuk tujuan destinasi Kota Batu Kuno Petra!

Dari hotel menuju lokasi perlu sekitar 2 jam perjalanan dengan bus. Sejak tiba di Yordania, pada 3 Maret 2023, perubahan tubuh mulai terasa. Dengan suhu yang dingin, tetapi cuaca yang panas, kelembaban udara yang kering- menjadikan bibir cepat kering. Kendati sudah sering minum air putih, bibir mulai mengering dan pecah-pecah.

Demikian pula dengan jari-jari tangan dan kaki juga mengering. Sesering mungkin minum air putih, dan mengoles lotion menjadi pilihan untuk mengurangi potensi iritasi. Bahkan, saking keringnya udara upil kita jadi crispy...he..he..he!

Mengapa sih museum Kota Batu Kuno Petra perlu dikunungi jika sedang di Yordania...?

UNESCO pada 2007 menetapkan sebuah situs Petra sebagai satu diantara 7 keajaiban dunia. Tidak heran, jika Petra mendatangkan banyak wisatawan untuk berkunjung ke Yordania.

Sejatinya, Petra sudah diakui sebagai warisan dunia sejak 1985. UNESCO baru meresmikan sebagai salah satu dari 7 keajaiban dunia pada 2007 setelah melalui banyak proses. Termasuk dukungan masyarakat berupa vote (suara) untuk penentuan situs Petra sebagai keajaiban budaya dunia. Sejarah bangunan ini, dapat dibandingkan kemegahannya dengan Taj Mahal di India, Piramida di Mesir, Candi Borobudur di Indonesia.

Menjangkau Museum Petra dari ibukota Yordania, Amman- relatif mudah karena akses jalannya yang relatif mendatar, dan dibeberapa bagian saja yang berkelok-kelok.

Petra Treasury Karyanto

Keterangan Foto: Petra Treasury- bangunan yang paling banyak dijadikan objek foto oleh para wisatawan dari berbagai negara di dunia-berjarak sekikar 2,5 Km dari pintu masuk Museum Petra.

Yordania sendiri nama resminya Kerajaan Yordania Hasyimiah- merupakan negara Arab di Asia Barat, dengan wilayah mulai dari selatan gurun Suriah sampai ke teluk Aqaba. Yordania berbatasan dengan Suriah di Utara, Irak di Timur, Israel dan Palestina di Barat, dan Arab Saudi di Timur dan Selatannya.

Sebagian besar wilayah Yordania adalah gurun khususnya gurun Arab, namun di sebelah barat laut dengan adanya sungai Yordania (Jordan River) wilayah tersebut merupakan wilayah pertanian yang subur. Amman- ibukota Yordania terletak di wilayah ini.

Yordania kaya akan torehan sejarah, dengan lokasinya terletak di pusat Timur Tengah. Yordania banyak bersentuhan dengan beragam kebudayaan termasuk kebudayaan kuno dari dunia timur seperti kebudayaan Sumeria, Akkadia, Babylonia, Assyria, Mesopotamia dan Persia.

Dahulu Yordania pernah merupakan bagian dari jajahan Mesir pimpinan Firaun dan menghasilkan peradaban asli suku Nabatean yang meninggalkan warisan dan kekayaan sisa-sisa arkeologis di Petra.

Dikutip dari kemlu.go.id, disebutkan bahwa budaya dari dunia barat juga masih terlihat di Yordania seperti peninggalan Macedonia, Romawi, dan Bizantium. Sejak abad ketujuh, Yordania berada dibawah pemerintahan Islam dan budaya Arab, dengan pengecualian dimasa pemerintahan Inggris yang singkat.

Kerajaan Hasymiah Yordania adalah negara monarki konstitusional dimana Raja adalah kepala negara, kepala pemerintahan, dan komandan angkatan bersenjata.

Raja adalah penguasa mutlak di Yordania. Hasyimiah berarti keturunan dari Nabi Muhammad SAW. Ini artinya, raja-raja dari Yordania merupakan keturunan langsung dari Nabi Muhammad SAW.

Ikon Museum Petra

Keterangan Foto: Ikon Pintu masuk Museum Petra menandai dimulainya jalan berkelok kiri-kanan bukit batu merah yang dipahat aneka fungsi kehidupan sosial pada zaman Kota Petra pernah berjaya!

Petra Kota Batu Kuno Nan Mempesona

Begitu saya turun dari bus, untuk memasuki kawasan Petra- udara dingin sudah menyambut kendari matahari panas menerpa kepala!

Karena saya tidak tahan dengan udara dingin, maka sepanjang mengelilingi bangunan batu merah sepanjang 5 km itu, saya tetap berjaket bulu angsa. Karena medannya, naik turun di jalan bebatuan, maka saya putuskan saya menggunakan GolfCar untuk berkeliling di museum Petra.

Pertimbangannya sederhana, karena setelah dari Yordania, rombongan kami akan melanjutkan ke Masjidil Aqsha dan terus ke Mesir dengan perjalanan darat, maka saya harus menjadi fisik agar tidak terlalu lelah.

Petra adalah situs arkeologikal di Yordania, terletak di dataran rendah diantara gunung-gunung di timur Wadi Araba, lembah besar yang berawal dari Laut Mati sampai Teluk Aqaba.

Petra adalah kota yang didirikan dengan memahat dinding-dinding batu di Yordania.Petra berasal dari bahasa Yunani yang berarti ’batu’. Sebagai artefak bersejarah, memiliki lebih dari 800 monumen, termasuk bangunan, makam, candi, dan jalan-jalan kecil membelah bukit yang unik.

Petra Yordania Karyanto

Keterangan Foto: Lorong-lorong sempit yang sangat banyak diapit kiri-kanan bukit batu merah yang artistik sebagai jalan penghubung antara satu bangunan dengan bangunan lainnya di Kota Batu Kuno Petra!

Petra Treasury- dari sekian banyak bebatuan yang terpahat di Kota Petra, ada sebuah bangunan utama di sana. Bangunan ini merupakan sebuah istana berwarna kemerahan. Bayangkan saja bagaimana sejarah masa lalu memahat batu-batu dari bongkahan menjadi istana megah. Pastinya para penghuni Petra memiliki peradaban yang tingggi di zamannya.

Sejarah Petra, Saksi Kehidupan Purba-Modern

Dikutip dari tirto.id, disebutkan berdasarkan peninggalan zaman paleolitikum dan neolitikum yang ditemukan di sana, maka kehidupan manusia diperkirakan sudah ada sejak 1200 SM. Beberapa ratus tahun sebelum masehi, orang Nabatea, salah satu suku di Arab, menjadikan tempat ini sebagai pusat kerajaan.

Di tempat tersebut, orang-orang Nabatea hidup makmur dengan kota yang fungsinya sebagai pusat perdagangan. Ketika zaman tersebut, orang dari Cina, Yunani, Mesir, hingga India, datang untuk bertransaksi di sana.

Pada 106 Masehi, Romawi datang menyerang daerah ini. Lantaran kalah, Romawi akhirnya menjadikan Kota Petra sebagai salah satu Provinsi Romawi di dataran Timur Tengah. Wilayah ini pun mengalami perkembangan dan penurunan setelah itu.

Di samping kemajuan, ternyata kemunduran lebih banyak terjadi. Pada 551 Masehi, datang bencana gempa bumi.

Guide Petra Yordania

Keterangan Foto: Saya bersama Mustofa-driver GolfCar yang menemani selama berkeliling di Kota Batu Kuno Petra. Disetiap view pemandangan artefak yang menarik untuk diabadikan dengan foto, Mustofa membantu mengambilkan foto-foto untuk kami!

Setelah sempat menjadi daerah peperangan, kabar mengenai Kota Mawar alias Petra tidak terdengar. Namun, pada 1812, seorang wisatawan asal Swiss menemukan tempat ini, yaitu Johann Ludwig Burckhardt.

Liputan Karyanto, Founder JamuDigital dari Yordania, Masjidil Aqsha-Palestina, dan Mesir (2-11 Maret 2023)


Kolom Komentar
Berita Terkait

JAMU DIGITAL: MEDIA JAMU, NOMOR SATU

Tentang Kami

@ Copyright 2024. All Right Reserved.  www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: