![]() |
| Founder JamuDigital, Karyanto sedang berada di Toko Souvenir MidWay Castle di Yordania yang menjual produk Minyak Zaitun untuk dijadikan oleh-oleh para turis. |
JamuDigital.Com- MEDIA JAMU, NOMOR SATU. Dalam perjalanan saya pada program Jejak Rasul di 3 Negara di Yordania, Palestina dan Mesir pada 2-11 Maret 2023, saya menemukan hal yang menarik yang dapat dijadikan sumber bahan baku obat alami!
Ya tanaman itu bernama Zaitun yang tumbuh subur di 3 negeri para Nabi, yaitu: di Yordania, Palestina dan Mesir.
Berikut ini, reportase Founder JamuDigital, Karyanto saat mengikuti program Jejak Rasul di 3 Negara (Yordania, Palestina dan Mesir)!
Sebagai Sarjana Farmasi yang memiliki peminatan dalam pengembangan obat dari bahan alam, tentu saya sangat antusias mengamati penggunaan produk minyak Zaitun yang diolah dari buah Tumbuhan Zaitun yang sangat luas digunakan di tiga negara tersebut. Baik sebagai bahan makanan dan proses mengolah makanan, hingga digunakan untuk pengobatan.
Bumi yang Allah ciptakan ini- juga sudah menyediakan tumbuhan-selaian untuk dikonsumsi sebagai makanan, tetapi juga ribuan yang dapat dijadikan obat. Di Indonesia saja- disebutkan oleh para peneliti Indonesia memiliki sekitar 30.000 spesies tumbuhan, dan lebih dari 9.600 spesies terindikasi berkhasiat sebagai obat. Belum lagi flora dan fauna lautan di Indonesia yang dapat dijadikan sumber obat-obat. Maka Indonesia adalah megadiversity nomor dua di dunia, setelah Brasil!
Tumbuhan yang berkhasiat obat disebut Biofarmaka, sedangkan ilmu yang mempelajari khasiat tumbuhan sebagai obat adalah Farmakognosi.
Buah Zaitun yang diolah menjadi minyak memiliki aspek dimensi ekonomi dan kesehatan. Penggunaan minyak Zaitun di Yordania, Palestina dan Mesir untuk mengolah makanan menjadi bagian penting dalam aspek ekonomi dan kesehatan sekaligus.
- Berita Terkait: Kabar dari Masjidil Aqsha: Bulir Air Mata Kala Bersujud, dan Lima Deret Keistimewaan Baitul Maqdis
- Berita Terkait: Kabar dari Yordania: Berdebar Hati Memasuki Gua Ashabul Kahfi dan Kisahnya Dalam Al Quran
- Berita Terkait: Kabar dari Mesir: Melihat Mumi Firaun di National Museum of Egyptian Civilization

Keterangan Foto: Toko souvenir di Yordania banyak menjual Minyak Zaitun untuk cindera mata para turis dan menjadi daya tarik bagi dunia pariwisata.
Sekilas Tentang Zaitun
Quranic Name: Zaitun. Botanical Name: Olea europaea Linn. (Family: Oleaceae). Diperlukan waktu lima tahun, untuk pohon Zaitun menghasilkan buah. Namun setelah itu, dapat dipanen setiap tahun dan terus menghasilkan buah hingga menjadi tua hingga 150 tahun.
Minyak zaitun lebih sering dikenal masyarakat umum dibanding pohonnya. Minyak zaitun atau Olive Oil didapat dari ekstrak buah zaitun.
Lima Keistimewaan Tumbuhan Zaitun
I. Zaitun Disebutkan Dalam Al Quran (Di 7 Ayat Dari 6 Surah, 5 Surah Turun Di Mekah Dan 1 Surah Turun Di Madinah):
- AL-AN’AAM, Surah ke-6; Makkiyah, ayat 99 dan ayat 141.
- AN-NAHL Surah ke-16; Makkiyyah; ayat 11.
- AL-MU’MINUUN Surah ke-23; Makkiyyah; ayat 20
- ’ABASA Surah ke-80; Makkiyyah; ayat 29.
- AT-TIIN Surah ke-95; Makkiyyah; ayat 1: "Demi (buah) Tin dan (buah) Zaitun" (QS. At-Tiin: 1)
- AN-NUUR Surah ke-24; Madaniyyah; ayat 35:
II. Tumbuhan Yang Pertama Kali Tumbuh Di Bumi
Al-Qurtubi menyebutkan bahwa pohon Zaitun yang pertama kali tumbuh di bumi dan tumbuh kembali setelah peritiwa banjir Nuh dan tumbuh di rumah-rumah para nabi dan beberapa tempat suci.
Pohon zaitun peliharaan mungkin pertama kali dibudidayakan dari pohon zaitun liar di perbatasan antara Turki dan Suriah. "Mungkin dimulai di Levant atau daerah yang saat ini meliputi Israel, Palestina, Yordania, Libanon, dan Suriah," kata Gillaume Besnard, seorang archeobotanist, di Pusat Nasional Penelitian Ilmiah Prancis.
Studi bersama oleh peneliti Tel Aviv University dan Hebrew University mengungkap bukti paling awal untuk domestikasi pohon buah-buahan. Penelitian ini menunjukan bukti bahwa pohon zaitun pertama kali sengaja ditanam dan dibudidayakan sekitar 7.000 tahun yang lalu.

Keterangan Foto: Petani di Palestina sedang memanen Buah Zaitun.
III. Tumbuhan Zaitun Penuh Berkah Karena Didoakan Oleh Para Nabi
Dikutip dalam buku berjudul ’Sains dalam Al-Quran’ oleh Dr. Nadiah Thayyarah menuliskan sabda Rasululllah tentang buah zaitun yang berbunyi: "Makanlah buah zaitun dan gunakanlah ia sebagai minyak, karena ia tumbuh dari pohon yang diberkahi." (HR. Ahmad dan Tirmidzi).
Rasulullah Shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda, "Hendaklah kalian menggunakan minyak zaitun sebagai lauk dan buatlah ia sebagai minyak oles, karena ia (minyak zaitun) berasal dari pohon yang diberkahi." (Riwayat Abu Daud).

Keterangan Foto: Founder JamuDigital, Karyanto sedang berada di Toko Souvenir di Palestina yang juga menjual Minyak Zaitun.
IV. Tumbuhan Zaitun Tumbuh Subur Di Negeri Para Nabi
Kendati Yordania, Palestina dan Mesir dipenuhi oleh kondisi geografis padang pasir, dan gunung batu, ternyata banyak kawasan di 3 negara tersebut- yang subur sehingga menjadi lahan yang subur utntuk Pohon Zaitun, Kurma, Anggur, Strawberi!
Bahkan, produk minyak Zaitun, Buah Kurma banyak yang diekspor ke berbagai negara ternasyk ke Indonesia. Dilansir dari Middle East Eye, ada sekitar 10 juta pohon zaitun di tanah Palestina. Pohon dan hasil buminya disebut sebagai simbol dari identitas rakyat Palestina, makanan hingga peninggalan ber
Masyarakat Palestina sangat menunggu tradisi musim panen zaitun setiap tahun. Saat panen zaitun tiba, para petani beserta seluruh anggota keluarga, bahkan sampai anak-anak ikut serta memanen zaitun. Para Pria memetik buah zaitun, dibantu oleh anak-anak mereka, sedangkan para Wanita membersihkan zaitun dari daun.
Luas area lahan zaitun di Palestina mencapai 3.900 hektar. Berikut ini produksi Minyak Zaitun dalam Ton pada Tahun 2022: 1.Mesir: 1.080.091 (Nomor 6 Terbesar di Dunia), 2.Yordania: 214.994 (Nomor 12 Terbesar di Dunia), 3.Palestina: 89.445 (Nomor 20 Terbesar di Dunia).
V. Sumber Makanan dan Obat Alami
Kandungan Nutrisi di dalam Minyak Zaitun. Di dalam 1 sendok makan atau setara 15 ml minyak zaitun, terdapat 120 kalori dan beragam nutrisi berikut ini:
- 13,5-14 gram lemak
- 0,1 miligram kalsium
- 0,1 miligram kalium
- 0,3 miligram natrium
- 1,9 miligram vitamin E
- 8 mikrogram vitamin K
Meski banyak mengandung lemak, tetapi lemak yang terkandung di dalam minyak zaitun merupakan jenis lemak sehat, seperti lemak tak jenuh tunggal, lemak tak jenuh ganda, asam oleat, omega 3, dan omega 6. Minyak zaitun juga mengandung kolin dan kaya dengan antioksidan, seperti flavonoid dan polifenol.
Zat kandungan yang diketahui mengandung manfaat tersebut, antara lain: asam oleat, terpenoid, betakaroten, vitamin E, dan skualena.
Berbagai Manfaat Minyak Zaitun untuk Kesehatan:
- Mengontrol tekanan darah
- Mengurangi risiko terjadinya penyakit jantung
- Menurunkan kadar kolesterol
- Mencegah pertumbuhan sel kanker
- Memelihara fungsi otak
- Menjaga berat badan
- Mengatasi sembelit
- Mengendalikan kadar gula darah
- Melembapkan kulit kering
- Rheumatoid arthritis

Keterangan Foto: Toko souvenir di Mesir yang menjual produk-produk laut mati, dan juga menjual Minyak Zaitun.
Jenis-Jenis Minyak Zaitun Ada dua jenis minyak zaitun, yakni extra-virgin olive oil dan virgin olive oil. Beda keduanya terletak pada pembuatannya.
a.Extra-virgin olive oil dibuat dengan penekanan buah zaitun secara cold-press (penekanan tanpa panas). Cara ini mengakibatkan rendahnya kerusakan dan kontaminasi zat kandungan.
b.Virgin olive oil dibuat melalui kombinasi cara cold-press dan pabrikasi. Kualitas minyak zaitun yang dibuat dengan penekanan dingin lebih baik dan dapat dikonsumsi langsung. Virgin olive oil lebih tepat digunakan sebagai minyak goreng.
Dosis yang dianjurkan USDA (United States Department of Agriculture) adalah satu sampai dua sendok makan sehari. Satu sendok makan sama dengan 15 ml. Yang tidak terbiasa mengonsumsi minyak secara langsung disarankan untuk mencampurkannya ke dalam sayuran dalam hidangan salad.
Yang berkesan dari temuan di 3 negara itu, saya semakin mantap untuk terus mengamati, mengembangkan dan mengabarkan manfaat tanaman yang berpotensi untuk obat.
Karena Allah telah menyediakan ribuan tumuhan untuk makhluknya di bumi yang dapat digunakan untuk bahan makanan dan pengobatan.
Ya Allah, berilah kami kesungguhan menggunakan waktu sebaik-baiknya untuk memperbanyak mentadabburi Al-Qur’an, agar kami mendapatkan mutiara-mutiara yang terkandung dalam Al-Qur’an dan juga pada ayat-ayat Kauniyah yang bertebarab di alam semesta ini.
Liputan Karyanto, Founder JamuDigital dari Yordania, Masjidil Aqsha-Palestina, dan Mesir (2-11 Maret 2023)








